Dark Game

Dark Game
141. Kemenangan


__ADS_3

Setelah melakukan serangan yang sangat besar terhadap malaikat Beurik, Secret Stink tidak dapat lagi menahan dirinya untuk tidak terjatuh. Ia telah kembali dalam bentuk Elf miliknya karena kehabisan energi.


Para petinggi segera menolong Secret Stink, saat ini Secret Stink berhasil membunuh empat orang dari petinggi Hell Memoth dan membuat situasinya kembali berubah. Secret Akio juga telah berhasil membunuh Zimba setelah bertarung beberapa serangan.


Namun korban dari pihak guild Secret God juga tidak dapat dipandang sebelah mata. Seorang Petinggi guild berhasil dibunuh oleh Malaikat Beurik sebelum akhirnya ia meninggal. Daisy juga telah melakukan kutukan tingkat tinggi miliknya pada Secret Jung membuat salah satu wakil ketua Guild Secret God itu sekarat.


Dua orang petinggi guild juga mengalami masalah serius setelah bertarung habis habisan dengan WiniFried. Secret Akio menggantikan posisi mereka, setidaknya kekuatan Secret Akio mampu mengimbangi bahkan sedikit lebih diatas dari malaikat WiniFried yang telah sangat kelelahan akibat melawan tiga petinggi utama guild Secret God.


“Hari ini adalah hari kematian kalian, aliran Hell Memoth tidak akan pernah berjaya pada Humanie Empire.” Secret Akio mengeluarkan jurus terbaiknya, berbeda saat melawan Zimba, ia kali ini menggunakan kekuatan penuhnya.

__ADS_1


“Prince Elemen, tidak kusangka aku akan bertarung denganmu hari ini. Rencanya Aku akan membunuh mahkluk rendahan yang telah membunuh pasanganku, Malaikat Beurik Cilampak Napindang.” Malaikat WiniFried mengeluarkan gelombang kejut yang cukup besar setelah menoleh ketempat Secret Stink beristirahat.


“Hahaha, kau tidak akan membiarkanmu membunuhnya” Secret Akio saat ini telah memasuki mode Elementalis Master, ia berubah wujud menjadi seorang pangeran elemen. Pada bagian punggungnya terdapat sepasang sayap berwarna biru es.


“Sayap Pendekar Es Abadi, hahaha kali ini akan tamat jika melawannya.” Gumam WiniFired, ia segera memutar otaknya mencari cara agar ia tidak mati hari ini. Tak beberapa lama senyuman menghiasi wajah WiniFried, ia mendapat sebuah ide cemerlang.


“Kau memiliki wajah yang tampan, kekuatanmu juga saat ini sebanding dengan pendekar yang telah membunuh suamiku itu.” Ucap WiniFried sambil menunjuk Stink, ketiga petinggi Guild yang bertugas melindungi Secret Stink menjadi waspada.


“Dengan bantuan ku kau akan mendapatkan posisi sebagai Malaikat baru menggantikan posisi Malaikat Beurik. Selain itu kau akan menjadi pasanganku, ini adala penawaran terbaik yang bisa kau dapatkan kali ini.” WiniFried berbicara dengan sedikit manja pada Secret Akio.

__ADS_1


Secret Akio terkenal dengan wajahnya yang tampan serta kemampuannya yang hebat walau umurnya masih sangat muda, ia berhasil mencapai posisi Wakil Ketua Guild pada umur tiga puluh tahun dan menjadi salah satu dari tiga puluh pendekar terkuat di dunia.


“Tawaranmu ini sulit untuk di tolak, tapi apa kau pikir aku akan menerimanya? Jelas aku lebih baik mati daripada menjadi bagian dari kalian.” setelah berkata seperti itu, atmosfir udara disekitar mereka berdua menurun. WiniFried berniat untuk kabur setelah merasa Secret Akio menolak tawarannya.


“Mau lari seperti si tua itu? Aku tidak senaif Secret Stink, aku tidak akan membiarkan satu musuh kecil sekalipun dapat kabur dari sini.” Secret Akio terbang dengan sepasang sayap es miliknya. Ia menghujani WiniFried dengan elemen Esnya.


WiniFried tidak dapat menahan serangan sebesar itu karena energinya telah terkuras habis pada pertarungan sebelumnya. WiniFried menjerit kesakitan setelah mendapat serangan dari Secret Akio.


“Ice Elemental Dimensi” seketika tubuh WiniFried membeku, bukan hanya tubuhnya sekitar seratus meter dari tempatnya juga terlihat membeku. WiniFried melihat Secret Akio berjalan kearahnya dengan sebuah pedang elemen ditangannya.

__ADS_1


“Matilah dengan tenang” Secret Akio menusuk WiniFried tepat pada jantungnya, mata pedang Akio ketika bertemu dengan bagian tubuh WiniFried mampu membuat bagian tubuh tersebut membeku dengan cepat. WiniFried akhirnya jatuh tak berdaya dengan seluruh tubuh membeku, bahkan darah dan seluruh sel dalam tubuhnya ikut membeku.


__ADS_2