
Dillon sedikit terkejut ketika melihat Nymph menatapnya dingin, Ia tidak merasakan
perasaan apapun dari tatapan Nymph kepadanya membuat hatinya sedikit sakit.
“Nymph, apa kau melupakan gurumu?”
Dillon kembali teringat ketika ia baru saja menjadi pemimpin
agung Hell Memoth tepatnya 50 tahun yang lalu. Saat itu kekuatan untuk menjadi
pemimpin agung adalah tingkat Semesta lapisan 5 yang saat itu seorang pendekar
akan sangat kuat dan tidak tertandingi.
Saat itu hanya beberapa pendekar yang menjadi dewa,
setidaknya hanya 10 orang dari Hell Memoth. Karena kekuatan mereka yang masih
sangat lemah, Hell Memoth masih berusaha menyebarkan kekuatan mereka secara
sembunyi- sembunyi.
Dillon masih muda saat itu, ia terlihat seperti seorang
pendekar muda dengan alis tajam dan wajah yang dapat di bilang tampan. Namun
sayangnya, kekurangan Dillon saat itu hanya satu yaitu kurang bisa bergaul dan
emosinya meledak- ledak.
Hanya kuasa mutlak yang dapat menjalin komunikasi dengannya
sebab itu tidak ada seorangpun yang ingin bergaul dan menjalankan misi Hell
Memoth dengannya. Hal itu terjadi sampai akhirnya Hell Memoth memutuskan untuk menyebarkan
ajarannya di seluruh kekaisaran Humanie.
Saat itu, banyak pendekar jahat yang mengetahui Hell Memoth
dan memutuskan untuk bergabung. Seorang anak remaja dengan tubuh kurus kering
__ADS_1
datang mendatangi halaman rahasia Hell Memoth. Disana adalah tempat perekrutan
yang diketahui secara diam- diam.
Pada saat itu, kebetulan Dillon yang menjaganya dan melihat
anak itu sedikit. Karena tidak adanya persyaratan yang terlalu sulit, anak itu
akhirnya menjadi anggota Hell Memoth. Entah mengapa dari sekian banyak
pendaftar hanya dia yang tersenyum pada Dillon dan menunjukkan wajah ramah.
Dillon awalnya ingin mengusir bahkan membunuh anak itu karena
mengira ia sedang di ejek. Tepat ketika Dillon memukulnya dengan kekuatan petir
biru yang ia miliki, gejolak petir berwarna putih muncul dari dalam tubuh anak
tersebut dan berusaha menahan petir milik Dillon.
Dillon yang terkejut segera mengambil anak itu dan bertanya
siapa namanya, anak itu lalu menjawab “Saya Nymph. Kakak maaafkan saya karena
energi aneh dalam tubuh saya bergejolak ketika melihat kakak.”
Nymph kecil menjawab dengan jujur membuat Dillon menghela
nafas pelan. Jika cerita Nymph adalah benar maka Nymph memiliki tubuh petir
putih. Adapun gejolak yang ia rasakan karena tubuh petir biru yang dimiliki
Dillon memiliki derajat yang lebih tinggi dari pada petir putih.
Dillon juga merasakan sedikit kehangatan melihat Nymph
membuatnya mengambil keputusan untuk menjadikan Nymph sebagai muridnya. Ia
merasa jika Nymph mendapat pelatihan seperti anggota Hell Memoth lainnya maka
akan sangat sia- sia untuk tubuh petir putih yang ia miliki.
__ADS_1
Akan lebih efektif jika ia diajar langsung oleh Dillon yang
telah berpengalaman. Nymph kecil tidak menyangka dirinya akan diangkat menjadi
murid, walau ia terlihat lusuh dan kurus namun ia memiliki kecerdasan diatas
rata- rata.
Ia mengetahui dengan benar jika Dillon walau masih terlihat
sangat muda adalah salah satu tokoh penting di dalam Hell Memoth. “Hormat pada
guru!” Nymph bersujud memberikan hormatnya sebagai murid.
Sejak saat itu, Nymph menjalani pelatiha keras dari Dillon.
Sampai bertahun- tahun kemudian ketika Hell Memoth memutuskan untuk membuka
diri dari dunia, Dillon diangkat menjadi salah satu Malaikat Suci Hell Memoth
dan Nymph menjadi Pemimpin Agung Hell Memoth.
Keduanya menjelajah bersama di kekaisaran Sihir Tinggi dan
nama keduanya menggelegar sampai membuat dua kekaisaran yang berafilisasi pada
kekuatan sihir itu menjadi takut.
Namun takdir sepertinya menertawakan keduanya, setelah
mereka kembali pada Kekaisaran Humanie, tidak sampai setahun berlalu Nymph
telah dinyatakan tewas ditangan Akademi Beladiri.
Dillon tidak dapat menerimanya, ia membuat segala macam cara
membalas dendam pada Akademi Beladiri mulai dari memberi misi pada balai tugas
dan di tolak oleh Daisy serta meminta pada Hatari dan juga mendapat penolakan
halus hari itu.
__ADS_1
Jika bukan karena tekanan para kuasa mutlak, Dillon pastinya
akan segera mengacak- acak Akademi Beladiri dengan kekuatanya.