Dark Game

Dark Game
272. Akademi Bintang 3


__ADS_3

Sejak sebulan pertempuran kecil- kecilan setiap hari akan terjadi disekitar perbatasan antara aliansi Night Kingdom dan kekaisaran. Akademi Beladiri selaku salah satu yang merasakan hal tersebut sebab kota Air Biru yang menjadi pusat utama dari Akademi Beladiri berada di daerah perbatasan dekat kerajaan Horsox Multie.


Akademi Beladiri telah diketahui melemah karena kehilangan begitu banyak penjaga Raja mereka namun banyak yang tidak mengetahui bahwa saat ini Akademi Beladiri tengah melakukan peningkatan secara besar- besaran.


Penjaga Raja dan penjaga Utama bukanlah senjata utama dari Akademi Beladiri melainkan Penjaga Suci yang hampir tidak ada satupun yang mengalami luka atau terbunuh atas kejadian penyerangan sebulan yang lalu.


Ini disebabkan karena Heaven Barrier yang melindungi mereka dari setiap serangan yang mematikan. Para penjaga Suci Akademi Beladiri kini mulai berkembang pesat, yang sebelumnya jumlah mereka hanya 48 orang kini mulai bertambah hingga 100 orang.


Tidak mudah untuk menjadi seorang penjaga Suci sebab mereka harus memiliki kekuatan tingkat Semesta lapisan satu untuk menjadi penjaga terendah disana. Penjaga Suci kini memiliki lebih dari 10 pendekar tingkat Semesta lapisan lima dan tiga puluh pendekar semesta lapisan 4. Dengan kekuatan seperti ini tentunya disebabkan karena peningkatan yang dilakukan oleh Reynal bersama dengan Draco sang legenda Penyihir Agung.


Dengan kekuatan uang dan batu tingkat Bumi Reynal bersama Draco telah meningkatkan sebanyak 300% lebih banyak dari sebelumnya membuat kekuatan Akademi Beladiri telah resmi mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu Akademi Beladiri bintang 3.


Bukan hanya penjaga Suci yang mendapatkan peningkatan, para tetua Utama dan tetua Tinggi seperti Parsi dan Fengtian juga mendapatkan kesempatan untuk naik pada tingkatan yang lebih tinggi. Mereka berdua kini telah mencapai tingkat Dewa lapisan awal setelah sebulan lebih menyerap kekuatan dari batu bumi.


“Batu Bumi yang kumiliki kini hanya tersisa 30 keping lagi, setelah lebih seratus keping dipakai untuk peningkatan.” Reynal menghela nafasnya pelan setelah selesai menghitung persediaan batu bumi yang ia miliki pada kotak Dimensi.

__ADS_1


“Reynal berhenti bersikap seperti itu, berkat bantuan batumu itu kita telah berhasil mendapatkan tiga pendekar Dewa yang baru serta enam belas pendekar Semesta lapisan lima. Itu cukup sebanding, hahaha” ketua Remi cekikin ketika melihat wajah kesal Reynal, ia berhasil membujuk Reynal untuk meningkatkan kekuatan Akademi Beladiri dengan cepat setelah mengetahui Reynal memiliki lebih dari ratusan batu bumi.


Reynal menatap tajam perempuan yang memiliki usia lebih tua enam tahun darinya. Tidak ada yang pernah membuatnya kesal seperti ini selama di dunia Soun kecuali dirinya. ‘Perempuan memang pintar untuk memanfaatkan situasi dan materi’


Jika saja ketua Remi mendengar ucapan yang dikeluarkan oleh Reynal dalam hatinya mungkin ia akan memukuli Reynal sampai pingsan. Sebagai seorang perempuan ia pastinya akan tersinggung jika mendengar perkataan seperti itu.


“Untunglah kita dapat memulihkan kekuatan Penjaga Raja dan Penjaga Utama dengan uang yang kita dapatkan dari lelang. Dengan adanya mereka kita dapat membereskan situasi perbatasan yang berada didekat kota Air Biru agar menjadi lebih terkendali, sudah sebulan terakhir perkembangan Akademi Beladiri dalam pencarian informasi terhambat akibat pertarungan kecil disana.” Ucap ketua Remi sambil memperlihatkan sebuah laporan pada Reynal.


“Tak perlu mengerahkan mereka, lebih baik kita fokuskan untuk mendapatkan penjaga Raja yang berkualitas lebih banyak lagi untuk menanggapi surat undangan kekaisaran yang akan diadakan 5 bulan lagi. Untuk urusan perbatasan, saya yang akan turun tangan. Lagipula saya telah mendapatkan sebuah rencana yang bagus untuk menyusup ke Night Kingdom dengan aman.” Reynal kemudian memberitahukan rencana tersebut pada ketua Remi.


“Tidak perlu takut, saya tidak akan mudah untuk dikalahkan sekarang” Reynal tersenyum lebar menampilkan senyumannya yang paling lebar.


Reynal telihat sangat percaya diri, sebulan penuh ia berhasil menguasai ilmu yang terdapat pada buku ‘Dimensi Utama Dewa’. Walau hanya separuh yang ia kuasai namun mampu membuat kekuatannya meningkat pesat hingga mencapai tingkat Galaksi Titan.


Ia juga berhasil mengetahui tentang keberadaan dunia atas serta tingkatan kekuatan selanjutnya yang dapat dicapai dari seorang pendekar Dewa.

__ADS_1


~~


Sebuah lesatan sedang bergerak cepat terlihat dilangit hutan perbatasan kerajaan Horsox Multie dengan Zein Kingdom. Lesatan tersebut bukanlah sebuah pantulan cahaya ataupun sebuah burung yang terbang dengan cepat, namun seorang pendekar wanita yang terlihat cukup tua kisaran 50 tahun.


Wanita itu tidak lain adalah seorang pendekar tingkat tinggi, dilihat dari cara sosok itu terbang dengan kecepatan penuh setara dengan pendekar Semesta lapisan lima. Energi yang terpancar dari tubuhnya selama terbang juga cukup besar bahkan setara dengan energi yang dilepaskan oleh pendekar Dewa lapisan awal.


Wanita itu mendarat pada sebuah gua yang terlihat telah ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama. Dengan sekali kipasan tangan, seluruh debu maupun tanaman yang berada menutupi pintu gua segera terbakar menjadi debu.


Wanita itu memasuki gua dengan sebuah cahaya yang memancar dari sebuah bola api yang diciptakan menggunakan jari telunjuknya. Ia berlajan masuk sangat jauh sampai kemudian ia menemukan sebuah ruangan rahasia yang telah terbongkar.


Ia dapat melihat beberapa pecahan batu Bumi yang tertinggal disana, didekatnya terdapat genangan air yang cukup memenuhi segelas penuh. Wanita itu tampak sedikit tersenyum, ia menyentuh salah satu sisi gua dan betapa mengejutkan sebuah segel sihir segera terbentuk dalam waktu yang singkat.


Segel sihir tersebut memancarkan aura yang begitu mengintimidasi, perlahan dibalik segel tersebut muncul sesosok bayangan yang memiliki rupa seperti dirinya. Sosok bayangan itu membalas senyuman wanita pendekar lalu mulai mendekatinya.


“Saudari Yin, lama tidak berjumpa”

__ADS_1


__ADS_2