
Jack dan Luck berada di barisan depan memimpin seratus golem
tanah yang dapat menyerang dengan sihir tanah. Mereka berdua memanfaatkan sihir
tanah dari golem batu untuk menarik perhatian Hatari sementara Eliza dan Qin
Fang mulai mengatur formasi.
wajah Hatari sedikit buruk, tugasnya disini hanyalah untuk
menarik umpan Akademi Beladiri namun ia dapat melihat empat petinggi Akademi
Beladiri yang datang menghadapinya. Walau hanya satu diantara mereka yang
merupakan pendekar dewa namun ia tidak meremehkan kekuatan lawan.
Melihat dua orang petinggi Akademi Beladiri mendekati
dirinya dan memulai serangan, Hatari tidak tinggal diam. Sebagai seorang
Malaikat Suci ia memiliki kekuatan yang mumpuni. Menurutnya, kedua pendekar ini
adalah yang akan menarik perhatiannya sedangkan dua lainnya akan membebaskan
tahanannya.
“Mencoba untuk melawanku dengan kekuatanmu yang lemah?”
Hatari berkata dengan jijik. ia mengeluarkan sebuah tongkat yang menjadi
senjata pamungkasnya.
Para manusia dibumi termasuk Reynal jika melihat model
tongkat Hatari, mereka akan mengenalinya sebagai tongkat suci Sun Bu Kong, sang
kera sakti. Tongkat Hatari sangat mirip dengannya, warna emas dengan ornamen
kawat melingkat pada ujungnya.
Hatari melepaskan energinya yang besar untuk memakai tongkat
pamungkasnya. Bilah berwarna emas muncul dan terbang keluar dari dalam
tongkatnya menuju segerombolan monster golem batu.
Bam!
Sepuluh golem batu tanpa perlawanan runtuh setelah
bersenthan dengan bilah emas tongkat Hatari. Jack dan Luck yang melihat sedikit
terkejut, mereka yang sebelumnya sedikit lebih dekat dengan Hatari kembali
menjaga jarak takut terkena bilah emas.
__ADS_1
“Tetua Jack, sepertinya untuk menghadapi Malaikat Suci
Hatari akan sedikit menyiksa!” seru tetua Luck setelah membunuh dua prajurit
Hell Memoth yang menyerangnya.
Tetua Jack mengangguk, ia telah dua kali hampir terkena
serangan bilah emas dan dengan samar merasakan energi yang terkandung sangat
berbahaya. “Tenanglah, tujuan kita hanya memberi waktu bagi tetua Qin Fang.
Setelah formasi selesai, kita dapat segera mundur”
Hatari melihat keduanya berbicara hanya tersenyum tipis. “Saya
kira petinggi Akademi Beladiri akan sangat kuat namun sepertinya saya berharap
terlalu tinggi. Bahkan kalian tidak berani mengambil seranganku yang paling
ringan!”
penjaga Jack dan Luck hampir pingsan mendengarnya, mereka
berdua telah merasakan energi dari bilah emas sangat kuat dan berpikir bahwa
itu adalah serangan terkuat Hatari. Luck berteriak frustasi “Jika bilah emas
itu adalah serangan ringan maka bagaimana dengan serangan terkuatnya?”
Bam!
bilah emas. Jack dan Luck hanya bisa menyebar dan menghindar sambil memberikan
serangan pada Hatari dari jarak jauh. Penjaga Jack kebetulan dekat dengan
serangan segera melompat ke kiri. Namun yang tidak ia duga adalah Hatari telah
memprediksi gerakannya dan mengunci tetua Jack dengan dua serangan bilah Emas.
“Soaring Flame!” tetua Jack tidak tinggal diam melihat
serangan lawan, ia mengerahkan salah satu jurus andalannya dengan menggunakan
pusaka tombanya untuk menghancurkan dua bilah emas yang datang kearahnya.
Benturan antara senjata terdengar cukup keras, tetua Jack
terlempar kebelakang bersama dengan pusaka tombaknya. keadaanya cukup
memperihatinkan. ia menggeleng keras pada tetua Luck “Jangan percaya dengan apa
yang ia katakan, bilah emas itu merupakan salah satu teknik terkuatnya. energinya
sangat besar sebanding dengan teknik pamungkas tetua Parsi!”
__ADS_1
Tetua Luck mengangguk, ia bergegas maju setelah mengobati
cedera Jack. “Mundurlah, serahkan sisanya pada saya!”
“Tetua Luck hati- hati!”
Tetua Luck mengambil pisau kecil andalannya, ia segera
berubah menjadi sebuah bayangan dan melesat dengan cepat di medan pertempuran.
Ia membunuh belasan prajurIt Hell Memoth yang menghalanginya.
Pasukan golem juga telah berhasil memasuki barisan
pertahanan, puluhan sihir tanah berubah menjadi hujan batu menimpa ratusan
prajurit Hell Memoth. Hatari yang melihat pembantaian pasukannya tersenyum
dingin.
Tongkatnya yang semula memancarkan energi bilah emas yang
kuat berubah menjadi lebih polos. Tetua Luck melihat perubahan tongkat Hatari
berpikir bahwa energi lawan telah banyak terkuras dan tidak lagi dapat
memanggil bilah emas untuk menyerang.
Sebab itu ia berinisiatif untuk membawa sepulu golem tangguh
menyerang secara langsung Hatari. Dengan kecepatannya, ia yakin dapat
menghindari serangan Hatari dengan berubah menjadi bayangan.
Tetua Jack yang melihatnya dari jauh menjadi lebih cemas
dari biasanya. ia berdoa agar tetua Luck dapat selamat. “Jika saya tidak
melepaskan prisai sebelumnya mungkin saya tidak akan menderita cedera parah
seperti ini!” ucapnya menyesal.
Bam!
Bam!
Bam!
Ledakan dari serangan ratusan golem batu telah menggema
disekitar Hatari. Serangan yang dilencarkan oleh tetua Luck sedikit membuatnya
tidak dapat menyerang dengan pasti. Disisi lain, tetua Luck bersama dengan
sepuluh golem batu tangguh telah membunuh seratus penjaga Hatari.
__ADS_1
Mereka hanya sedikit lagi untuk mengenai Hatari dan membuat
serangan kejutan dari belakang.