
Sungguh wajar bagi Ling Shi Ze mengetahui mengenai dua
senjatai besar yang dimiliki oleh Hell Memoth seperti Nymph. Sebab ia juga
merupakan salah satu dari enam petinggi Hell Memoth yang dulunya ditugaskan
untuk mencarinya.
Tapi setelah bertahun- tahun, mereka belum bisa
mendapatkannya kembali walau telah beberapa kali bertemu dengan pencuri
aslinya, Parsi di masa lalu. Sebab itu keenam petinggi Hell Memoth akhirnya
setuju untuk mengerahkan beberapa bawahan setia mereka untuk mencari dan
merebut tongkat sihir saint dan batu kekuatan dari tangan parsi.
Setelah puas menggumam, Ling Shi Ze sedikit melirik pemuda
itu. ia kemudian kembali bertanya “Apa seseorang dengan pembawaan seperti
guntur menyerang sosok lemah itu seminggu yang lalu?” tentu saja sosok lemah
yang disebut oleh Ling Shi Ze adalah Reynal, pemimpin Suci Akademi Beladiri.
“Saya tidak tahu, setelah membunuh mereka, pemimpin suci
segera membawa kami ke Akademi Beladiri dengan hewan kontraknya. Yang pastinya
ia masih tetap tinggal selama beberapa saat disini dan saya tidak mengetahui
apa yang ia lakukan.” Jawab pemuda itu jujur. Ia merasa khawatir akan
keselamatan nyawanya saat ini.
Raut wajah dan ekspresi dari Ling Shi Ze terlihat memburuk
membuatnya merasa semakin takut. Menurutnya hanya butuh jentikan jari untuk
membunuhnya jika Ling Shi Ze kesal. Sebab itu ia tidak ingin membuatnya kecewa.
Dan dugaannya memang tidak meleset, Ling Shi Ze sangat
frustasi ketika mendengar jawaban dari pemuda itu. jika memang seperti itu
kenyataannya maka Nymph telah tewas ditangannya dan mereka kembali kehilangan
kesempatan untuk merebut dua senjata besar kembali.
__ADS_1
“Setidaknya saya memiliki 2 berita besar untuk dilaporkan”
Ling Shi Ze ingin berbalik kembali pada kediamannya namun ia melihat pemuda
yang telah memberinya informasi terlihat sangat menggangu. Lagipula ia masih
sangat muda dan kuat, sangat cocok untuk digunakan sebagai esensi jiwa
tambahan.
Karena pemuda dihadapannya tidak lagi memiliki manfaat, maka
Ling Shi Ze segera membunuhnya dan menghisap seluruh esensi jiwa yang ia
miliki. Pemuda itu akhirnya memiliki akhir yang berbeda atas tindakannya namun
dengan satu makna yang sama yaitu mati.
Di akhirat ketika ia mengingat kejadian dimana dirinya
dibunuh oleh Ling Shi Ze, ia menyadari bahwa dirinya telah melewatkan kematian
yang terhormat dan menyebabkan Akademi Beladiri di masa depan mengalami masalah
berat.
tanda keberadaanya disana. ia tidak ingin pihak Akademi Beladiri menyadari
bahwa dirinya pernah menginjakkan kaki di perbatasan dan mendapatkan informasi
penting. Setelah semua selesai barulah ia kembali dengan kecepatan penuh ke
Hell Memoth untuk melaporkan situasi.
Namun ia tidak pernah menduga bahwa sejak Ling Shi Ze
membunuh para Undied Reynal, pemiliknya segera menyadari sesuatu telah terjadi
pada daerah perbatasan. Dengan cepat ia mengirimkan undied Nymph bersama dengan
dua undied dewa lainnya.
Segera setelah itu Ling Shi Ze akhirnya dicegat oleh mereka
bertiga. Ling Shi Ze segera menyadari situasinya setelah ia melihat Nypmh telah
menjadi undied bersama dengan dua lainnya.
“Sial! Kenapa Nymph bisa berakhir seperti itu?”
__ADS_1
Ling Shi Ze kesal melihat undied Nymph dihadapannya. Ia
mengetahui kekuatannya tidak cocok untuk Nymph dan ia tidak akan bisa untuk
kembali ke altar utama Hell Memoth untuk melaporkan situasi.
Dengan berat hati, ia berusaha mengeluarkan seluruh
kekuatannya untuk melarikan diri dari tangan Nymph dan dua pendekar dewa
lainnya. Dengan begitu pertempuran mereka tidak lagi dapat terhindarkan.
Setelah beberapa jam, Ling Shi Ze terpukul mundur dan mengalami
luka yang parah. Ia tidak lagi mampu untuk mengerahkan kekuatan penuhnya dan
tidak yakin dapat selamat dari pertempuran hari ini.
Di udara yang bergejolak, Ling Shi Ze berputar keras
menyebabkan angin puyuh yang besar mengelilinginya. Ia dengan cepat meraih
sesuatu yang berada di dalam kantongnya, sebuah benda berwarna hijau tua yang
tidak lain adalah batu roh penyimpanan.
Di dalam batu tersebut ia segera mengisikan sebuah sihir
suara yang tersegel di dalamnya. Dengan bantuan angin puyuh miliknya batu roh
penyimpanan segera terbang melesat dengan kecepatan tiga kali lipat menuju
altar utama Hell Memoth.
“Saya tidak yakin bisa selamat hari ini, sebab itu saya
telah mengirimkan pesan mengenai informasi yang saya dapatkan hari ini. Semoga
Hell Memoth dapat menemukan dan mendengarkannya. Mereka harus mencari pemuda
itu!”
“Jika saya selamat hari ini maka saya akan bersumpah tidak
akan hidup tenang jika saya belum memusnahkan Akademi Beladiri atas pertempuran
hari ini! dan saya akan menyerap esensi jiwa mereka satu persatu agar di alam
akhirat mereka akan menyesal telah memilih Akademi Beladiri!!”
__ADS_1