
Beatrix bersiap membuka pelindung Hell Memoth, para pendekar
telah bergabung menjadi beberapa kelompok besar dan kelompok kecil bagi mereka
yang percaya diri. Beatrix sengaja tidak mengatur atau menetapkan kelompok
mereka.
“Saya akan membuka penghalang dalam waktu
10...9....8....7...6...5...4...3....2....1” Bearix membuka pelindung Hell
Memoth.
Begitu pelindung terbuka, ratusan pendekar dewa segera
berlari keluar bersama kelompok mereka dan mulai berhadapan dengan iblis
neraka. Banyak kelompok bekerja sama, mereka mengambil iblis yang lemah lalu
bersama membunuh mereka.
Adapun guild besar, mereka memiliki metode tersendiri.
Seperti guild Seribu Racun yang sedari awal melepaskan gas beracun yang membuat
para monster neraka terganggu setelah itu barulah mereka datang menyerang.
Ada juga guild Black Undied yang bersama dengan undied
panggilan mereka untuk melawan monster neraka. Guild Rumah Bunga Tidur juga
dipimpin oleh seorang wanita tua, mereka melepaskan aura mengikat dan membuat
belasan monster disekitar seolah terjerat oleh tali yang kuat, mereka tidak
dapat bergerak.
Jacson mengamati wanita tua tersebut lalu menghela nafas
pelan, “Ia ternyata juga berhasil menguasai aura pengikat”
Reynal cukup terkejut, setelah semua masih banyak pendekar
yang telah menguasai aura yang kuat. Ia kemudian mengingat salah satu kekuatan
yang telah ia tinggalkan lama sekali adalah Magic Aura Art.
Wujudnya hampir sama dengan aura raja, pembunuh, dingin,
ataupun pengikat. Itu dapat digunakan untuk menyerang atau mendukung kekuatan
__ADS_1
seorang pendekar. Reynal telah lama sekali tidak menggunakannya membuat ragu
dan sedikit antisipasi jika Magic Aura Art akan bertumbuh kuat dimasa depan.
Jacson segera membuat penghalang raja bersama dengan para
tetua lainnya. Aura raja yang dominan sejenak dapat membubarkan seluruh jenis
kekuatan aura yang dilepaskan oleh para pendekar lainnya. Namun itu tidak
berselang lama sebelum Reynal mulai melepaskan sihir cahaya yang sangat kuat.
Sihir cahaya yang kuat menyebabkan banyak orang tidak dapat
melihat dan membuat mereka penasaran dengan sihir cahaya tersebut. Bahkan
Kuangyang dan 2 pria tansformasi darah juga ikut menoleh melihat kekuatan
tersebut.
“Wenropwdqwjdno.....” Sejumlah mantra yang terdengar amat
kuno dan klasik diucapkan oleh Reynal. Karena mantra kuno, para pendekar tidak
dapat mengetahui artinya dan beranggapan jika bahasanya telah tertinggal jauh.
Apa yang tidak diketahui adalah mantra kuno sebenarnya tidak
faktor mengapa sihir cahaya akan bergabung dengan aura raja sebab kekuatan
Reynal sepenuhnya telah berintegrasi dengan 10 jenis kekuatan yang ada.
Sehingga tidak sulit baginya untuk menggabungkan 2 jenis
kekuatan. Meski begitu, Reynal masih menunjukkan bahwa itu tidak terlihat mudah
dan sederhana. Singkatnya ia sedang melakukan akting tingkat papan atas lainnya
hari ini.
Jacson yang mendengar mantra kuno dibacakan oleh Reynal
sedikit berdecak kagum, ia mulai merasakan energi sihir yang kuat mulai
memasuki aura raja miliknya. Reynal mengatakan sebelumnya jika proses ini
terjadi maka itu dinamakan proses fusi. Tidak boleh terdapat gerakan atau
gangguan aliran energi selain dari energi yang akan digunakan.
Sebab itu selama proses ini, yang bertindak menjadi
__ADS_1
pengamanan adalah para tetua yang kuat. Mereka diperintahkan oleh Embert untuk
tidak membunuh dan hanya meninggalkan monster tersebut terluka parah.
~~
Lucifer telah dipanggil oleh Reynal untuk mengawasi 2
pendekar transformasi darah dari kejauhan.
“Amati dari jauh setelah itu bergabunglah dengan para
monster dan mencoba untuk menyerang keduanya. Jika Kuangyang juga ikut terkena
maka lebih baik segera membunuhnya! Kau tidak boleh membiarkan Kuangyang
mengetahui hal ini!” pesan Reynal.
Lucifer merubah dirinya menjadi seekor monster gurita yang
memiliki tentakel yang panjang dan berlendir. Bentuknya sangat menyeramkan
dengan aura kekuatan yang membuat para pendekar dewa yang sedang bertarung
disekitar menatapnya dengan takut.
Dua pendekar transformasi darah memiliki wajah yang cerah,
mereka berdua segera melompat dan menyerang Lucifer yang sedang dalam bentuk
monster.
“Kakak, monster ini sepertinya kuat! Ia pasti pemimpin dari
kawanan ini. Jika kita menangkapnya mungkin kita akan mendapatkan 1 kawanan ini
juga!” salah seorang dari keduanya berkata dengan gembira.
“Benar adikku, selain itu saya juga mampu merasakan kekuatan
darah yang kuat dalam tubuhnya! Setelah mengendalikan kawanannya, kita bisa
membunuh dan meminum darah monster ini.” seorang lainnya juga ikut tertawa gembira.
Lucifer yang mendengarnya diam- diam merasakan kemarahan di
dalam hatinya. Ia segera menyerang keduanya dengan 4 tentakelnya yang besar dan
kuat.
2 pendekar darah tentu tidak menyadari kemarahan Lucifer,
__ADS_1
mereka hanya mengira jika monster tersebut merasakan nafasnya yang kuat.