Dark Game

Dark Game
308. Menjebak Embert


__ADS_3

Tiga hari setelahnya barulah Reynal kembali merasakan energi


tanda pengakuan Koin Keberuntungan, walau masih samar namun ia yakin bahwa


cepat atau lambat Koin Keberuntungan akan menunjukkan dirinya.


Selain tanda pengakuan, Reynal juga merasakan energi mahkluk


hidup yang mendekat. Walau tidak banyak namun entitas yang mereka keluarkan


cukup besar bahkan yang terlemah dari mereka setidaknya sebanding dengan


tingkat Galaksi Super.


“Embert dan yang lainnya pasti telah menemukan tanda


keberadaan saya. Lebih baik saya bersiap untuk menarik tiga monster golem serta


beberapa undied Semesta.” Reynal sedikit merasa kecewa sebab dirinya belum


menemukan langkah selanjutnya untuk meningkatkan kekuatan menjadi Galaksi Mega.


Kekuatannya saat ini hampir mencapai puncak dari Galaksi


Super dan ia yakin jika dapat bertahan lebih dari seminggu disana maka ia


mempunyai kesempatan untuk naik menjadi kekuatan Galaksi Mega.


Lebih butuh sepuluh menit untuk menyiapkan berbagai jebakan


serta mengkordinir pasukan buatannya. Kali ini jebakan yang ia gunakan berasal


dari kekuatannya sendiri yaitu elemen, racun dan lain sebagainya.


 Berbagai macam


jebakan elemen ia pasangkan pada pintu masuk menuju air terjun lalu disusul


oleh beberapa tanaman beracun yang telah ia lumpuhkan sebelumnya. Tanaman racun


tersebut akan berperan sebagai pengalih perhatian agar fokus mereka teralihkan.


Jebakan utama disana adalah racun tingkat Langit yang ia campurkan bersama


dengan beberapa helai sayap beracun miliknya.


Jika saja ia diperbolehkan menggunakan batu kekuatan dan


tongkat Saint maka mungkin baginya untuk memanggil dua gerbang neraka, Sang


Poison King dan Blood King, Lucifer. Keduanya pasti dapat mengatasi kelompok


pengganggu dengan mudah selagi ia meningkatkan kekuatan dengan tenang dan


damai.

__ADS_1


Selain itu ia dapat memanggil lima undied tingkat Dewa yang


telah ia kembangkan. Dengan begitu ia tidak perlu repot dalam mencampuri urusan


mereka.


Setelah memasang berbagai perangkap, Reynal membuat para


pasukannya untuk bersiap menyerang. Nantinya siapa saja yang berhasil melewati


berbagai perangkapnya dengan selamat akan mendapatkan serangan kejutan dari


puluhan prajuritnya yang kuat.


Energi para penyerangnya semakin tebal, begitupula dengan


energi koin Keberuntungan. Reynal berharap Koin Keberuntungan muncul setelah ia


selesai mengatasi para penyerang dari guild Raja Nirwana agar urusannya tidak


semakin rumit. Dengan tenang ia menunggu para mangsanya memasuki jebakan.


~~


Embert tidak memiliki waktu untuk menyesali perbuatannya. Lima


tetua yang paling ia percayai kini terbaring lemas tak berdaya dan terancam


meninggal akibat menggunakan energi terlalu banyak. ia ingin membawa mereka


harus dapat meneruskan perjalanan apapun yang terjadi.


“Jasa dan usaha kalian hari ini tidak akan pernah saya


lupakan” ucap Embert dengan nada sedih lalu mulai menguburkan mereka satu


persatu. Setelah itu ia memerintahkan para prajuritnya yang tersisa untuk


bersiap memasuki lembah pelangi. Dengan berat mereka memasuki lembah pelangi


yang mestinya mereka lewati empat hari yang lalu.


Embert memasang sikap siaga dan waspada, takut terjadi hal


yang serupa kedua kalinya setelah memasuki lembah. Namun sepertinya ekspektasi


tidak selalu sesuai dengan realita yang ada. Kelompoknya dengan mudah merasakan


energi pusat lembah setelah berjalan tiga hari berturut- turut.


Mereka tidak pernah berpikir bahwa lembah yang mereka kenal


sebagai salah satu tempat paling berbahaya disana dapat dengan mudah dilewati. Walaupun


beberapakali mereka menghadapi kawanan monster ataupun kaisar monster.

__ADS_1


“Kita hampir sampai pada pusat lembah! Setelah itu kita


dapat menangkap anak itu. Jangan biarkan ia lolos kali ini” Embert tidak lagi


menahan pasukannya untuk berbuat frontal pada musuhnya. Ia sangat kesal dan


marah terhadap tergetnya kali ini karena berhasil membuat sebagian pasukannya


tewas bersama dengan enam tetua kepercayaannya.


Embert tidak pernah sekalipun melalui misi yang begitu sulit


dan merugikan seperti kali ini. Bahkan misinya yang paling buruk sebelumnya


hanya mengakibatkan tiga orang pasukan elitnya gugur. Kali ini tentu akan


mengakibatkan pasukan dibawah naungannya melemah drastis serta mengakibatkan


kekuatan dari guild Raja Nirwana secara keseluruhan berkurang.


Lima orang tetua dengan kekuatan berada dipuncak Semesta


lapisan lima yang sedikit lagi mendekati tingkat Dewa adalah aset yang sangat


berharga bagi guild sebab itu Embert merasa sangat kesal dan takut jika


ketuanya, Jacson Prier akan menghukumnya.


“Berhenti!” ditengah perjalanan mereka mendekati pusat


lembah, Embert memberhentikan pasukannya secara tiba- tiba.


Penciumannya yang tajam memperingatkan dirinya mengenai


beberapa bahaya yang berada di depan. Tentu ia tidak lagi akan berbuat


semberono dalam melangkah, dengan hati- hati ia memimpin pasukannya.


Beberapa langkah kemudian barulah ia melihat beberapa


jebakan elemen yang dipasang tepat di depan pintu masuk air terjun lembah


pelangi. Sedikit senyuman tersungging di bibirnya, ia tahu betul tingkatan


kekuatan yang berada pada jebakan tidak mampu untuk membunuhnya dan pasukannya.


“Di depan kita ada jebakan namun seperti yang kita lihat


jebakan tersebut hanyalah tingkat Galaksi. Tidak akan ada yang dapat


mencelakakan diri dengan terlalu parah. Semuanya maju!”


Akhirnya sikap paranoid yang ia pasang tiga hari yang lalu


kini mulai memudar. Jelas ia begitu meremehkan jebakan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2