Dark Game

Dark Game
11


__ADS_3

Benjamin menerima tanda dari Reynal, membuatnya sedikit


merasa lega. Ia bersama Kotaro dan Konjiro telah meningkatkan kewaspadaan


mereka setelah mendengarkan keributan pada salah satu kamar kosong. Benjamin


tentu dapat merasakan sisa energi dengan jelas yang ada disana. Ia menduga jika


Reynal bertarung dengan seorang pendekar tingkat tinggi.


Namun untuk alasannya mengapa mereka berdua bertarung, ia


belum mengetahuinya namun yang pasti disana juga terdapat sisa- sisa niat


membunuh yang tertinggal. “Besok pagi saya akan menemuimu!” Benjamin


mengirimkannya lewat pesan rahasia pada Reynal. Ia tentu tidak bisa segera


menemui Reynal malam itu.


Reynal yang menerima pesan Benjamin mengangguk pelan, Pemuda


itu memilih untuk beristirahat sambil memulihkan energi dan lukanya agar besok


ia kembali dalam kondisi prima.


~~


Di lain tempat, di dalam gubuk sewaan pangeran Hesgon dan


kasimnya Peruns. Mereka berdua mendapati Dark Elf kembali bersama dengan


seorang pria tampan  dengan wajah kesal


dan muram.


Pangeran Hesgon dan kasimnya sedikit merasa takut dengan


sikap dari pembunuh itu sehingga mereka yang awalnya tidak sabar untuk bertanya


hasilnya memilih untuk tetap diam, menunggu Dark Elf memberitahukan hasilnya


pada mereka. Tentu pangeran Hesgon memiliki rasa harap- harap cemas di hatinya,


wajahnya yang terlihat khawatir mendengar hasilnya.


Dark Elf pembunuh tersenyum sinis melihat keduanya. Ia

__ADS_1


dengan suram berkata “Kalian tidak mengatakan jika Pangeran Mahkota memiliki


penjaga rahasia yang kuat didekatnya! Kita hampir saja membunuh pangeran


mahkota jika penjaga itu tidak menghalangi kami!”


Tentu penjaga yang dimaksud oleh Dark Elf adalah Reynal, ia


tentu tidak berpikir jika Reynal bukanlah penjaga kekaisaran seperti yang ia


perkirakan. Raut wajah dari pangeran Hesgon dan Peruns berubah menjadi


terkejut.


“Apa maksudmu? Penjaga rahasia? Itu tidak ada! Kakakku yang


bodoh itu walau menganggap dirinya pintar tapi ia tidak pernah memikirkan


keselamatan terlalu jauh dengan memiliki penjaga rahasia!” ucap Hesgon yang


memiliki wajah paling terkejut.


“Lalu apa maksudmu saya berbohong? Kau pikir ada gunanya


saya berbohong pada kalian?!” Dark Elf sangat kesal ketika mendengar balasan


Peruns melihat pangerannya itu salah berucap segera


mengendalikan situasi, ia berkata pada Dark Elf “Saya percaya dengan apa yang


disampaikan oleh tuan. Tapi saya masih tidak percaya jika tuan tidak dapat


membunuh penjaga rahasia itu? Apakah ia begitu kuat?”  Peruns mengubah topik.


“Ya! Setidaknya ia cukup mampu untuk membunuh 10 bawahan Elf


yang berharga milik saya. Tapi tentu saya tidak akan membiarkannya hidup. Saya


telah melukainya dengan parah, meski nantinya ia dapat hidup dengan luka


seperti itu namun tidak dengan racun yang telah menguasai tubuhnya.”


Peruns dan pangeran Hesgon saling menatap bingung satu sama


lain. Mereka berdua jelas mengetahui jika yang dimaskud oleh Dark Elf adalah 10


pendekar dewa lapisan awal yang menjadi bawahan setia Dark Elf. Kekuatan mereka

__ADS_1


tidak lemah minimal hanya pendekar dewa lapisan 3 yang mampu lolos dari


kepungan 10 pendekar dewa dan membutuhkan pendekar dewa lapisan 4 untuk dapat


mengalahkan mereka.


“Peruns, apa kau mengenal seorang pendekar dewa lapisan 4 di


kekaisaran yang mungkin menjadi penjaga kakakku itu?” tanya pangeran Hesgon.


Peruns menggeleng pelan, ia kemudian bertanya pada Dark Elf


mengenai ciri- ciri penjaga rahasia yang dimaksud. Peruns dan Hesgon tentu


mengenal dengan baik siapa saja pendekar dewa lapisan 4 ke atas yang dimiliki


oleh kekaisaran. Mereka yakin akan mengetahui siapa orang itu jika Dark Elf


memberikan deskripsinya.


“Yang paling utama dia adalah seorang pemuda berusia kurang


lebih 20 hingga 25 tahunan dengan kekuatan utamanya adalah Sihir. Selain itu ia


juga sedikit memiliki kemampuan berlari yang cepat.” Ucap Dark Elf.


Keduanya sekali lagi mengerutkan kening ketika mendengar


deskripsi seperti itu.Mereka mengetahui beberapa pemuda yang berusia seperti


itu dengan kekuatan setara dengan pendekar Dewa lapisan 3 dan yang paling kuat


adalah lapisan 4. Namun tidak ada satupun dari mereka yang merupakan seorang


Mage/penyihir, melainkan adalah pengguna tombak dan senjata pedang.


“Tuan apakah anda yakin jika ia adalah seorang penyihir?”


tanya pangeran Hesgon sekali lagi. Peruns menepuk jidatnya melihat Pangeran


Hesgon tidak pernah belajar dari pengalamannya. Jelas ia mengetahui sifat dari


Dark Elf yang mudah tersinggung jika ucapannya diragukan oleh orang lain. Akibatnya


Peruns tidak dapat menahan Dark Elf pembunuh itu untuk tidak memukili Pangeran


Hesgon hingga dipenuhi oleh sayatan pisau khas seorang peri.

__ADS_1


__ADS_2