
Reynal memutuskan untuk membantu warga desa, ia menyiapkan tiga ribu keping emas untuk warga desa. Reynal yakin dengan uang sebanyak itu maka mereka mampu bertahan selama tiga tahun sebelum bantuan dari Zein Kingdom tiba.
Namun kepala desa Mo menolaknya, ia merasa sangat tidak enak jika mengambil semua uang begitu saja. Tetapi kekuatannya saat ini tidak dapat memberikan apapun bagi Reynal.
“Kau bisa bertukar informasi denganku, kebetulan aku memerlukan semua informasi mengenai Zein Kingdom selama sepuluh tahun terakhir” Reynal belum mengetahui kondisi pasti pusat kerajaan, ia tidak dapat mengambil resiko jika kekuatannya sama sekali bukan tandingan mereka.
“Zein Kingdom selama sepuluh tahun terakhir mengalami kemajuan pesat dalam berbagai bidang. Setelah terpilihnya putri Rose menjadi putri kerajaan, ia membuat banyak kebijakan yang memakmurkan rakyat” ketua Mo dengan semangat bercerita.
“Namun pemberontakan yang terjadi selama dua bulan sebelumnya membuat beberapa kebijakan tidak lagi terlaksana, menyebabkan kondisi istana dan kerajaan menurun. Putri Rose baru saja pulang dari melaksanakan sebuah misi bersama dengan tuan Stave. Mereka membawa beberapa benda yang sangat berharga, pemberontak mengetahui hal ini kemudian mereka mulai melakukan penyerangan secara terbuka dengan kerajaan Zein” kini giliran Komandan yang nampak bersemangat dalam bercerita.
“Tetapi bagaimanapun juga Zein Kingdom adalah salah satu kandidat terkuat menjadi sebuah kerajaan utama kekaisaran. Mereka dapat memukul mundur para pemberontak pada serangan pertama, namun pemberontakan kali ini sungguh membuat pihak kerajaan sangat khawatir”
__ADS_1
Ketua Mo menutup cerita, ia menatap Reynal menunjukkan bahwa ia telah menceritakan semua informasi yang diketahui. Reynal tersenyum, informasi ini walau sedikit tidak berguna namun masih memiliki kegunaan dan petunjuk.
“Komandan, para pemberontak itu kembali datang” seorang prajurit berkekuatan bumi lapisan awal masuk dengan sangat terburu buru.
“Ada apa? Semuanya baik baik saja kan?” Komandan menatap prajurit dihadapannya yang kini tengah diam membeku karena sesuatu.
“Para pemberontak telah kembali, mereka meminta bayaran dinaikkan dua kali lipat dari sekarang” ucap prajurit tersebut yang kini mengarahkan pemandangannya kebawah, takut melihat wajah marah Komandan yang menakutkan.
Reynal memperhatikan keduanya berlalu pergi meninggalkannya sampai benar benar tak terlihat. Barulah ia mengganti pakaiannya tak lupa ia memakai sebuah topeng putih yang telah terlapisi oleh sihir sehingga tidak akan ada orang yang menembus topeng dan melihat wajah asli Reynal.
“Olahraga sedikit tidak apa apakan?” Reynal mengalungkan sebuah syal pada lehernya.
__ADS_1
Reynal terbang menggunakan hewan panggilannya yaitu Elang Perak, sebab saat ini kekuatannya telah ia tekan sampai pada tingkat Bulan lapisan Tujuh. Akan menimbulkan kecurigaan bila ia memamerkan sayap ataupun kedua tanduknya.
Elang perak milik Reynal telah mencapai kekuatan tingkat Matahari puncak, bagi sebuah akademi besar tunggangan miliknya adalah harta yang paling mewah. Dengan kecepatan tiga tarikan nafas, Reynal telah sampai di sekitar pintu pertahanan desa.
Ia memilih tempat tidak terlalu mencolok, ingin mengetahui apa saja tindakan para pemberontak. Jika para penduduk desa dapat menyelesaikannya sendiri maka Reynal tidak perlu untuk turun tangan.
Sementara itu didepan pintu gerbang desa terlihat tiga puluh orang dengan rata rata kekuatan setara dengan tingkat Bumi lapisan dua dengan membawa masing masing sebuah senjata tingkat biasa yang berkualitas.
“Maaf tuan, desa kami belum sanggup membayar pajak jika sebesar ini. Tuan bisa lihat keadaan kami sekarang ini yang tengah dilanda kelaparan.” Ucap ketua Mo bersujud kepada seorang pemimpin rombongan pemberontak.
__ADS_1