
Reynal baru saja ingin mencari para legenda di wilayah
subur, namun setelah lama mencari ia tidak menemukan satupun dari mereka
membuat Reynal cukup kesal. Bagaimanapun juga, ia sangat terburu- buru sehingga
tidak focus mendengarkan berita yang akan membuatnya tercengang.
Reynal dengan langkah cepat mulai mencari kepada seluruh
pelosok yang ada, tapi entah seberapa kuat tekadnya tetap saja ia tidak
mendapatkan 10 legenda.
Akhirnya dengan suasana yang cukup kecewa, Reynal memutuskan
untuk kembali ke wilayah kering. Tapi otaknya yang encer itu seakan memberinya
jalan lain pada Reynal. Sebuah ide yang cukup gila menggelitik minatnya.
“Saya bisa memanggil Lucifer untuk menghadapi Kuangceng itu!
Dan pasti akan mudah baginya untuk mengalahkannya. Tapi jika saya memanggil
Lucifer disini maka itu sama saja membuat para kekuatan puncak mengarahkan
pandangannya. Bagaimanapun juga, seorang pendekar dewa yang kompeten memiliki
kepekaan terhadap energi sangat besar, saat itu rahasia terbesarku akan
terbongkar!”
Reynal dengan cermat menghitung seluruh kerugian maupun keuntungan yang sekiranya ia dapatkan ketika
menggunakan ide ini untuk melepaskan ras manusia yang ditahan oleh Kuangceng.
Tapi sejahat- jahatnya dan sekejam- kejamnya Reynal, ia
tetaplah seorang pemuda manusia yang memiliki hati Nurani dan kebajikan tidak
seperti bangsa Orc dan Demon. Ia tentu akan menggunakan segala cara untuk
menolong mereka yang ia kenali.
Lagipula alasan mereka tertangkap juga karena dirinya. Sebab
__ADS_1
itu Reynal sedikit banyak memiliki perasaan bersalah dan tanggung jawab
memenuhi hatinya. Sebab itu Reynal membulatkan hatinya untuk menjalankan
rencananya itu apapun yang terjadi selanjutnya.
“Untunglah saya sudah memberikan sihir lokasi pada setiap
anggota guild Raja Nirwana dan yang lainnya. Dengan mengikuti lokasi mereka,
saya bisa mengetahui dimana Kuangceng itu menahan mereka semua”
Reynal kemudian menggunakan sihirnya untuk melacak lokasi
mereka. Seperti GPS pada di dunia asalnya, Reynal menggunakannya sebagai
petunjuk arah karena ia sedikit tidak menguasai medan yang ada disana.
Tidak perlu terlalu jauh dari wilayah kering, Reynal
berhasil menemukan lokasi dari Kuangceng dan para tahanan yang ia tangkap. Walau
telah berada didepan mata, pertama- tama Reynal menggunakan sihir transparannya
lalu memasuki gua yang tersembunyi itu.
telah menemukan mereka yang diikat dengan begitu kuat di tangan serta kakinya.
Serta wajah dan bagian tubuh mereka terlihat bekas cambukan dan pukulan yang
membuatnya sangat membekas dan beberapa masih mengeluarkan darah.
Reynal sangat marah dan mengutuk Kuangceng dalam hatinya. Ia
jelas memperlakukan mereka semua dengan sangat tidak manusiawi. Terlebih,
Reynal dapat melihat beberapa orang yang dekat dengannya seperti tetua Parsi
dan Fengtian serta wakil Chayton dan Rafaella.
Hampir saja Reynal tidak bisa mengendalikan dirinya dan
pergi melepaskan mereka jika saja tidak mengingat masih terdapat Kuangceng di
ruangan yang lebih dalam.
__ADS_1
Disana Reynal melangkah lebih pelan sampai akhirnya ia
menemukan Pendekar tunggal yang memiliki wajah seram layaknya Orc dengan kulit
berwarna hijau lumut sedang berusaha untuk melakukan semedi disana.
“Saya akan menunggunya memasuki semedi yang dalam lalu
setelah itu saya akan pergi menyelamatkan yang lainnya”
Reynal duduk disebuah batu datar yang tak jauh dari sana. Sedikit
ketika ia menunggu Kuangceng, ia memperhatikan kekuatan dan energi yang
dimiliki oleh Kuangceng. Berharap jika Kuangceng tidak sekuat dan sehebat yang
ia dengarkan dari para pendekar sebelumnya.
Namun apa yang membuatnya sedikit terguncang adalah kekuatan
Kuangceng nyatanya sehebat yang didengar. Terbukti ketika Reynal mencoba untuk
menggunakan sihirnya memeriksa tubuh dari Kuangceng. Sang pendekar itu
nampaknya menyadari dan buru- buru meningkatkan kewaspadaannya.
Reynal juga hampir saja ketahuan jika ia tidak cepat untuk
menarik energinya sebelum Kuangceng dapat mendeteksi lokasinya dari asal energi
tersebut. Dari situ saja dapat dilihat Kuangceng memiliki kepekaan yang kuat. Setidaknya
ia setara dengan para legenda terlemah saat ini.
Tapi Reynal seperti belum puas sehingga ia mencoba untuk
menggunakan Teknik lainnya untuk memeriksa kekuatan Kuangceng. Namun pada
akhirnya ia tetap tidak bisa mengecek Kuangceng dengan beragam Teknik yang ia
miliki.
“Setidaknya kekuatan yang dimilikinya dapat saya ukur ketika
ia sedang bertarung.” Reynal sedikit kecewa. Ia sepertinya sedikit meremehkan
__ADS_1
Kuangceng.