Dark Game

Dark Game
426


__ADS_3

Beatrix bersiap membuka pelindung Hell Memoth, para pendekar


telah bergabung menjadi beberapa kelompok besar dan kelompok kecil bagi mereka


yang percaya diri. Beatrix sengaja tidak mengatur atau menetapkan kelompok


mereka.


“Saya akan membuka penghalang dalam waktu


10...9....8....7...6...5...4...3....2....1” Bearix membuka pelindung Hell


Memoth.


Begitu pelindung terbuka, ratusan pendekar dewa segera


berlari keluar bersama kelompok mereka dan mulai berhadapan dengan iblis


neraka. Banyak kelompok bekerja sama, mereka mengambil iblis yang lemah lalu


bersama membunuh mereka.


Adapun guild besar, mereka memiliki metode tersendiri.


Seperti guild Seribu Racun yang sedari awal melepaskan gas beracun yang membuat


para monster neraka terganggu setelah itu barulah mereka datang menyerang.


Ada juga guild Black Undied yang bersama dengan undied


panggilan mereka untuk melawan monster neraka. Guild Rumah Bunga Tidur juga


dipimpin oleh seorang wanita tua, mereka melepaskan aura mengikat dan membuat


belasan monster disekitar seolah terjerat oleh tali yang kuat, mereka tidak


dapat bergerak.


Jacson mengamati wanita tua tersebut lalu menghela nafas


pelan, “Ia ternyata juga berhasil menguasai aura pengikat”


Reynal cukup terkejut, setelah semua masih banyak pendekar


yang telah menguasai aura yang kuat. Ia kemudian mengingat salah satu kekuatan


yang telah ia tinggalkan lama sekali adalah Magic Aura Art.


Wujudnya hampir sama dengan aura raja, pembunuh, dingin,


ataupun pengikat. Itu dapat digunakan untuk menyerang atau mendukung kekuatan

__ADS_1


seorang pendekar. Reynal telah lama sekali tidak menggunakannya membuat ragu


dan sedikit antisipasi jika Magic Aura Art akan bertumbuh kuat dimasa depan.


Jacson segera membuat penghalang raja bersama dengan para


tetua lainnya. Aura raja yang dominan sejenak dapat membubarkan seluruh jenis


kekuatan aura yang dilepaskan oleh para pendekar lainnya. Namun itu tidak


berselang lama sebelum Reynal mulai melepaskan sihir cahaya yang sangat kuat.


Sihir cahaya yang kuat menyebabkan banyak orang tidak dapat


melihat dan membuat mereka penasaran dengan sihir cahaya tersebut. Bahkan


Kuangyang dan 2 pria tansformasi darah juga ikut menoleh melihat kekuatan


tersebut.


“Wenropwdqwjdno.....” Sejumlah mantra yang terdengar amat


kuno dan klasik diucapkan oleh Reynal. Karena mantra kuno, para pendekar tidak


dapat mengetahui artinya dan beranggapan jika bahasanya telah tertinggal jauh.


Apa yang tidak diketahui adalah mantra kuno sebenarnya tidak


faktor mengapa sihir cahaya akan bergabung dengan aura raja sebab kekuatan


Reynal sepenuhnya telah berintegrasi dengan 10 jenis kekuatan yang ada.


Sehingga tidak sulit baginya untuk menggabungkan 2 jenis


kekuatan. Meski begitu, Reynal masih menunjukkan bahwa itu tidak terlihat mudah


dan sederhana. Singkatnya ia sedang melakukan akting tingkat papan atas lainnya


hari ini.


Jacson yang mendengar mantra kuno dibacakan oleh Reynal


sedikit berdecak kagum, ia mulai merasakan energi sihir yang kuat mulai


memasuki aura raja miliknya. Reynal mengatakan sebelumnya jika proses ini


terjadi maka itu dinamakan proses fusi. Tidak boleh terdapat gerakan atau


gangguan aliran energi selain dari energi yang akan digunakan.


Sebab itu selama proses ini, yang bertindak menjadi

__ADS_1


pengamanan adalah para tetua yang kuat. Mereka diperintahkan oleh Embert untuk


tidak membunuh dan hanya meninggalkan monster tersebut terluka parah.


~~


Lucifer telah dipanggil oleh Reynal untuk mengawasi 2


pendekar transformasi darah dari kejauhan.


“Amati dari jauh setelah itu bergabunglah dengan para


monster dan mencoba untuk menyerang keduanya. Jika Kuangyang juga ikut terkena


maka lebih baik segera membunuhnya! Kau tidak boleh membiarkan Kuangyang


mengetahui hal ini!” pesan Reynal.


Lucifer merubah dirinya menjadi seekor monster gurita yang


memiliki tentakel yang panjang dan berlendir. Bentuknya sangat menyeramkan


dengan aura kekuatan yang membuat para pendekar dewa yang sedang bertarung


disekitar menatapnya dengan takut.


Dua pendekar transformasi darah memiliki wajah yang cerah,


mereka berdua segera melompat dan menyerang Lucifer yang sedang dalam bentuk


monster.


“Kakak, monster ini sepertinya kuat! Ia pasti pemimpin dari


kawanan ini. Jika kita menangkapnya mungkin kita akan mendapatkan 1 kawanan ini


juga!” salah seorang dari keduanya berkata dengan gembira.


“Benar adikku, selain itu saya juga mampu merasakan kekuatan


darah yang kuat dalam tubuhnya! Setelah mengendalikan kawanannya, kita bisa


membunuh dan meminum darah monster ini.”  seorang lainnya juga ikut tertawa gembira.


Lucifer yang mendengarnya diam- diam merasakan kemarahan di


dalam hatinya. Ia segera menyerang keduanya dengan 4 tentakelnya yang besar dan


kuat.


2 pendekar darah tentu tidak menyadari kemarahan Lucifer,

__ADS_1


mereka hanya mengira jika monster tersebut merasakan nafasnya yang kuat.


__ADS_2