Dark Game

Dark Game
6


__ADS_3

“Black Magic : Serangan Raja Nether!”  seolah ilusi seorang muncul di belakang Black


Undied. Ia terlihat bersiap untuk menahan serangan Lucy dan Draco.


Walau pertahanan Black Undied terlihat sangat kuat namun


nyatanya itu juga menguras banyak energinya. Ia kemudian merasakan


pertahanannya sedikit demi sedikit tertekan ketika bertabrakan dengan 2


serangan terkuat Lucy dan Draco.


‘Tidak, saya tidak boleh kalah hari ini!’ Black Undied


kembali menambah energinya untuk mengaktifkan pertahanannya sedikit lebih lama.


Ia percaya jika keduanya akan lebih cepat menghabiskan energi. Namun sayang.


Perkiraannya tidak tepat sebab Lucy dan Draco telah menguasai cara penggunaan


energi yang paling baik. Keduanya bahkan yang telah mengajarkan Reynal Teknik


seperti itu sehingga membuat tubuh Reynal dapat bertahan dengan 10 kekuatan


didalamnya.


Mereka berdua bahkan belum menghabiskan separuh energi yang


mereka miliki. Lucy dan Draco tersenyum menang setelah merasakan Black Undied


menambahkan jumlah energi yang ia keluarkan. “Mari kita lihat apa rencana


selanjutnya yang akan ia ambil!” Lucy tertawa kecil setelah membuat energinya


juga bertambah.


Tiga buah energi dalam jumlah besar berbenturan di udara


menyebabkan langit sedikit berkabut dan berangin kencang. Samar- samar di


seluruh kerajaan Horsox terlebih di kota Air Biru dan Kawasan Akademi Beladiri,


mereka melihat 3 warna energi langit yang saling menekan satu sama lainnya.


Bagi mereka yang tidak mengetahui penyerangan hari ini akan


berpikir jika itu adalah pesta yang dilakukan oleh Akademi Beladiri.

__ADS_1


“Wah indahnya! Ini sungguh luar biasa!”


“Benar, saya merasa ingin menangis melihat keindahan 3


energi di langit.”


“Saya penasaran apa yang dilakukan Akademi Beladiri sehingga


mampu menggunakan energi yang begitu besar.”


 Para warga dan


pendekar saling berdiskusi satu sama lainnya tentang fenomena yang muncul


dilangit secara tiba- tiba. Lain halnya dengan para warga dan pendekar yang


tidak mengetahui sebabnya, Ketua Remi serta petinggi penting Akademi Baladiri


memiliki wajah serius. Bagaimana tidak? Jelas Akademi Beladiri mungkin mulai


hari ini akan diketahui memiliki 3 pendekar dewa puncak.


“Tindakan legenda Draco, Albert dan Lucy adalah benar! Saya


mendukungnya. Walau kemunculan kami  mungkin akan lebih cepat dari yang seharusnya, tapi minimal Draco dapat


Pada legenda lainnya.”


~~


“Sial!” Black Undied merasa ini bukan kesempatan untuk


melanjutkan pertarungannya. Sebab seluruh pendekar sekutu yang ia bawa telah


terluka dan tidak lagi dapat bertarung. Ia sempat melihat Black Dangger masih


belum bisa melepaskan diri dari ratusan akar yang menjeratnya juga Halu King


dan 20 pendekar lainnya bahkan kembali dilukai dengan parah oleh bantuan Qin


Feng dan Albert.


Selain itu pertahanannya mungkin tidak akan bertahan lama


lagi walau telah ditambahkan energinya membuat Black Undied segera membatalkan


sihir terkuatnya lalu dengan cepat menghindari 2 serangan Lucy dan Draco yang

__ADS_1


seperti elang dan harimau menerjang mangsa.


Sayangnya Draco dan Lucy mengetahui niat Black Undied segera


menyerang kembali dengan belasan sihir dan serangan tombak yang ganas ke arah


Black Undied. Membuat Black Undied terpaksa dikelilingi oleh serangan yang


kuat.


“Ahhh!” Black Undied melepaskan energi pendekar dewa


miliknya untuk menangkal seluruh serangan yang ada. Ia dengan cepat berpindah


posisi tepat disebelah Lucy dan melakukan serangannya dengan ujung tongkat


sihirnya yang sedikit tajam.


Lucy dengan refleks berbalik dan menangkap serangan Black


Undied. Walau ia merasakan energinya tertekan namun Lucy tidak putus asa. Ia


menggerakkan kakinya tepat kearah perut Black Undied yang terluka.


Black Undied yang telah waspada sebelumnya menyadari


tendangan Lucy. “Tidak lagi!”


“Black Magic: Soul Break”


Energi hitam mengunci tubuh Lucy dalam sekejap mata. Draco


tidak cepat mengantisipasinya dan membuat Lucy terkena sihir hitam Black


Undied. Draco dengan cepat berpindah tepat disebelah Lucy, ia menggunakan


energinya yang paling murni untuk menekan energi hitam yang mengunci tubuh


Lucy.


Black Undied tersenyum melihat rencananya berhasil. Ia


melihat Draco sibuk menyelamatkan Lucy, sementara itu ia mengambil kesempatan


untuk lari dari tempat itu. “Kalian memang hebat, tapi ingatlah ketika saya


kembali, kalian tidak akan bisa selamat!” teriak Black Undied yang kini telah

__ADS_1


terbang menjauh.


__ADS_2