Dark Game

Dark Game
455


__ADS_3

Setelah bertemu dengan Sindo, Reynal menuju


Akademi Beladiri. Kedatangannya kesana segera disambut meriah oleh Parsi, Ketua


Remi dan yang lainnya. Reynal sedikit tidak siap dengan penyambutan seperti ini


namun ia tidak menolak.


Menurutnya sambutan seperti ini sangatlah


membuatnya senang sebab ini dapat menandakan bahwa di dunia ini masih ada orang


menyayangi dan mencintainya. Berbeda sekali ketika di dunia nyata yang bahkan


orang tuanya tidak peduli padanya.


Ketua Remi mengadakan pesta yang cukup meriah,


ia mengundang seluruh petinggi Akademi Beladiri dan juga kerajaan Horsox. Di


dalam aula Akademi Beladiri, setidaknya lebih dari 30 orang saling bersenda


gurau dengan gembira.


Reynal duduk di tempat khusus yang telah


disediakan, ia beberapa kali menerima perkenalan dari para tokoh Akademi


Beladiri yang baru melihatnya. Reynal melihat mereka yang wajah baru disana,


kekuatan mereka cukup membuat Reynal mengangguk kecil.


“Ketua Remi, kau terlalu berlebihan.” Reynal


mendesah lega setelah pesta telah berakhir. Ia melotot pada ketua Remi. Di sana


kini tinggal hanya sekitar 10 orang saja yang merupakan orang terdekat Reynal


di Akademi Beladiri. Mereka mengetahui sifat asli Reynal sehingga pemuda itu

__ADS_1


segera kembali kepada sifat aslinya.


Ketua Remi menerima itu lalu tersenyum


mengejek. “Apa? kau terlalu menikmati tugasmu sebagai mata- mata di dalam guild


Raja Nirwana sampai melupakan kami semua!”


Parsi ikut mengangguk, “Sekarang kita bingung harus memanggilmu dengan apa, Reynal ataukah Wakil Yin?” ucap Parsi menyindir.


Reynal merengut kesal, ia tidak lagi mengeluh.


Tidak sengaja pandangannya berbalas dengan Eliza yang juga menatapnya. Reynal


tidak mengetahui bahwa Eliza selalu memandangnya sejak pesta dimulai.


Reynal segera menyapa wanita muda itu, “Eliza kau nampak semakin cantik!” Reynal berkata dengan tersenyum.


Eliza sedikit tersipu malu, ia berkata “Wanita memang akan semakin cantik, jika itu pria maka ada yang salah dengan matamu!”


Reynal tertawa mendengarnya, ia tidak lagi mencoba menggoda wanita itu. Pandangannya kembali ke ketua Remi. Sejenak wajahnya berubah menjadi lebih serius.


mengenai pendekar dewa yang mewakili Hell Memoth nanti dalam pertempuran


pendekar terkuat. Banyak dari mereka yang kuat dan setengah dari mereka adalah


pendekar dewa puncak yang masing- masing telah menguasai penggunaan aura”


Sontak Ketua Remi yang mendengarnya sedikit


serius. Ia memang mengetahui jika Hell Memoth tidak mengikut sertakan anggota


mereka melainkan guild besar yang berada dibawah perintah. Selain karena merasa


keamanan dari mereka cukup terganggu, ketua Remi juga sedikit memiliki


kecurigaan yang besar.


Namun ia tidak menduga jika perwakilan dari

__ADS_1


guild besar akan semenakutkan itu. Ia telah menyiapkan 5 dari 7 tempat yang


dimiliki oleh Akademi Beladiri untuk pendekar legenda, mereka memiliki kekuatan


pendekar dewa yang sebentar lagi memasuki tingkatan dewa bumi.


Ia berpikir dengan kekuatan seperti itu akan


mudah bagi Akademi Beladiri merebut tempat 30 atau bahkan 10 besar disana. Namun


jika benar lawan mereka juga memiliki kekuatan yang tangguh maka kesempatan


akan semakin kecil.


Selain itu Parsi dan Fengtian juga ikut serta,


kekuatan mereka sekarang berada pada Dewa lapisan 4 berkat dengan bantuan


sumber daya melimpah dari Akademi Beladiri. Meski begitu dari perkataan Reynal,


keduanya mungkin belum tentu dapat memasuki 100 besar peringkat pendekar dewa


terkuat.


“Jika kekuatan Hell Memoth sebesar ini maka


bagaimana dengan kekuatan dari kekaisaran? Apakah mereka juga memiliki


perwakilan yang tangguh?!” tanya Reynal.


Karena ia berada di dalam faksi Hell Memoth,


ia tidak dapat mengetahui keadaan dalam 2 faksi lainnya. Sebab itu ia paling


penasaran dengan keadaan kekaisaran Humanie, terutama banyak guild besar


seperti Mutiara Putih, Secret God, Asasint Bermuda, White Lotus dan yang


lainnya yang merupakan temannya berada disana.

__ADS_1


__ADS_2