
“Sebelumnya aku tidak berniat untuk serius menghadapi kalian tetapi justru kalian sendiri yang memaksaku untuk melakukannya. Aku berniat baik ingin bernegosiasi namun sepertinya kalian sangat percaya dengan kekuatan yang kalian miliki” ucap Reynal sambil mengeluarkan sihir elemennya untuk menyerang salah satu pendekar tingkat Galaksi.
“Racun Kelabang Hitam” tetua Nie yang menjadi pemimpin kelompok tersebut segera membalas serangan elemen milik Reynal membuat serangan Reynal berhasil dipatahkan.
“Pisau Racun Dua Mata” tepat ketika tetua Nie melepaskan jurusnya, seorang pendekar semesta lainnya juga ikut melepaskan serangannya pada Reynal. Kecepatan serangannya sangat cepat membuat Reynal harus terpukul mundur lima langkah.
Akibat dari serangan tersebut, Reynal mendapatkan luka tusukan pada bagian tangan sebelah kiri atas di dekat bahu. Pisau yang menjadi senjata untuk menyerangnya masih tertancap disana. Pisau itu berukuran lebih kecil dari pisau biasa dengan bentuk dan ukuran menyerupai sebuah pisau ninja kecil.
Reynal mencabut pisau tersebut dari tangannya, tepat saja semburan darah berwarna hijau pekat keluar dengan sedikit deras. Reynal terkejut ketika melihat darahnya yang berubah menjadi warna hijau pekat.
“ Racun?” tanyanya dalam hati.
Ketika Reynal masih termenung dan mencoba memikirkan penyebab darahnya menjadi hijau, para pendekar yang menghadangnya kini mulai tersenyum dan tertawa. Mereka berpikir bahwa serangan mereka berhasil melumpuhkan Reynal dengan mudah.
“Sayang sekali kau harus mati ditanganku, aku tahu sekarang ini kau pasti tidak dapat bergerak karena rasa sakit yang melanda tubuhmu saat ini.” Ucapnya.
“Benar, jika saja kau ikut kami dengan sukarela mungkin saja kau tidak akan berakhir seperti ini. Hari ini kau telah merasakan sendiri kekuatan dari Guild Seribu Racun. Tenang saja kematian mu ini tidak akan menyebar kedunia luar sehingga kami tidak akan mendapatkan masalah kedepannya.” Ucap tetua Nie.
Mereka semua tidak tahu jika Reynal hanya berpura- pura tidak dapat menggerakkan badannya. Racun tingkat menengah seperti ini tidak akan mampu untuk melukai Reynal yang memiliki sayap racun dan herbal.
Siasat Reynal berhasil, ia kini telah mengetahui guild yang menyerangnya setelah mendengar kesombongan tetua Nie.
__ADS_1
Reynal sungguh tidak mengira guild Seribu Racun akan bertindak seperti ini. Karena sangat kesal, Reynal kembali melemparkan senjata pisau ditangannya pada salah satu pendekar tingkat Galaksi.
Pisau itu bergerak begitu cepat bahkan melebihi kecepatan serangan dari pendekar semesta sebelumnya. Pendekar tingkat Galaksi yang menjadi sasaran serangan Reynal tidak cepat menyadari sebuah serangan melesat kearahnya begitupula kelima pendekar semesta yang lain.
Barulah ketika pisau itu mengenai sasarannya, mereka semua tersadar apa yang telah terjadi. Para pendekar guild Seribu Racun segera mencari keberadaan Reynal yang telah menghilang dari padangan mereka.
Pendekar tingkat Galaksi yang menjadi sasaran Reynal tidak berkutik, tubuhnya seketika menjadi kaku dan mengeluarkan bau busuk yang sangat tidak sedap.
“Kalian pantas disebut sebagai pendekar Racun, bermain racun adalah keahlian kalian. Tetapi hari ini kalian salah sasaran, aku bukanlah seorang pendekar yang tidak tahu apa- apa.” Reynal muncul begitu saja setelah kembali menghabisi seorang pendekar tingkat Galaksi lainnya.
Kondisi pendekar tersebut tidak lebih baik dari pendekar sebelumnya, tubuh mengeluarkan cairan berwarna putih kental dengan bau amis yang menyeruak keluar dari seluruh lubang.
