Dark Game

Dark Game
368


__ADS_3

Pandangan tetua Rou yang semula datar menjadi dingin. Ia


sebelumnya telah mendapat informasi dari salah satu keluarga besar desa Luwo


bahwa salah satu toko besar di desa Cenglou memiliki sebuah pil yang berguna


untuk meningkatkan budidaya seseorang.


Dengan informasi tersebut, patriak memerintahkan kepadanya


agar berkemas dan berkunjung dengan cepat kemari. Barulah setelah ia


mempelajari semuanya pada desa Cenglou, ia mendapati bahwa salah satu buangan


keluarga yang bertanggung jawab atas pil ajaib.


Semula ia ragu, sebab untuk menjual pil ajaib pastinya


memiliki latar belakang yang besar dan hebat. Ia mungkin akan membeli dari


mereka dengan cara yang bermartabat, namun setelah mendengar toko Angin Timur maka


ia berniat untuk merampas. Kini Manajer Lin berpura- pura tidak tahu dan ingin


memainkan drama di depannya.


“Lin Yan, apakah anda ingin bermain drama dihadapanku?”


Tetua Lin Rou telah sangat marah, energi Qi yang hebat


keluar dari dalam tubuhnya dan mengintimidasi Manajer Lin.


Manajer Lin yang terintimidasi oleh energi Qi yang besar


segera menjadi pucat, tak lama ia memuntahkan tiga teguk darah. “Tetua Rou apa


maksud anda? apakah anda lupa bahwa ini bukanlah daerah keluarga Lin? Terlebih


apakah anda melupakan perjanjian lima tahun lalu?!”


Mendengar ucapan Manajer Lin, tetua Rou sedikit mereda.


Energinya telah kembali meredam namun beberapa aura Qi yang besar masih terasa


samar dan mulai beredar di seluruh desa.


Bagaimanapun juga, energi Qi yang dilepaskan dalam jumlah


besar oleh seorang kultivator ranah Qi Maju yang menjadi legenda di desa


Cenglou yang miskin seperti itu sangatlah langka. Energi sisa tersebut segera


membawa gelombang Qi yang besar menyapu seluruh desa Cenglou.


Berbagai praktisi dan kultivator yang tengah berlatih maupun

__ADS_1


tidak segera menyadari sejumlah energi Qi yang besar. Itu termasuk kepala desa


Cenglou Ye dan Zhen Yuan.


Zhen Yuan yang baru saja selesai dalam memahami teknik


Pedang Terbang kini merasakan gelombang energi Qi yang besar. Dari sisa


gelombang dan energi samar yang masih terdapat di udara, Zhen Yuan dapat


memastikan bahwa energi terebut dilepaskan oleh seorang kultivator ranah Qi


Maju.


“Ranah Qi Maju? Apa kelapa desa telah menerobos, ah itu


tidak mungkin! Kepala desa masih berada pada ranah Qi sejati atas bahkan belum


mencapai Qi sejati Tinggi. Tapi jika bukan kepala desa lalu siapa? Atau mungkin


ini terkait Manajer Lin?”


Entahlah mengapa tebakan Zhen Yuan benar. Energi tersebut


terkait dari manajer Lin atau lebih tepatnya dari salah satu tetua keluarganya,


Lin Rou.


Walau penasaran, Zhen  Yuan tidak berani untuk bergerak kesana sebab bagaimanapun juga energi


dihadapan kultivator seperti itu.


“Mudah- mudahan tidak ada hal yang buruk terjadi”


Lain halnya dengan Zhen Yuan, kepala Desa Cenglou Ye kini


memiliki firasat buruk. Ia merasakan gelombang energi Qi yang hebat dan


kekuatannya berada jauh diatasnya.


“Orang ini sangat kuat, jika ia berniat buruk maka mungkin


tidak ada yang bisa menghentikannya” Cenglou Ye berlari menuju sumber ledakan


energi. Sebagai kepala desa, ia memiliki rasa kewajiban untuk melindungi


terlepas itu dalam kekuatannya atau tidak.


Kembali pada Manajer Lin dan tetua Rou. Mereka berdua kini


telah berdiam diri tanpa membuka sepatah kata apapun. Manajer Lin hampir saja


terluka parah akibat energi yang dilepaskan oleh tetua dan itu membuatnya


semakin membenci tetua Rou.

__ADS_1


“Saya tidak akan membunuh anda terlepas dari adanya lima


tahun yang lalu, tapi anda juga harus sadar bahwa saya kemari bukan atas kemauan


sendiri melainkan kemauan dari patriak. Jika anda menolak bekerja sama maka


toko Angin Timurmu ini akan selesai hari ini juga” tetua Rou tersenyum dingin.


Ancaman!


Inilah ancaman, Manajer Lin hampir saja kembali memuntahkan


seteguk darah setelah mendengarnya. “Hancurkan toko? Bagus! Tetua Rou anda


datang kemari tanpa sopan santun dan berusaha mengancam saya ditoko saya


sendiri, anda tidak punya pijakan lagi disini. Saya harap anda keluar dari toko


secepatnya!”


Manajer Lin berteriak di hadapan tetua Rou, ia sungguh marah


kepada Lin Rou hari ini. setelah semua, penyebab dari pembuangannya juga campur


tangan atas Lin Rou kini ia juga mengancam toko yang mana menjadi kehidupan


satu- satunya bagi Manajer Lin.


“Hmph! Anda akan menyesal melakukan ini, saya akan


melaporkan anda pada patriak.” Dengus tetua Rou.


Manajer Lin mendengar namun ia hanya membalas dingin, “Walau


anda mengatakan itu tapi saya tidak takut. Dengar baik- baik, desa Cenglou


merupakan kekuasaan dari kota Angin Timur dibawah kekuasaan keluarga Ceng,


keluarga Lin anda tidak memiliki hak!”


Memang benar apa yang dikatakan oleh Lin Yan atau manajer


Lin. Setelah semua, walau patriak keluarga Lin berkunjung dan mengancamnya


namun karena hubungan antara keluarga Ceng dan desa Cenglou, keluarga Lin harus


mengambil sikap baik. Inilah salah satu alasan Manajer Lin juga mendirikan


tokonya pada desa Cenglou.


Lin Rou pergi begitu saja, ia terlihat sangat kesal dan


berniat untuk melaporkan hal ini pada patriak keluarga Lin. “Lin Yan, anda akan


menanggungnya. Patriak akan menyeret anda!”

__ADS_1


__ADS_2