Dark Game

Dark Game
136


__ADS_3

“Hua!!” Reynal berteriak keras, ia mengaktifkan aura Magic Art nya dan segera membubarkan kedua aura tetua tersebut.


Parsi tidak terkejut dengan kekuatan aura Reynal, ia segera menggerakkan tombaknya menusuk ke arah jantung Reynal. Adapun tetua Fengtian ia mengendalikan pisau terbangnya kearah beberapa bagian vital Reynal.


“Prisai Tornado!” Reynal berteriak keras.


Pisau terbang tetua Fengtian segera bergetar dan terbang menjauh. sedangkan tombak tetua Parsi meleset. Reynal bergerak cepat dan tiba tepat didepan tetua Fengtian.


“Dragon Thunder!” Reynal berteriak keras. Seketika sebuah naga biru muncul di belakang Reynal dan menyambar tetua Fengtian.


“Tujuh Dinding Neraka!” Tetua Fengtian dengan sigap menggunakan teknik pertahannya. Kekuatan teknik ini sangat kuat, ia terbentuk dari 7 lapis dinding  yang sangat kuat. Selain itu, teknik ini juga merupakan salah satu dari beberapa teknik yang tercantum dari buku kuno.

__ADS_1


Kekuatan perkasa Reynal segera dihentikan dengan mudah menggunakan 7 dinding neraka ini. Reynal terkejut, dan segera bergerak menjauhi tetua Fengtian. Tetua Parsi telah membaca langkahnya dan segera mengayunkan tombaknya bersama dengan sebuah jurus andalannya.


“Putaran Tombak Kaisar!” Tombak tetua parsi bagaikan alarm bahaya bagi Reynal. Ia mau tidak mau sekali lagi menggunakan prisai tornado untuk memblokirnya. Tapi tetua Parsi juga telah memperkirakan pergerakan Reynal, itu sebabnya ia menggunakan seluruh tenaganya kali ini.


Prak! Prisai Tornado Reynal dengan mudah dipatahkan oleh tombak tetua Parsi. “Tidak bagus!” Reynal meraung, Ia segera menggunakan banyak energi untuk membuat tornado prisai lainnya. Kali ini ia membuat 5 prisai dalam sekali waktu.


Prak! Prak ! Prak ! Prak! tepat setelah itu terbentuk, tombak tetua Parsi menusuk prisainya dan membuat 4 prisai seketika hancur. Kini hanya tersisa satu prisai lagi. Reynal panik, ia kemudian mengambil sebuah pedang dari kotak dimensinya.


Pedang itu segera ia ayunkan tepat untuk menghalangi tombak tetua Parsi.


“Hahaha, tetua kekuatan kalian telah jauh meningkat dibandingkan terakhir kali. Saya harap kalian bisa menahan serangan saya kali ini”  Reynal melonjak ke atas, ia seolah – oleh seorang naga yang mencapai langit.

__ADS_1


“Roarr!” tangisan liar terdengar membuar keduanya terkejut. Namun mereka sungguh tidak mengharapkan itu datang dari Reynal. Bersamaan dengan tangisan liar, langit tertutup awan bersama dengan sang cahaya membuat bumi dalam kegelapan.


Tiba- tiba di langit yang gelap, ribuan cahaya berwarna emas turun bagaikan cahaya kepada tetua Fengtian dan tetua Parsi.


“Reynal itu benar- benar aktor yang hebat. Dia bahkan mengeluarkan jurus kuat hari ini” Tetua Fengtian sangat terkejut. Ia dapat merasakan setiap cahaya yang jatuh itu hampir setara dengan kekuatan penuh mereka berdua.


“Kau bahkan belum menyadari hal ini? Reynal akan sangat kehilangan wajah kali ini jika ia terus- menerus dikalahkan oleh Akademi Beladiri. Jika ia tidak berhasil ‘membunuh’ kita maka Hell Memoth pasti akan mencurigainya” namun disisi lain tetua Parsi seolah dapat melihat dengan jelas.


“Kita harus bertarung sekuat tenaha hari ini” lanjut tetua Parsi yang kemudian terbang ke atas menghadapi ribuan pedang cahaya yang menerpa dirinya. Tetua Fengtian tidak ingin kalah, ia mengeluarkan seluruh pisau lemparnya lalu mulai bersaing dengan beberapa cahaya sekaligus.


Adapun Reynal, ia kali ini sedang dalam pikiran yang sulit.  Sudah jelas bahwa tetua Parsi menebaknya dengan benar. Reynal tidak bisa terus menerus kalah dari Akademi Beladiri, namun ia juga tidak bisa menghadapi Akademi Beladiri dengan cara seperti itu. Ia tahu dengan baik bahwa dengan menggunakan kekuatan penuhnya maka belum lagi tetua Parsi bahkan jika digabungkan dengan tetua Fengtian, keduanya belum bisa menyamai Reynal. Dan Hell Memoth tahu itu.

__ADS_1


Itu sebabnya jika hari ini ia dikalahkan oleh tetua Parsi dan Fengtian, maka Hell Memoth akan memandang rendah Reynal di masa depan.


“Reynal saya punya ide!” tetua Parsi berkata. Ia semakin dekat dengan Reynal sehingga ia dapat melihat kesuraman di wajah pemuda itu.


__ADS_2