Dark Game

Dark Game
139


__ADS_3

Akademi Beladiri jatuh dalam kesedihan setelah kabar kematian dua orang tetua Akademi Beladiri, tetua Parsi dan Fengtian. Ketua Remi memimpin upacara duka, seluruh guild, organisas, klan bahkan 3 kekaisaran datang menyampaikan kesedihan mereka.


Kepalsuan kematian tetua Fengtian dan Parsi hanya diketahui oleh beberapa orang saja sebab itu bahkan aliansi yang paling dekat seperti guild Mutiara Putih, Asasint Bermuda dan Organisasi Pendekar Pedang tidak mengetahuinya.


Sama seperti Ketua Remi memimpin upacara duka, Anggota Akademi Beladiri yang dipimpin oleh tetua Qin Feng dan Eliza sedang menyerang altar Hell Memoth yang dijaga oleh guild Black Undied.


Altar itu diserang setelah kepergian kuasa mutlak Black Undied membuat Eliza dan tetua Qin Feng sangat mudah menerobos dan menghancurkan seluruh altar. Lebih dari ribuan teknik beladiri dan sumber daya yang tak terhitung jumlahnya dikeruk habis. Bahkan permata untuk ornamen penghias juga diambil oleh pasukan Akademi Beladiri.


Setelah itu tetua Qin Feng membuat sebuah formasi yang mirip sekali dengan formasi kekaisaran Humanie. Formasi itu membutuhkan darah dari keluarga kekaisaran, dan tetua Qin Feng sebelumnya telah berhasil melukai salah satu anggota kekaisaran sehingga membuatnya dapat mengaktifkan formasi. Tidak lupa ia juga membunuh beberapa prajurit kekaisaran bersama dengan seorang jendral bintang 4 dan menaruh mayat mereka disana.


“Dengan begini, Hell Memoth akan berpikir jika guild Black Undied telah bekerja sama dengan kekaisaran Humanie. Segera kirimkan informasi ini pada Reynal, biarkan ia bertindak cepat disana” tetua Qin Feng berkata dengan tenang.

__ADS_1


Mereka bekerja dan menyelesaikan misi yang diberikan tanpa memikirkan kejadian buruk yang menimpa Akademi Beladiri. Sebab ketika mereka mendengar berita kematian tetua Parsi dan Fengtian disebabkan oleh  Reynal maka keduanya sadar jika itu adalah bagian dari siasat untuk mengecoh lawan.


Setelah itu Eliza dan yang lainnya kembali dengan cepat menuju Akademi Beladiri. Dengan berita gugurnya tetua Parsi dan Fengtian, maka ketua Remi akan mengangkat 2 tetua baru untuk menstabilkan kekuatan agar pasukan yang berada dibawah komando Parsi dan Fengtian akan mendapat pemimpin baru.


~~


Tepat seperti dugaan Qin Feng, ketua Remi memanggil seluruh esselon atas Akademi Beladiri. Ia mengumumkan mengangkat 2 tetua besar lainnya menggantikan tetua Parsi dan Fengtian. Untunglah tetua Qin Feng dapat tepat waktu tiba disana.


Jika saja Akademi Beladiri tidak dalam mode perang, maka ketua Remi tidak akan menganggakat siapapun. Sekarang, mereka sangat membutuhkan seorang yang dapat memimpin pasukan dengan sangat baik.


Sebelumnya ketua Remi juga telah menyebutkan sederet nama yang kemungkinan besar akan ditunjuk menggantikan tetua Parsi dan Fengtian. Mereka tidak lain adalah Tetua Tinggi Dicki, Ketua Devisi Lou Yi, Tetua devisi Sumber daya tetua Bella, Pemimpin Penjaga Suci, Bruno, Black Paper dan White Paper.

__ADS_1


Masing- masing dari keenam kandidat ini memiliki keunggulan dan keahlian masing- masing. Tetua Tinggi Dicki, yang merupakan seorang pendekar dengan banyak pengalaman. Ia dulunya adalah tetua Agung dari kota Gunung Batu, bersama dengan Eliza dan jenius lainnya tetua Dicki bergabung ke dalam Akademi Beladiri.


Kini ia telah mencapai dewa lapisan 4 dan merupakan tetua tinggi paling kuat dibawah asuhan tetua Parsi, Selain itu ia juga memiliki jabatan penasehat dalam devisi yang diketuai oleh Eliza.


Kemudian ketua Devisi Lou Yi, ia merupakan kepala devisi kedua dengan kekuatan dewa lapisan 4. Ia mendalami ilmu Faith dan merupakan Pemimpin aliran Light Hall Akademi Beladiri. Selain itu ia juga merupakan murid langsung dari legenda Faith. Lou Yi di kenal sebagai ahli strategi yang kemampuannya hanya dibawah Ketua Remi, Tetua Parsi dan Reynal.


Yang ketiga adalah tetua Bella yang dulunya merupakan ketua cabang di kekaisaran Humanie. Ia juga merupakan pendekar dewa lapisan 4 dengan penguasaan panah yang hebat. Sama seperti ketua Remi, ia merupakan salah satu perempuan berbakat dan pandai mengendalikan di dalam Akademi Beladiri.


Sama seperti Bella, Pemimpin suci Bruno juga dulunya merupakan ketua cabang di kerajaan Zein. Dengan kekuatannya setara dengan pendekar dewa lapisan 4, ia menjadi penjaga suci terkuat ke lima di seluruh Akademi Beladiri.


Terakhir ada dua pendekar kembar dari devisi jimat yang merupakan ketua devisi. Mereka berdua memiliki kultivasi terlemah dengan hanya berada pada lapisan 3. Namun keduanya merupakan seorang ahli dalam jimat dan senjata serta dalam pertarungan keduanya sangat kompak dan kekuatan gabungan mereka mampu menyamai pendekar setingkat Lou Yi dan tetua Dicki sekalipun.

__ADS_1


__ADS_2