Dark Game

Dark Game
223. Tiba


__ADS_3

Setelah berlari selama tiga hari berturut- turut, akhirnya mereka berempat tiba pada salah satu gerbang kota Niel. Reynal mengaktifkan sihir penyembunyi kekuatan yang ia miliki pada ketiga pendekar semesta yang ikut bersamanya. Hal ini ia lakukan agar para penjaga gerbang kota tidak memiliki kecurigaan dan berusaha untuk mempersulit mereka.


Reynal sendiri tetap memperlihatkan kekuatannya yang setara dengan pendekar galaksi awal karena terbatasnya kekuatan untuk menggunakan sihir penyembunyi kekuatan, Reynal hanya dapat menyembunyikan kekuatan paling banyak tiga orang pendekar. Sebab itu ia memiliki rencana untuk dapat menjelaskan hal ini kepada para penjaga.


Rencana Reynal tidak lain adalah ia berpura- pura menjadi seorang pengawal dari ketiga pedagang kecil. Parsi yang memiliki banyak barang bawaan juga ikut memperkuat rencana Reynal, menurutnya berbohong seperti ini sangat mudah sebab ia telah sering melakukannya pada kekaisaran lain sewaktu petualangannya.


Rupanya rencana yang dijalankan oleh mereka berempat berhasil meyakinkan para penjaga kota. Setelah membayar sepuluh koin perak, Reynal, Parsi dan kedua penjaga Suci Akademi Beladiri diperbolehkan memasuki kota Niel. Tidak lupa para penjaga gerbang memberikan mereka berempat segel yang dikenal sebagai segel suci peda kening mereka.


Pemberian Segel Suci ini dilakukan karena kota Niel adalah salah satu kota Suci yang dijaga oleh aliran Light Hall empat Dewa. Disana terdapat peraturan agar setiap penduduk kota ataupun penduduk asing yang ingin mengunjungi kota Niel maka harus disucikan dengan segel suci.


Segel Suci yang diberikan juga bukanlah segel sembarangan, segel tersebut berasal dari empat aliran Dewa yang memberikan manfaat untuk menghilangkan niat jahat dan niat buruk pada diri seseorang.


Empat aliran dewa tersebut antara lain Air Reina, Water Neptunus, Earth Gaia, dan Fire Surya. Keempat aliran dewa tersebut memiliki akar yang kuat serta menjadi sangat terkenal akibat ulah dari Light Hall dan guild Secret God.


Reynal dapat melihat suasana kota Niel yang sangat berbeda dengan kota pada umumnya. Ini dikarenakan pada setiap sudur kota Niel terdapat empat patung berukuran cukup besar yang dikelilingi oleh sebuah batas yang biasanya disebut altar penyembahan.


Selain itu, pakaian para penduduk kota Nile juga terlihat berbeda pada penduduk kota sekitar. Mereka terlihat hanya memakai empat warna dan model pakaian serta setiap penduduk memakai kalung yang terlihat sama.


Bangunan yang dibangun di kota Niel juga memiliki bentuk yang berbeda, rumah mereka terlihat berbentuk kotak seperti dadu dengan ukuran yang cukup kecil dan terbilang sederhana.

__ADS_1


“Pemimpin Suci, apakah kita akan langsung berangkat menuju guild Secret God?”


“Penjaga Luck, kita tidak usah terburu- buru. Kita akan berkunjung pada guild Secret God yang menjadi guild terkuat di dunia selama seribu tahun terakhir, apakah kita akan kesana dengan tangan kosong? Kita tidak mungkin ingin mencemarkan nama baik Akademi Beladiri, bukan?!” Parsi menggelang pelan.


Ia telah mengenal lebih dekat karakter kedua penjaga Suci akademi beladiri itu. Penjaga Luck yang selalu tidak sabaran dan terburu- buru namun memiliki pemikiran yang cepat dan paling tanggap, ia juga memiliki bakat untuk mengumpulkan informasi yang cukup efektif membuatnya mungkin dapat menjadi salah satu tetua tinggi Akademi selanjutnya.


