
Sosok hantu itu segera berteriak marah dan mulai menyerang monster yang menghalangi jalan Reynal. Melihat kedua monster telah saling bertarung, Reynal tersenyum lebar lalu dengan cepat mengalihkan perhatiannya dan melangkah untuk yang keempat.
Meski Reynal yang menciptakan monster hantu itu, namun jelas ia masih merasakan bulu kuduknya berdiri ketika melihat wajah seram darinya. Reynal bahkan tidak akan berani menciptakan monster seperti itu jika saja tidak mengingat manfaat yang akan ia peroleh ketika berhasil mendapatkan Pusat Energi.
Benar saja langkah keempat kembali memicu rintangan bagi Reynal. Kali ini kekuatan Rider. Mungkin kekuatan Rider adalah yang paling tidak digunakan oleh Reynal. Sebab kekuatan Rider adalah kekuatan yang mampu menciptakan pasukan dari semangat seseorang.
Meski begitu kekuatan pasukan yang diciptakan tergantung oleh kekuatan yang dimiliki oleh pendekar tersebut. Selain itu pendekar yang menguasai kekuatan Rider jarang dikenal luas sebab mereka memiliki tingkat kesulitan yang tinggi untuk meningkatkan kekuatan mereka.
Mungkin hanya tetua Parsi sejauh ini yang berhasil mengembangkan kekuatan Rider yang ia miliki. Namun dibalik itu semua, kekuatan Rider sebenarnya adalah kekuatan yang membuat sang pendekar memiliki kekuatan seorang pemimpin.
Ia dianugrahi kekuatan yang sangat kuat, kecerdasan yang tinggi serta pemahaman dan analisis yang mencengangkan. Hal inilah yang menjadi keuntungan kekuatan Rider untuk diolah. Selain itu kekuatan Rider memiliki keunggulan ketika memimpin pasukan yang besar.
Ia memiliki kekuatan khusus untuk meningkatkan kekuatan pasukannya dan membuat tekanan tak terlihat untuk pasukan lawan. Selain itu aura yang mereka kembangkan seringkali unik dan hebat, sebut saja aura Ruang Ilusi Pasukan yang diketahui adalah salah satu aura terkuat di dunia Soun untuk para pendekar yang menguasai kekuatan Rider.
__ADS_1
Kembali pada Reynal, kali ini penghalangnya dalam kekuatan Rider adalah menghadapi 100 ribu pasukan dengan kekuatan tingkat Dewa Lapisan awal. Kekuatan ini sungguh membuat Reynal mengalami tekanan pasalnya selain kekuatan Rider, Reynal tidak dapat menggunakan kekuatannya yang lain.
Sebagai contoh penggunaan gerbang neraka, mahkluk panggilan dan pasukan Undied.
“Untunglah Legenda Alexander telah memberiku cara untuk membuat ilusi pasukan tak terhingga. Jika saja saya tidak memintanya hari itu maka saya yakin kesempatan untuk mendapatkan pusat energi akan sia- sia!”
Reynal mengambil sebuah gulungan dalam kotak dimensinya. Dalam gulungan tersebut tersegel sebuah aura yang sangat kuat. Itu tidak lain adalah aura tersebut adalah pecahan aura Ilusi Pasukan Pembantaian yang dimiliki oleh legenda Rider, Alexander.
Seketika aura yang agung itu menciptakan ruang ilusi yang mencakup 100 ribu pasukan yang menghalangi Reynal. Itu kemudian membuat pasukan yang tak terhitung jumlahnya mulai memerangi 100 ribu pasukan. Apa yang membuat Reynal lebih kagum adalah sosok pemimpin diantara pasukan pembantaian yang memancarkan aura agung.
Ia terlihat sangat gagah berani dalam membantai pasukan lawan. Dalam sekejap ia telah membunuh ratusan pasukan yang ada dengan beberapa tebasan pedangnya. Selain itu ia juga memiliki kereta kuda berlapis emas yang menambah aura agung dan sombong.
Tentu Reynal hanya menikmati itu sebentar sebab ia sadar itu hanyalah sebuah aura, terlebih ia tidak melupakan tujuan utamanya datang kemari. Dengan cepat ia melangkah menuju langkah kelima.
__ADS_1
Sama seperti sebelumnya sebuah kekuatan kembali menghadang jalan Reynal. Namun Reynal dengan usahanya yang kuat mampu memberikan perlawanan bagi mereka.
Sementara itu langkah kelima adalah kekuatan Asasint, lalu kemudian langkah keenam Archer, Langkah ketuju Faith, Langkah kedelapan Lancer, dan langkah kesembilan pedang.
Reynal kini telah berhasil melewati 9 langkah dengan usaha yang besar. Tersisa 2 langkah lagi untuk membuatnya mencapai pusat energi. Terdapat senyum puas diwajahnya sebab mengetahui 2 langkah terakhir adalah kekuatan andalannya dan juga kekuatan yang paling kuat yang ia kuasai. Itu adalah Elemental pada langkah kesepuluh dan Magic pada langkah terakhir.
Walau Reynal telah kehilangan banyak harta yang berharga untuk sampai pada langkah kesembilan. Sebagai contoh ketika ia menghadapi rintangan langkah keenam, Archer, Reynal harus melepaskan 3 anak panah yang merupakan senjata Saint yang ia peroleh dari jarahannya pada markas Inti Hell Memoth.
Selain itu ia juga kehilangan jiwa Darmanand dan tanda pengakuan Secret God yang paling suci untuk melewati rintangan Faith. Dan yang paling menyakitkan adalah ketika menghadapi langkah ke 9, ia harus kehilangan salah satu barang paling berharga yaitu Pedang Langit yang menjadi hadiah Legenda Pedang, Albert.
Walau Pedang Langit hanyalah setingkat senjata Saint, namun disana terdapat kenangan dan pemahaman pedang Legenda Albert selama bertahun- tahun yang diberikan kepada Reynal. Reynal tidak pernah memanfaatkannya karena tidak memiliki waktu, namun kali ini ia harus kehilangan hal itu.
Sebab itu walau ia berhasil menapak pada langkah kesembilan, ia masih menderita banyak kerugian namun belum mendapatkan keuntungan satupun. Ia hanya memiliki tekad agar 2 langkah terakhir tidak terlalu membuatnya kehilangan barang- barang berharga lainnya.
__ADS_1