Dark Game

Dark Game
131


__ADS_3

Tapi belum sempat mereka pergi terlalu jauh, Reynal mengubah ekspresinya seolah ketakutan. Ini karena di depan mereka telah berdiri lebih dari seratus pendekat dewa dengan 20 diantaranya adalah pendekar dewa Lapisan 4.


“Pasukan undied lagi!” Reynal menoleh pada 20 pendekar dewa yang selamat, dengan panik ia berkata, “Kalian harus mengerahkan sejumlah kekuatan penuh yang kalian miliki untuk selamat dari sini! Saya akan mencoba menahan mereka untuk sementara.” Reynal berkata dengan penuh semangat pahlawan.


Para pendekar yang mendengarnya segera tersentuh, mereka tidak menduga jika tuan Black King yang perkasa akan berjuang sendiri untuk menyelamatkan nyawa mereka. Mereka juga menyadari jika keberadaan mereka tidak akan membantu banyak bagi Black King sebab itu mereka segera menuruti permintaan Black King untuk pergi secepatnya dari sana.


“Saya akan membukakan jalan untuk kalian!”


Reynal sekali lagi mengerahkan Hujan Pedang Petir, dalam hal ini Reynal baru mengerahkan 3 macam jurus yang hebat dalam sehari. Walau mungkin itu tidak akan sehebat dengan jurus andalannya yang biasa ia pakai seperti Ledakan Bintang dan Magic Power tapi itu hanya sedikit lebih rendah dari mereka.


Lusinan undied dewa segera terbakar oleh hujan petir, pasukannya segera mengambil kesempatan untuk melarikan diri dari sana. Reynal secara terus – menerus menggunakan sihir tersebut hingga akhirnya pasukannya dapat keluar dari kepungan, walau mungkin pasukannya kini telah berkurang lagi dan hanya berjumlah 70 orang saat ini.

__ADS_1


Setelah merasa pasukannya telah sangat jauh, Reynal akhirnya melepaskan jurusnya itu. Ia menggeleng pelan sambil mengusap wajahnya yang sedikit pucat. Bagaimanapun menggunakan jurus yang kuat beberapa kali sangat menguras energinya.


“Melelahkan! Tapi untungnya rencana ini berhasil dengan sangat sempurna.” Senyum terpancar dari wajah Reynal. Ia kemudian memandang seratus undied dewa di depannya lalu berkata, “Kalian telah banyak berjasa! Kembalilah” Setelah itu seratus pasukan undied dewa menghilang secara tiba- tiba bersamaan dengan Reynal yang juga ikut menghilang.


~~


“Kita harus cepat! Tuan Black King mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan kita!” ucap seorang tetua yang berasal dari guild Seribu Racun. Ia merupakan yang terkuat diantara pendekar disana sehingga ia secara tidak langsung telah menjadi pemimpin sementara.


Karena pusat peperangan dekat dengan wilayah yang dikelola oleh guild Seribu Racun membuat perjalanan mereka sedikit cepat. Mereka kemudian sampai di depan pintu guild Seribu Racun setelah berlari 3 jam tanpa henti.


Ketika mereka tiba di depan guild Seribu Racun, wajah mereka mulai mereda. Mereka tidak lagi khawatir musuh akan menyergap mereka disini.

__ADS_1


Seorang pendekar dewa keluar dan menyambut mereka masuk, karena tetua tersebut memiliki status yang tinggi dalam guild menyebabkan rombongan segera mendapatkan izin. sementara itu para pendekar guild Seribu Racun mulai menceritakan kejadian perang.


“Cepat kerahkan 30 pendekar dewa untuk membantu kuasa mutlak Black King, kita tidak boleh membiarkannya berjuang sendirian!” Wakil Raflesia ternyata yang terlihat sangat khawatir. Ia segera mengambil keputusan dan membawa 30 pendekar dewa bersamanya untuk menolong Reynal.


Scorpion Blue hanya bisa tersenyum kecut melihat perlakuan Raflesia pada Reynal. Namun ia tidak melarang bahkan menyetujui tindakan Raflesia. Ini dikarenakan selain menjadi mitra bisnis paling dekat dan paling menguntungkan, Kuasa Black King juga memiliki hubungan yang cukup dekat dengan guild Seribu Racun. Sebab itu mereka harus membantunya.


Disisi lain, Reynal telah tiba di depan tetua Parsi, Ia memiliki senyum lebar diwajahnya, “Tetua bagaimana dengan pertunjukkannya? Apakah kau puas?”


Tetua Parsi berdecak pelan sebelum memuji tindakan Reynal. Reynal yang tidak terlalu suka dipuji segera membantah dan mengalihkan topik pembicaraan. Reynal kemudian bertanya rencana tetua Parsi dan Akademi Beladiri kedepannya.


“Kita sepertinya akan berhenti untuk beberapa hari kedepan. Kami masih harus menstabilkan posisi dan kekuatan kami sebelum menaklukkan wilayah lainnya.” Tetua Parsi berkata. Mereka telah mendapatkan wilayah sebuah distrik, sebab itu mereka akan mulai melakukan pembangunan besar- besaran. Berbagai macam pertahanan dan formasi akan di tingkatkan diseluruh wilayah distrik demi menghalangi serangan tersembunyi dari musuh.

__ADS_1


__ADS_2