Sedangkan penjaga Jack cenderung tenang dan terlihat sabar, walau begitu kecepatan dan kekuatannya tidak dapat dipandang sebelah mata, ia juga sedikit memiliki wibawa bak seorang pemimpin. Reynal lebih berharap Penjaga Jack dapat menjadi seorang pemimpin pada salah satu cabang Akademi Beladiri karena peringainya yang tenang itu.


“Betul yang dikatakan tetua Parsi, kita butuh mempersiapkan sesuatu untuk diberikan pada guild Secret God. Dan yang paling penting itu adalah benda yang sangat bagus dan mahal” Penjaga Jack sedikit tertawa setelah perkataannya itu membuat pemimpin Suci dari Akademi Beladiri itu sedikit tersedak.


“Kalian tidak usah khawatir... aku telah menyiapkannya jauh sebelum ini. lihatlah!” Reynal mengeluarkan sebuah kota berwarna abu- abu yang ia dapatkan dari toko Akademi Beladiri Dagang. Ketiganya yang melihat hal tersebut menjadi tertegun, walaupun mereka telah sering melihat Reynal memunculkan benda dari ruang hampa namun mereka belum merasa terbiasa dengan itu.


Penjaga Luck dan penjaga Jack sampai tidak dapat menahan penutup mulutnya untuk tidak terbuka. Mereka jelas telah mengetahui dan melihat seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh selembar kertas jimat tersebut yang mampu menahan serangan terkuat pendekar Dewa dari guild Raja Nirwana ketika menyerang Akademi Beladiri.


“Kenapa kalian memasang wajah kaget seperti itu? lagipula ini hanyalah kertas jimat yang biasa dijual oleh Akademi Beladiri Dagang kalian itu kan?”


Parsi yang belum mengetahui kehebatan dari kertas jimat penjaga langit Reynal sebab yang ia menduga kertas jimat yang dipegang oleh Reynal adalah jenis kertas jimat yang sama dengan kertas jimat yang mereka pakai sebelumnya untuk melawan Yubao dan anggota guild Pisau Keramat.


Parsi mengakui kekuatan kertas jimat yang dipakai saat itu sangatlah hebat dan pantas dijadikan sebagai buah tangan untuk diberikan pada guild Secret God. Namun yang tidak diketahui oleh Parsi kertas jimat yang akan diberikan oleh Reynal adalah salah satu hal yang akan menjadi bukti Akademi Beladiri mampu menjadi Akademi terkuat di dunia Soun.

__ADS_1


“Dari perkataanmu aku mengetahui kau belum pernah mendengar kehebatan kertas jimat penjaga langit yang menjadi penemuan terbesarku ini?”


“Hmph, aku adalah pendekar Semesta yang sebentar lagi akan mencapai tingkat Dewa. Barang seperti itu aku dapat menghancurkannya dalam sekali serang menggunakan salah satu jurus terkuatku”


Ucap Parsi membanggakan diri


Mendengar ucapan Parsi, Reynal dan kedua penjaga Suci akademi hanya dapat menahan tawanya. Mereka membayangkan perubahan raut wajah Parsi ketika mengetahui kekuatan yang sebenarnya dari kertas jimat penjaga langit.


“Tetua Parsi, kertas jimat yang..” Penjaga Jack hampir saja memberitahukan Parsi namun Luck dapat menghentikannya tepat waktu.


“Apa yang ingin kau katakan?”


“Parsi, kau belum menjadi tetua Akademi sudah berani membentak salah satu calon bawahanmu seperti itu. sudahlah, abaikan perkataan penjaga Jack!.”


“Benar kata pemimpin Suci, maafkan temanku ini sebelumnya tetua... ia tadinya hanya ingin mengatakan bahwa kertas jimat yang seperti itu sangat mudah untuk dipatahkan oleh tetua Parsi.”


Untung saja penjaga Luck berhasil menemukan alasan yang tepat. Ia kemudian mengalihkan pandangannya pada Reynal. “ Pemimpin Suci, apakah kita bisa berangkat sekarang? Hari sudah senja, tidak baik jika kita datang bertamu terlalu malam disana”


“Baiklah, ayo kita pergi!” Reynal bersama dengan ketiganya segera menuju markas guild Secret God.

__ADS_1


__ADS_2