Dark Game

Dark Game
98. Masalah Baru Kota Air Biru II


__ADS_3

Permasalahan keluarga Marabela dan dua organisasi kota Air Biru tidak lain adalah masalah ekonomi. Perebutan pangsa pasar serta konsumen membuat ketiga belah pihak sama sama dalam ambisi yang besar.


Perkembangan Akademi Beladiri yang membutuhkan berbagai macam pasokan senjata serta perkembangan kekuatan dewan keamanan kota juga menjadi sasaran utama ketiga belah pihak.


Pemasok utama senjata para murid Akademi Beladiri berasal dari organisasi Cipta Senjata namun beberapa bulan sebelum mereka muncul, keluarga Marabela menempati posisi tersebut. Perebutan posisi membuat hubungan kedua pihak memanas.


Keluarga Marabela tentu mengambil tindakan selanjutnya dengan membuat diri mereka menjadi pemasok utama dari pihak dewan keamanan kota. Tindakan nyonya Marabela untuk menghubungi salah satu putranya yang menjadi jendral besar kota Air Biru untuk menjadikan keluarga Marabela mendapati posisi tersebut.


Keluarga Marabela akhirnya mendapatkan dukungan dari keluarga Gou. Sesama keluarga militer membuat hubungan keduanya lebih dekat, berbeda dengan keluarga Cin yang kini berusaha untuk mengambil dukungan dari kedua organisasi besar kota Air Biru.


“Tuan Cin, pertimbangkan sekali lagi keputusanmu. Serahkan saja kekuasaan kota Air Biru pada kami keluarga Gou dan Marabela” seorang pria sepuh dengan rambut berwarna putih berdiri tegap di depan barisan para anggota gabungan keluarga Gou dan Marabela. Ia tidak lain adalah kepala keluarga Gou.

__ADS_1


“Hahaha, sepertinya kau terlanjur takut ketika melihat kekuatan keluarga Cin yang sesungguhnya” tidak jauh dari tuan Gou berdiri seorang pria yang cukup berumur namun dilihat dari penampilannya ia memiiki badan yang kurus dengan menggunakan pakaian yang cukup terlihat mewah bagi kalangan keluarga besar.


Tuan Cin merasa bahwa keluarga Gou dan Marabela panik melihat gabungan kekuatan keluarga Cin dan dua organisasi besar, ia merasa diatas angin ketika mengetahui pasukan mereka juga memiliki jumlah dua kali lebih banyak.


Tuan Cin tersenyum gembira sekilas kepada tuan Gou. Ia kemudian menelusuri pandangannya kearah lain pasukan musuh. Tepat sepuluh meter dari tempat tuan Gou berdiri beberapa jendral kecil dan besar dewan keamanan kota yang memiliki hubungan darah maupun jalinan keluarga dengan Marabela dan Gou.


Tuan Cin mengerutkan keningnya sebentar, ia tidak menyangka bahwa lebih dari dua pertiga jumlah anggota dewan keamanan merupakan anggota dua keluarga tersebut membuat kekuatan lawannya begitu besar.


Setelah merasa cukup yakin akhirnya kedua kubu bertarung. Lokasi mereka yang terbilang cukup dekat dari kota membuat berita ini akan segera menyebar lalu sampai pada telinga walikota Sindo dan pemimpin pusat Akademi Beladiri nyonya Remi.


Keduanya bersama dengan beberapa guru akademi serta jendral yang tersisa segera bergerak cepat. Rombongan berusaha untuk membuat situasinya lebih aman dan menghentikan pertarungan ini.

__ADS_1


Tidak sulit bagi keduanya untuk menghentikan pertarungan tersebut. Keluarga Marabela yang terlebih dahulu mengetahui berita ini dan segera memberitahukan tuan Gou. Namun tidak ia duga tuan Gou seakan tidak melihatnya atau menggubrisnya mengenai masalah ini.


“Aku akan pergi untuk membatu mereka, setelah ini berakhir aku ingin menanyakan sesuatu padamu” nyonya Marabela terlihat sangat kesal dengan informasi yang ia sampaikan pada tuan Gou. Didalamnya terdapat berbagai macam sumber daya uang cukup mengetahui bahwa mereka membuat uang.


Nyonya Marabela justru terlihat terkejut bahkan sampai tak dapat berkata kata. Walaupun terlihat tua namun kondisi dan energi yang dilepaskan oleh nyonya Marabela. Walikota Sindo dan pemimpin Remi segera membunuh seluruh anggota keluarga dan organisasi yang ikut menyerang keduanya.


Melihat anggota mereka tidak dapat membunuhnya membuat para tetua dan pemimpin keluarga terpaksa melawan kedua orang penting dalam kota Air Biru.


~~


Note : Ayo Dukung Novel Dark Game dengan memberi like dan votenya.

__ADS_1


__ADS_2