Kelima pendekar Semesta dan pendekar Galaksi lainnya terkejut dengan serangan yang diberikan oleh Reynal. Tetua Nie yang menjadi anggota guild Seribu Racun telah sangat mengenal berbagai jenis racun membuatnya terkejut ketika mendapati kedua anggotanya dibunuh dengan sebuah racun tingkat Bumi.
“Tidak mungkin, kita tahu bahwa perlu penguasaan tingkat tinggi untuk menggunakan racun tingkat bumi pada lawan. Pada Guild Seribu Racun saja hanya para tetua yang diizinkan untuk menggunakannya.”
Pendekar tingkat Semesta lapisan tiga yang memiliki pakaian paling mewah disana menjelaskan pada anggotanya yang lain. pendekar tersebut juga berkedudukan sebagai tetua luar dari guild Seribu Racun bersama dengan tetua Nie.
“Tetua Tenggu, bagaimana mungkin itu bisa terjadi? Ia hanya seorang pendekar tingkat Matahari Warna, walau mungkin ia memiliki kristal matahari emas namun itu belum cukup untuk dapat mengendalikan racun bumi.” tanya seorang pendekar semesta yang membawa senjata ninja kepada pendekar berpakaian mewah tersebut.
“Aku tidak tahu itu tapi sepertinya ia juga seorang pendekar racun.” Tandas tetua Nie.
__ADS_1
“Hahaha, kalian baru menyadarinya, tapi semuanya telah terlambat.” Reynal sekali lagi menyerang pendekar tingkat Galaksi yang sebelumnya ingin menyerang Reynal dengan racun Api. Namun kali ini serangan Reynal mampu dipatahkan oleh tetua Nie dengan bantuan tetua Tenggu.
Setelah menahan serangan Reynal, tetua Nie akhirnya memutuskan untuk menghadapi Reynal sendiri. Ia telah mengukur secara samar kekuatan Reynal dari serangan racun yang ia hadapi sebelumnya.
Tetua Nie yakin walaupun Reynal merupakan pendekar racun berbakat dan mampu menandinginya tetapi tetua Nie saat ini adalah pendekar tingkat Semesta sedangkan Reynal hanyalah seorang pendekar Matahari Warna. Perbedaan kekuatan mereka terlalu jauh membuat Tetua Nie merasa diatas angin.
Disisi lain berkat tenaga dan energi Reynal yang sangat besar juga kemampuannya untuk mengembalikan energinya yang telah ia gunakan sangat cepat membuat Reynal mampu berhadapan dengan seorang pendekar tingkat Semesta papan atas seperti tetua Nie.
Namun saat ini bukan hanya tetua Nie yang menghadangnya tetapi lebih dari sepuluh pendekar, terlebih lima diantaranya merupakan pendekar tingkat Semesta dan lainnya pendekar tingkat Galaksi.
Reynal mengerahkan para undied miliknya untuk menyerang lawannya yang tersisa sementara ia mencoba untuk menghadapi tetua Nie. Ketiga Undide tingkat Semesta miliknya ia arahkan untuk menyerang ketiga pendekar tingkat Semesta lainnya.
Tetua Tenggu turut membantu tetua Nie dalam menghadapi Reynal, menurutnya akan lebih mudah memenangkan pertarungan ini jika pengendalinya telah terluka. Akibatnya Reynal harus berjuang untuk mengalahkan mereka berdua .
~~
**Author ingin meminta maaf apabila kedepannya Dark Game akan sering terlambat Update atau tidak Update setiap harinya sebab Author hanya dapat mengandalkan HP yang saat ini sedang dalam masa perawatan dan perbaikan.
Saya harap para pembaca dapat memaklumnya, Author berjanji walau HP masih belum selesai, Author akan berusaha untuk tetap Update setiap hari menggunakan Hp pinjaman teman yang ada namun mungkin hasilnya akan lebih sedikit dari yang biasanya...
Terimakasih...
__ADS_1
~~
Ayo beri vote dan like pada novel Dark Game. Vote sebanyak- banyaknya yah... Oh iya jangan lupa buat bergabung dalam grub Chat Dark Game ( dapat dilihat dibawah kolom vote pada profil utama cerita atau kunjungi profil penulis) disana akan ada informasi seputar Dark Game(bocoran eps selanjutnya) serta jadwal update Dark Game setiap harinya. Dan yang paling penting, disana Author akan membagikan puluhan poin gratis setiap harinya pada beberapa anggota, jadi tunggu apa lagi? buruan gabung**!!