
“Kau yakin ingin membunuhku? Kau tidak akan bisa!” Black
Dangger kini telah dililit oleh akar pengikat mangsa disekujur tubuhnya. Ia
tidak lagi bisa menyerang ataupun menggerakkan badannya. Namun bukannya takut,
Black Dangger terlihat biasa saja.
Draco mengangkat alisnya bingung ketika mendengar pertanyaan
seperti itu keluar dari mulut orang yang hidupnya berada di tangan orang lain.
Barulah ketika ia melihat sesuatu keluar dan melesat dengan cepat dari Black
Dangger tentunya.
“Ternyata kau mengirimkan pesan bantuan?” Draco terkekeh
pelan, “Baiklah, saya harap bantuan yang akan datang kemari tidaklah lemah
seperti dirimu!”
Draco kemudian mengangkat Black Dangger menggunakan akar
pengikat mangsa, ia membawa kuasa mutlak Hell Memoth seperti hewan membuat
wajah dari Black Dangger menjadi suram.
Kemudian Draco kembali ke tempatnya semula, disana telah
berdiri Albert yang tengah memperhatikan tetua Qin Feng menghadapi para
pendekar lainnya.
“Anak itu sungguh berbakat-“ ucapan Albert terhenti ketika
melihat Draco membawa Black Dangger. “Apa kau tidak salah membawanya seperti
itu? Dia adalah kuasa mutlak Black Dangger yang terkenal!” lanjutnya.
Albert kemudian mendekati Black Dangger, ia mengeluarkan
sebuah pedang berukuran satu setengah meter yang hampir mirip dengan samurai. Black
Dangger mengira Albert akan melepaskannya membuat wajah dari Black Dangger
__ADS_1
kembali senang. Namun tidak pernah ia duga, Albert bukannya melepaskannya dari
akar pengikat mangsa alih- aih ia menggunakan pedangnya untuk menusuk perut
dari Black Dangger.
“Ahhhh!” Black Dangger menjerit kesakitan. Ia merasakan besi
yang dingin menyentuh daging dan juga kulit perutnya yang mulai mengalirkan
darah.
Albert tertawa melihat itu, ia kemudian memotong seluruh
jari Black Dangger dan berkata “Hukuman yang saya berikan kepadamu, sepuluh
jari tanganmu saya potong adalah karena kau menggunakan kemampuan pedangmu
untuk kejahatan. Perutmu sudah ditembus oleh pedang Matahari. Tinggal menunggu
untukmu merasakan panas dan rasanya terbakar oleh dosa.” Albert dengan mudah
membersihkan noda darah yang menyangkut di pedangnya lalu kembali menyimpannya
Draco hanya bisa menggeleng dengan sikap Albert, kadang ia
merasa peraturan pendekar pedang terlalu merepotkan untuk dirinya, “Untung saya
menyukai sihir, jika tidak maka mungkin pedang adalah senjata yang saya gunakan
untuk bangkit.” Gumam Draco.
Tak lama setelah itu, sesosok wanita cantik dengan pakaian
yang Ia kenakan berwarna serba hitam muncul secara tiba- tiba diantara Draco
dan Albert. Itu tidak lain adalah legenda Lucy Lancer ilmu hitam.
“Hei Lucy, sedang apa kau kemari? Ini bagian saya dan Draco!
Sebaiknya anda kembali mencari terget lain” keluh Albert melihat wanita
penyihir yang menyebalkan muncul.
Lucy terkekeh pelan namun tidak membalas. Ia malah
__ADS_1
menempelkan jari telunjuknya di depan bibir seraya memerintahkan Albert untuk
tidak ribut. Lucy kemudian menoleh kea rah Black Dangger. Wanita itu kemudian
mendekati Black Dangger dan sedikit mengendusnya.
“Seseorang dengan kekuatan Pendekar Dewa Bumi memiliki bau
yang sama dengannya. Sungguh keduanya adalah bau kegelapan yang busuk, membuat
hidungku mendapat alergi” dengus Lucy sambil memegangi hidungnya.
Albert tanpa diduga menjadi bersemangat, ia selama ini
sangat jarang bertarung dengan orang kuat apalagi dengan pendekar Dewa Bumi. Tentunya
ia mengetahui jika lawannya adalah pendekar dewa bumi maka ia tidak akan
memiliki kesempatan untuk menang. Tapi Albert tidak berniat untuk menang
melainkan menambah pengalamannya bertarung. Itulah arti dari pendekar pedang
yang di anut oleh Albert.
“Mana? Saya tidak sabar ingin melawannya!” ucap Albert, ia
menoleh kiri dan kanan seolah berharap lawannya berada disana.
Lucy berdecak kesal, “Kau tidak akan melawannya, ia mungkin
sangat kuat. Lebih baik serahkan ini pada Saya dan Draco sementara kau akan
mengurus yang lainnya”
“Yang lainnya? Apa maksudmu?” tanya Albert bingung.
“Kau akan tahu sendiri nanti” ucap Lucy sambil tersenyum
lebar memperlihatkan giginya yang seputih susu.
Jika saja Lucy tidak terkenal kejam dan sangat kuat maka
mungkin akan banyak tetua dari Akademi Beladiri atau guild besar lainnya untuk
pendekatan dengannya.
__ADS_1