
Baru saja Reynal merasa tenang dan terlepas
dari kesibukannya, Embert segera menghampirinya. Ia terlihat sangat terburu-
buru ketika bertemu dengan Reynal, wajahnya juga terlihat sedikit khawatir dan
cemas.
Reynal lantas bertanya lebih dulu kepadanya “Embert, ada hal apa?”
“Reynal, kau harus cepat kembali! Saya baru
saja mendengar percakapan ketua Jacson dan Wakil Chayton tentang Kuasa Mutlak
Hell Memoth, Black Dangger dan Black Undied sedang bersiap melakukan serangan
pada Akademi Beladiri!” Jawab Embert.
Seketika wajah Reynal berubah, wajahnya menunjukkan kemarahan pada Hell Memoth. Akhir- akhir ini ia berbaik hati dan tidak membunuh anggota mereka namun Hell Memoth nampaknya melihat itu sebuah peluang untuk menyerang?!
Embert segera menahan Reynal jika saja anak itu nekat dan berniat untuk menyerang Hell Memoth secara langsung. “Reynal kau tidak boleh bertindak gegabah, kali ini Hell Memoth mengumpulkan sejumlah besar pendekar dewa yang kuat dari beberapa guild besar, termasuk guild Raja Nirwana! Hell Memoth mengumpulkan semua pendekar dewa yang tidak lolos dalam 10 besar untuk ikut menyerang Akademi Beladiri!”
Wajah Reynal sekali lagi berubah, ia jelas
sangat mengetahui jika beberapa pendekar dewa yang kuat pasti akan ikut dalam
pasukan itu. Pertahanan dari Akademi Beladiri memang kuat, mampu bertahan
bahkan dari serangan pendekar dewa puncak.
Namun kini masalahnya berbeda, jika 50
pendekar dewa tingkat tinggi saja bersama 2 pendekar dewa puncak yang hebat
seperti Kuasa Mutlak ikut menyerang pertahanan dalam waktu bersamaan maka
lambat laun pertahanan itu akan pecah.
__ADS_1
Walau kekuatan dari Akademi Beladiri sangat
kuat, namun itu tidak cukup untuk berhadapan secara langsung dengan Faksi Hell
Memoth secara langsung untuk saat ini.
“Untunglah 10 legenda telah kembali dari
petualangan mereka!” sedikit Reynal merasa lega.
“Lalu apakah ketua Jacson ikut mengirim
pasukan?” tanya Reynal.
Embert mengangguk, “Wakil Halu King dan Sea
Lean akan memimpin pasukan sebanyak 10 pendekar dewa lapisan 3.”
“Apa kau tau mengapa Hell Memoth menyerang Akademi Beladiri secara tiba- tiba?!”
Reynal menjadi lebih heran, ia tidak mengerti
apa yang ingin direbut oleh Hell Memoth dari Akademi Beladiri. Tapi yang jelas
itu mungkin akan sangat berguna dan berharga bagi mereka. Pikir Reynal.
Reynal kemudian segera memasuki istana
rahasianya sekali lagi, disana ia mendekati sebuah cermin besar yang menjadi
alat komunikasinya dengan ketua Remi di Akademi Beladiri.
Reynal kemudian memberitahukan masalah tersebut dengan Ketua Remi. Namun jawaban dari ketua Remi membuatnya sekali lagi terkejut.
Pertama, Akademi Beladiri berhasil
menyelamatkan tetua Yin Yang yang terluka parah. Tetua Yin Yang ternyata selama
__ADS_1
ini telah kembali ke dunia Soun namun diserang oleh junjungan besar Hell Memoth
yang juga merupakan pendekar dewa bumi
“Pantas saja pada saat seleksi dan beberapa
acara penting Hell Memoth, beberapa kali kuasa Mutlak pergi tanpa alasan yang
jelas dan mengatakan dirinya mendapat misi dari junjungan. Jika memang seperti
itu maka Tetua Yin Yang telah di hajar oleh 3 kuasa mutlak dan junjungan besar
Hell Memoth.”
Reynal meninju sebuah meja di sebelah kirinya. Ia semakin marah dengan Hell Memoth.
Sayup- sayup, ketua Remi dari seberang segera
memberitahukan kabar kedua yang tak kalah mengejutkan. Yang mana tetua Yin yang
pernah memberikan 3 buah buku kepada ketua Remi sebagai buku jurus dan teknik,
obat- obatan, dan formasi.
Para legenda telah menyelidiki dan melihat
ketiganya sangat luar biasa, bahkan dengan buku jurus dan teknik yang mereka
pelajari, kekuatan mereka meningkat dengan cepat dan menguasai banyak jurus
yang hebat dan kuat.
Dan ternyata itu adalah buku yang dapat
dikatakan setara dengan kitab kuno yang berharga. Segera saja Hell Memoth menginginkan
buku tersebut dari tangan Akademi Beladiri.
__ADS_1