
Keduanya mendarat dengan mulus ditanah, Eliza berguling kesamping lalu berdiri dengan bantuan kedua tangannya. Disisi lain Reynal mendarat dengan kedua kakinya berkat dengan bantuan ketiga pasang sayap yang ia miliki.
“Aku tahu kau ingin menjadikan diriku tawanan.. kau kurang ajar” Eliza membuat semacam segel tangan dan dalam sekejap lima monster batu tercipta dari tanah. Monster itu mengeluarkan kekuatan setara dengan pendekar tingkat Galaksi.
“Dengarkan penjelasanku dulu, ini tidak seperti yang kau pikirkan” Reynal kembali kebentuk asalnya, ia telah menghilangkan ketiga pasang sayapnya juga telah menyembunyikan energi yang ia miliki.
“Apa yang kau ingin jelaskan? Semua sudah jelas, kau kesini sebagai mata- mata dan mencoba untuk menyusup ke Night Kingdom. Dengan kekuatanmu kau bahkan mampu menghancurkan sebuah kota kecil sendirian.”
Eliza sepertinya tidak ingin mendengar penjelasan Reynal, ia mengerahkan lima monster batu buatannya untuk menyerang Reynal.
Reynal menyadari bahaya tersebut segera membuat sihir pelindung, ia tetap ingin mencoba untuk mengajak Eliza bekerja sama sebab itu ia hanya melakukan pertahanan tanpa sedikutpun mmennyerang balik.
Eliza menyadari tindakan Reynal namun ia tetap menyerang tanpa menurunkan kewaspadaan. “Apa yang ingin kau jelaskan?!”
Merasa Eliza memberikannya kesempatan, Reynal tidak ingin membuangnya dengan percuma. Ia segera menjelaskan niatnya tanpa satupun di tutup- tutupi.
__ADS_1
“Tujuan kita sama yaitu membenci Hell Memoth, sebab itu aku menyelamatkanmu agar kita dapat bekerja sama.” Reynal memasang senyum tulusnya pada Eliza membuat gadis itu sedikit merasa bersalah karena telah menyerang Reynal dengan begitu keras.
“Apa kau bisa berjanji setelah semua ini kau tidak akan menyerang keluarga Crow? Jika kau bisa menepatinya maka aku akan berada dipihakmu. Kau pasti tahu satu- satunya yang membuatku masih bertahan di kerajaan ini karena keluargaku. Setahun yang lalu aku ditunjuk menjadi bagian pelindung keluarga Crow membuatku memiliki tugas untuk melindunginya.”
“Baiklah aku berjanji!”
“Benarkah? Kalau begitu kita akan berdamai setelah kau mampu mengalahkanku. Kau tahu? Aku paling tidak suka dengan patner yang lemah, jika kau kalah maka kau akan kubunuh tapi jika kau menang kita akan berdamai”
Reynal tidak bisa untuk menahan hatinya mengumpat, wajah Eliza menunjukkan sosok malaikat namun sifatnya membuat dirinya tidak sanggup untuk mempunyai gelar seperti itu. Reynal yakin mampu menang melawan Eliza walau tanpa batu kekuatan dan tongkat sihirnya namun pasti sangat merepotkan.
Eliza sedikit terkejut ketika melihat Reynal mampu menghancurkan monster tanahnya dalam satu jurus. Monster tanah miliknya saat ini merupakan salah satu yang menjadi penjaga dari kediaman keluarga Crow membuat monster itu sangat kuat bahkan untuk seorang pendekar Galaksi awal sekalipun.
Reynal sendiri merasa puas dengan peningkatan kekuatannya dalam menguasai jurus ledakan bintang. Dengan begini ia tidak lagi takut terkepung dengan puluhan pendekar Galaksi sebab ia mampu menghadapi mereka dengan mudah.
“Kekuatan yang dimiliki gadis itu berada pada tingkat Galaksi Mega atau galaksi Titan. Dengan kemampuannya ia mampu membuat ratusan monster seperti ini, namun ia hanya membuat lima untuk mengetahui kemampuanku. Aku rasa dia juga mulai mempercayaiku.” Gumam Reynal sambil mengamati situasi dan sikap Eliza padanya setelah ia berhasil membunuh dua monster lainnya.
__ADS_1
“Jurus kelima : Tendangan Bintang Kejora” Reynal memberikan sebuah tendangan pada satu monster yang tersisa. Dengan hancurnya monster tersebut membuktikan Reynal menang melawan Eliza.
“Kau hebat! Menurutku kekuatanmu tidak buruk dan sedikit dibawahku” Eliza tersenyum kecil lalu mulai berjalan mendekati Reynal.
“Dengan ini kita kerja sama. Mohon bantuannya”
Keduanya saling bersalaman, setelah itu Eliza meminta Reynal untuk menjelaskan rencana selanjutnya. Reynal kemudian mengajukan untuk keduanya kembali ke kota Votum, mereka akan lebih baik merencanakan semuanya dalam kota.
“Kita tidak bisa untuk kembali kekota Votum, para prajurit Night Kingdom serta guild Raja Nirwana akan menjaga keamanan kota. Terlebih saya telah terlibat dengan masalah Rumah Bunga Tidur, jika mereka melihatku mungkin keluarga Crow juga tidak akan selamat.” Eliza ternyata menolak ajakan Reynal.
“Kalau begitu kita harus kemana? Rencana kita untuk mencegah Raja Nirwana menjadi guild terkuat dilaksanakan di kota Votum.”
“Tidak harus kota Votum, sebelumnya rencanaku juga sama denganmu sebab itu aku pergi ke Rumah Bunga Tidur tapi seorang penjaga kerajaan mengenalku dan akhirnya aku berlari masuk kekamarmu.”
“Tapi tenang saja, kota Votum walau besar namun gadis yang perawan disana tidak cukup untuk melakukan persembahan sebab itu mungkin Raja Nirwana akan mencari gadis lainnya di kota sekitar kita bisa jalankan disana” sambung Eliza
__ADS_1
Reynal ingin menyela namun setelah memikirkannya lebih jauh ia batalkan. Awalnya Reynal ingin mengatakan bahwa bukan hanya mereka berdua yang ingin menggagalkan rencana Guild Raja Nirwana namun dari pihak Hell Memoth dan kerajaan sepertinya juga ingin menggagalkan hal tersebut. Terbukti dengan terdengarnya rencana dari raja Tera, ketua Helen dan ketua Shi Bai.