
Tetua Siu kembali mendapatkan serangan setelah Reynal memerintahkan
Nymph dan yang lainnya untuk kembali menyerang. Kelima undied milik Reynal
mengelilingi tetua Siu yang terlihat sangat kesal.
“Tetua Siu, saya akan memberimu satu kesempatan untuk
mendapatkan kembali hidupmu. Tapi dengan satu syarat”
Mendengar ucapan Reynal, tetua Siu segera menjadi lebih
cerah seolah hidupnya telah selamat dari kematian. Menurutnya apapun syarat
yang Reynal berikan selama ia mampu untuk melakukannya maka ia akan
mengusahakannya.
“Tolong sebutkan syaratnya” tetua Siu memohon.
“Kau harus berjanji menjadi budakku!” Reynal mengatakan
persyaratannya dengan santai dan tenang.
Budak? Sebagai seorang pendekar dewa lapisan 4 yang hampir
menjadi salah satu pendekar terkuat kekaisaran Humanie memiliki harga diri yang
tinggi. Perjuangannya mencapai tingkat dimana ia berdiri sekarang bukanlah
sesuatu yang mampu ia bayangkan di masa depan untuk menjadi budak.
Namun begitu, tetua Siu tidak mengatakan apapun, ia tidak
berani mengatakan hal yang berada di pikirannya kepada Reynal. Satu- satunya yang
dapat ia lakukan adalah menerima persyaratan atau mati.
Menjadi budak tidak diragukan lagi akan menorehkan
penghinaan dan menurunkan harga dirinya sebagai pendekar dewa lapisan 4. Juga
menjadi budak di kalangan pendekar sepertinya tidak lebih baik daripada mati.
Tapi satu hal yang pasti adalah hidupnya terjamin, dimasa depan ia akan dapat
__ADS_1
meningkatkan kekuatannya menjadi pendekar lapisan 5 jika ia tidak mati hari
ini.
Di satu sisi jika ia tidak menerima maka tidak ada keraguan
ia akan mati hari ini. seolah tetua Siu diberikan pilihan nyawa atau harga
dirinya. Bagi sebagian pendekar yang memiliki pemikiran sombong dan tidak
terkekang, pilihan lebih baik mati adalah jalan terbaik yang akan dipilih.
Tetua Siu seakan hanyut dalam pikirannya, sementara pasukan
Akademi Beladiri telah berhasil membunuh seluruh anggota guild Mata Angin. Tidak
satu orang pun yang tersisa dibiarkan untuk hidup, setidaknya itulah keputusan
dari ketua Remi dan tetua Fengtian.
Mereka berdua memutuskan hal ini karena ingin membalaskan
dendam saudara mereka yang telah gugur selama ini dalam mempertahankan kota Air
Biru dari tangan para perebut pesuruh kekaisaran.
masalah sama sekali. Menurutnya itu lebih bagus jika lebih banyak anggota guild
Mata Angin yang tewas sehingga ia dapat membangkitkan pasukan Undiednya lebih
banyak dan lebih kuat.
Saat ini satu- satunya perhatian Reynal adalah tetua Siu. Hanya
tetua Siu yang mampu mendapatkan perhatian darinya, nyawa dari tetua Siu lebih
berharga dari yang lainnya karena ia adalah seorang pendekar dewa lapisan 4
yang kuat.
“Bagaimana? Apa kau setuju dengan persyaratannya?” ucapan
Reynal seketika membuyarkan pikiran tetua Siu.
Tetua Siu segera tersadar dan kembali melihat Reynal dan
__ADS_1
para undied dewa yang mengelilinginya. Tidak terlintas dipikiran Reynal bahwa
ketika tetua Siu melihat hanya tersisa dirinya yang masih hidup dari guild Mata
Angin membuat tetua Siu marah dan memutuskan lebih baik untuk mati dengan
terhormat.
“Awalnya saya akan memilih untuk tetap hidup dan menjalani
sebagai budakmu namun tidak terlintas dalam pikiran saya bahwa kau begitu kejam
dan tidak berperasaan. Kau memang hebat dan memilliki kemampuan, namun itu tidak
cukup untuk membuat saya, He Siu berlutut dan menjadi budakmu!!”
Usai berkata seperti itu tetua Siu mengumpulkan seluruh tenaga
dan energinya yang tersisa untuk mengambil serangan terakhir, serangan bunuh
diri.
Xiu
Bunyi pedang menebas udara seketika terhenti tepat mengenai
jantung dan merenggut nyawa dirinya sendiri. Tetua Siu kini terbaring kaku
dengan pedang yang menembus jantungnya masih mengeluarkan darah merah kental.
Tidak terlintas satupun dalam pikiran tetua Siu sebelum ia
meninggal bahwa Reynal masih bisa memanfaatkan dirinya walau ia telah
meninggal. Reynal masih bisa membuatnya menjadi Undied dewa yang memiliki
kekuatan yang besar.
Pergantian peristiwa itu begitu cepat, bahkan Reynal tidak
dapat bereaksi tepat waktu. Walau begitu ia lebih menyukai pilihan tetua Siu,
menurutnya lebih baik mati terhormat daripada menjadi budak orang lain.
Reynal selebihnya setuju dengan tetua Siu, ia mendapatkan
__ADS_1
hormat Reynal sepenuhnya. Namun sayang baginya tetua Siu berdiri bersebrangan
dengannya.