Dark Game

Dark Game
38


__ADS_3

Disisi lain, Reynal perlahan mulai mengerti maksud dari


kelebihan yang ditunjukkan oleh Qimen. Itu tidak lain adalah energi yang tak


terlihat yang mampu dikendalikan untuk melakukan segala macam sesuatu atau


berubah menjadi apapun yang ia inginkan.


Reynal sesekali menghindari serangan yang tak terlihat dari


Qimen dengan menggunakan intuisinya yang tajam. “Energi tak terlihat itu jelas


adalah lawan yang sebenarnya dari aura. Mau sekuat apapun itu, jika senjata itu


merupakan senjata aura maka energi tak terlihat Qimen akan dengan mudah


menghancurkannya.”


“Mau sampai kapan kau akan terus menghindari seranganku?”


Qimen disisi lain semakin kesal karena Reynal yang terus menghindari


serangannya.


Reynal tertawa pelan, ia kemudian mengeluarkan tongkat


ajaibnya. Tongkat Ajaib itu segera menyerap energi Reynal. Perlahan- lahan,


tongkat ajaibnya mulai membesar lalu kemudan bercahaya terang. Itu sangat


terang hingga para pendekar yang ada disana harus menutup mata mereka agar


tidak kesakitan.


Jika saja itu terjadi di malam hari maka mereka mungkin akan


mengira itu adalah siang hari. Tongkat ajaib itu tanpa diduga berubah menjadi


sangat panjang hingga kemudian mirip dengan senjata cabuk.


Reynal kemudian memasang senyum yang menyenangkan. Ia


kemudian menggunakan cambuk tersebut untuk menyerang Qimen. Dari saat itu


perkelahian antara cambuk dimulai. Cambuk terlihat yang mengeluarkan cahaya

__ADS_1


begitu gagah ketika Reynal menggunakannya untuk menyerang.


Namun cambuk terlihat itu seolah seperti ditahan oleh


sesuatu.


“Ikatlah!” Reynal tanpa di duga berteriak keras lalu diikuti


oleh tongkat ajaibnya yang telah menjadi cambuk mulai melilit seolah itu adalah


akar. Itu melilit udara seperti dilihat oleh para pendekar yang ada disana


namun berbeda denga napa yang dilihat oleh Reynal dan Qimen.


Cambuk ajaib Reynal melilit cambuk tak terlihat Qimen bukan


udara. Setelah dililit, Reynal dengan mudah menariknya melalui tongkat ajaib


dan kemudian apa yang terjadi selanjutnya lebih mencengangkan.


Tongkat ajaib itu berhasil menarik energi tak terlihat milik


Qimen. Energi itu ditarik dengan begitu kuat hingga membuat Qimen terkejut. Ia


ingin menegaskan kekuatannya namun sayang, tarikan itu semakin kuat dan


Setelah Qimen tersungkur, Reynal tidak membuang waktu untuk


membunuhnya. ia merubah tongkat ajaibnya menjadi pedang yang sangat tajam. Reynal


berjalan mendekati Qimen sambil mengangkat pedangnya tepat diatas Qimen.


Qimen jelas yang saat itu terpojok untuk bisa melarikan diri


dari sana maka ia harus mengaktifkan skill khusus yang dimiliki oleh ras dan


bangsa Orc.


“Baserker!” teriak Orc tersebut.


Seketika Qimen ditutupi oleh kabut merah yang sangat padat.


Jelas itu sangat padat hingga bahkan Reynal tidak dapat mengetahui dan


menyelidiki ia tetap berusaha. Sampai kemudian lonjakan energi yang kuat menuju

__ADS_1


Reynal.


Reynal yang mendapati hal itu begitu cepat dan seketika


mendorongnya hingga belasan meter ke belakang. Kemudian ketika ia melihat


Qimen, ia tidak bisa membantu namun mengerutkan kening sebab energi Qimen kini


mulai memasuki dewa puncak.


Kemampuan Baserker memang sangat terkenal apalagi di Humanie


Empire. Mereka yang mendapati skill khusus ini jelas akan memiliki peningkatan


kekuatan yang fantastis. Reynal yang awalnya ingin mendekat dan melanjutkan


pembunuhan harus memilih mundur.


“Kau tidak akan bisa lari manusia!” Qimen meraung marah


ketika melihat Reynal memilih untuk mundur. Dengan kabut merah, ia bergoyang


kedepan dengan kecepatan yang tinggi. Reynal menemukan kecepatannya bahkan 2


kali daripada sebelumnya.


Reynal tidak akan bisa lari dari sana, ia tidak memiliki cara


selain menggunakan sihirnya.


“Magic Curse!” Reynal kali ini mencoba untuk menggunakan


sihir kutukan yang baru ia pelajari. Walau tidak banyak yang ia bisa lakukan


dengan sihir kutukan, tapi untuk berurusan dengan monster yang satu ini maka


mungkin itu sudah cukup.


Sihir kutukan yang dilemparkan oleh Reynal kali ini adalah


bersifat melumpuhkan, sebab itu ketika Magic Curse mengenai sasarannya, monster


itu seketika berhenti bergerak seolah ia telah menjadi patung. Reynal bisa


bernafas lega sekarang.

__ADS_1


Namun itu tidak berlangsung lama sebab monster itu kembali


bergerak setelah beberapa saat membuat Reynal terkejut dan kewalahan.


__ADS_2