
Raja Horsox menatapnya dengan penuh kebencian, karena dirinya peperangan ini terjadi. Pria berumur 30 tahunan itu berbalas menatap tanpa rasa bersalah sekalipun.
“Kau tidak usah menatapku seperti itu, aku tidak takut lagi padamu” ucap Poppey dengan nada sedikit membentak
“Tidak punya hati, setelah kuat kau melupakan kami semua. Apakah mereka memberikanmu segudang permata sehingga membuatmu menjadi gelap hati untuk berbuat seperti ini?”
“Hahaha, bukan cuma uang tapi semua yang tidak dapat kalian beri” Poppey mengeluarkan tongkat sihirnya.
“Kau tidak pantas hidup lebih lama lagi” raja Horsox mengaktifkan sihirnya, Poppey yang telah siap segera membalas serangan. Benturan energi sihir tingkat tinggi membuat hembusan angin yang begitu kuat
“Poppey sengaja memancingku sehingga dua orang itu bisa kabur. Dengan kekuatanku sekarang ini hanya bisa bertahan, Poppey adalah salah satu kaisar sihir saat ini, mustahil bagiku untuk mengalahkannya” Raja Horsox tersenyum pahit, ia memandang Poppey dengan penuh kesedihan.
“Kau jangan memasang wajah seperti itu, aku tidak akan berpengaruh” Poppey kembali menyerang dengan energi sihirnya.
__ADS_1
“Dua puluh tahun yang lalu, seorang anak kecil berlari penuh ketakutan dari dalam hutan sihir. Ia memiliki mata biru yang indah serta rambut berwarna putih bagai bangsa Elf”
“Masih saja mengingat masa lalu di akhir kehidupanmu, bodoh sekali”
“Magic Elf: Regentum” pancaran sihir sepuluh arah mengepung raja Horsox dan menerjang tubuh orang tua itu.
“Din Magic” lapisan tipis transparan melindunginya dari serangan Poppey namun membuat energi sihirnya hampir habis.
“Melawan seorang kaisar sihir dengan kekuatan seperti itu akan membuatmu malu” ucap Poppey
“Anak laki-laki itu berlari kearahku sambil menangis, ia berteriak karena seekor serangga kecil menempel pada bajunya. Aku tidak menyangka waktu akan cepat berlalu, anak itu tumbuh menjadi seorang remaja dengan bakat yang luar bisasa”
“Pada umurnya yang baru menginjak 17 tahun ia telah menjadi calon dari kaisar sihir, anak itu membuatku bangga. Pada akhirnya Horsox Multie mendapatkan seorang kaisar sihir setelah seribu tahun” raja Horsox terjatuh dalam posisi duduk, energinya telah habis
__ADS_1
“Berhenti untuk mengenang masa lalu, tapi jika kau memang ingin mengingat masa lalu biarlah aku yang akan mengingatkanmu.”
“Kebahagiaan semu, dikelilingi oleh seorang pembohong besar membuat anak itu memiliki sifat yang buruk. Setelah mengetahui fakta bahwa ia bukanlah anak sesungguhnya dari orang yang ia sebut ayah membuat mentalnya berubah”
“Anak itu mengalami kesedihan dan kekecewaan yang mendalam, kaisar sihir tidak lagi menjadi impiannya. Suatu hari ia bertemu dengan seseorang yang mampu membuat hatinya menjadi tenang, orang itu memberikan setitik harapan baru. Mengajaknya menjadi teman tanpa kebohongan dan tipuan membuatnya merasa lebih nyaman daripada sebelumnya” Poppey menutup ceritanya, ia menunduk sangat dalam takut wajahnya terlihat oleh orang lain.
Suaranya bergetar, hatinya ingin menangis melihat seorang yang dulu sangat ia sayangi kini berhadapan dengannya dalam pertarungan hidup dan mati medan perang. Setelah lama terdiam barulah ia memantapkan hatinya, matanya menatap Raja Horsox seakan menjadi tatapan terakhirnya.
“Magic Elf : Holy Fire” Poppey berbalik badan, ia menutup matanya tidak ingin menyaksikan kejadian selanjutnya. Api suci membakar tubuh raja Horsox, ia tidak berteriak ataupun mengeluh akan kepanasan.
Raja Horsox tersenyum lega melihat anak angkatnya itu masih peduli padanya, “Terimakasih telah menjadi anakku, maaf telah mengecewakanmu sebelumnya” ucapnya sebelum hilang kesadaran dan menjadi abu.
__ADS_1