Dark Game

Dark Game
111


__ADS_3

Tornado itu awalnya membuat banyak pendekar lemah ketakutan. Mereka mengira musuh Akademi Beladiri datang menyerang hari ini. Namun ketakutan mereka segera lenyap digantikan ekspresi takjub dan kagum setelah melihat tornado itu berubah menjadi sebuah kendaraan terbang yang megah.


Kendaraan itu memiliki 4 pilar agung yang memancarkan aura sihir yang kuat. Di masing- masing pilar terdapat sesosok pria dan 3 orang wanita. Kekuatan mereka adalah seorang pendekar dewa Bumi.


Namun bukan itu yang menjadi fokus utama orang banyak, itu adalah sebuah kursi berlapis kristal sihir yang diduduki oleh seorang pria paruh baya yang memakai baju jubah panjang berwarna emas. Jubah panjangnya berkibar membawa sensasi sihir yang luar biasa.


Ia memegang sebuah tongkat saint yang tidak kalah hebatnya dengan tongkat sihir saint yang dimiliki oleh Reynal.


“Kami kekaisaran Penyihir Utama meminta maaf datang terlambat.” Pria itu berkata.


Ternyata mereka adalah kekaisaran Penyihir Utama. Sama seperti penyambutan kekaisaran Elf sebelumnya, setelah Akademi Beladiri menyambut mereka, lima kursi berlapis muncul melalui formasi yang agung.

__ADS_1


“Ketua Remi, saya ingin bertanya siapa yang merancang formasi yang hebat seperti ini? sungguh setelah ini mungkin kami akan mengundangnya untuk merancang formasi seperti ini di kekaisaran Kami” ucap kaisar Penyihir Utama dengan penuh kekaguman.


“Itu adalah maha karya dari tetua utama kami, Tetua Qin Feng. Ia juga merupakan pemimpin dari faksi formasi Akademi Beladiri” ketua Remi memperkenalkan. Segera tetua Qin Feng maju dan membungkuk hormat pada rombongan tamu.


Walau jumlah rombongan dari kekaisaran Penyihir Utama hanya berjumlah 5 orang, namun masing- masing mereka adalah kaisar dan 4 penyihir agung kekaisaran. Itu sudah cukup mengimbangi rombongan kekaisaran Elf yang datang.


Mengira sudah berakhir, puluhan lesatan cahaya dilangit kembali menghiasi Akademi Beladiri. Kali ini bukan kereta kuda ataupun tornado sihir. Melainkan itu adalah puluhan pendekar yang tengah terbang menggunakan sapu terbang mereka.


Seorang wanita paruh baya dengan jubah hijau dan tongkat sihir pendek ditangannya memimpin rombongan itu. Dengan suara yang penuh semangat mereka memperkenalkan diri sebagai utusan dari kekaisaran Sihir Tinggi.


Sama seperti sebelumnya, Akademi Beladiri kembali menyambut mereka dan menyiapkan kursi tamu kehormatan. Para tamu undangan memiliki ekpresi yang sangat bersemangat. Pasalnya mereka saat ini terasa sangat terhormat karena bisa menerima undangan dari Akademi Beladiri dan hadir disana sebagai tamu bersama dengan utusan dari kekaisaran lainnya.

__ADS_1


Rasa hormat dan kagum mereka pada Akademi Beladiri semakin bertambah besar. Sebab mereka dapat melihat bahkan 3 kekaisaran yang hadir tidak memiliki udara kesombongan dihadapan Akademi Beladiri. Ini sepenuhnya membuktikan jika kekuatan Akademi Beladiri telah menjadi sangat disegani di kekaisaran lainnya.


Mungkin setelah hari ini kekuatan terkuat kekaisaran Humanie telah resmi berpindah ke tangan Akademi Beladiri.


“Para tamu terhormat, saya merasa sangat senang sekaligus bahagia melihat anda semua sudi mengunjungi Akademi Beladiri. Saya harap jamuan dan pelayanan kami hari ini dapat memuaskan.” Ketua Remi berkata dengan rendah hati.


“Spesial untuk hari ini, kami memiliki sebuah peluang untuk para tamu terhormat. Bagi kami, Akademi Beladiri memberikannya pada kalian adalah suatu keberuntungan.” Lanjutnya.


Mendengar hal itu para tamu mulai gelisah, mereka sangat penasaran dengan peluang yang dibicarakan oleh Akademi Beladiri.


“Seperti yang diketahui bahwa Akademi Beladiri memiliki banyak sekali formasi peningkatan yang dapat meningkatkan kekuatan para pendekar Semesta dan Dewa. Namun baru- baru ini kami mendapatkan sebuah peluang untuk meningkatkan kekuatan pendekar Dewa menjadi Dewa Bumi.”

__ADS_1


Segera bukan hanya para tamu yang semangat kali ini, bahkan wajah dari ke tiga kaisar agung yang hadir juga ikut berwarna.


“Ketua Remi, jika saya menebak dengan benar maka 10 pendekar legenda yang ada disini juga berhasil meningkatkan kekuatan mereka berkat peluang ini bukan?” Kaisar Elf bertanya.


__ADS_2