
Tiga pemimpin agung tengah menjalani misi langsung dari
kuasa Mutlak Black Dangger di wilayah bukit racun tempat utama guild Seribu
Racun berada. Selama waktu yang tenang ini bagi guild Seribu Racun dapat
meningkat dengan pesat.
Setidaknya mereka kini memiliki 3 pendekar dewa yang hebat,
sebab itu kuasa mutlak Black Dangger ingin guild tersebut menjadi bawahannya. Selain
mendapatkan sumber daya dari Hell Memoth, status dan kekuatan dimasa depan bagi
Seribu Racun tidak diragukan lagi akan meningkat sebab itu ketua guild Seribu
Racun segera menyetujui permintaan kuasa mutlak Black Dangger.
Ketua guild Seribu Racun, Blue Scorpio sangat senang, ia
menjamu ketiganya selama beberapa hari sambil membahas masalah ini lebih lanjut
dengan dua wakilnya, Xie dan Gilbert. Keduanya juga seorang pendekar dewa yang
ahli dalam racun.
“Tuan, apakah anda tidak ingin tinggal lebih lama di guild
Seribu Racun ku ini?” Walau kekuatannya lebih kuat dibandingkan para pemimpin
agung namun nyatanya BlueScorpio sangat sopan pada ketiganya.
Tiga pemimpin agung yang awalnya terpaksa kini merasa tidak
rela meninggalkan guild Seribu Racun sebab selama beberapa hari ini mereka
diberi jamuan layaknya seorang raja.
“Ketua, kami harus melaporkan masalah ini lebih dulu dengan
kuasa mutlak, jika telah selesai saya janji akan sering mengunjungi anda dan
guild Seribu Racun”
__ADS_1
Ketika ketiganya ingin pamit, Reynal telah sampai di guild
Seribu Racun tepatnya dua hari sebelumnya. Reynal dengan mudah menyamar menjadi
anggota guild Seribu Racun sebab keahlian utama yang ia kuasai sempurna adalah
racun membuatnya memiliki nilai plus dalam menyamar disana.
“Jika saya menyerangnya disini maka guild Seribu Racun akan
membantu mereka. Walau hanya memiliki 3 pendekar dewa namun mereka semua adalah
ahli racun yang hebat dan tidak bisa dianggap remeh! Apalagi dengan Gilbert
yang juga menguasai jurus bayangan yang merepotkan!”
Reynal mengingat ketika dirinya sedang diburu oleh guild
Seribu Racun. Tetua Gilbert dan tetua Xie yang kini menjadi wakil ketua guild
ikut menyerangnya sehingga Reynal mengenali jurus dan kekuatan mereka.
“Baiklah, sudah diputuskan untuk menyerang mereka ketika
Tidak lama menunggu, ketiganya meninggalkan Seribu Racun
dengan terburu- buru. Walau sebelumnya telah mengirimkan token giok ingatan
pada Black Dangger tentang keputusan Seribu Racun namun mereka sangat khawatir
jika kuasa mutlak tidak puas dengan sikap mereka yang terlalu lama bersantai di
dalam guild Seribu Racun.
Di tengah perjalanan, salah seorang pemimpin agung yang
masih terlihat sangat muda berkata, “Apakah kalian sudah mendengar nasib dari
Ling Yao dan lainnya?”
Seorang menjawab “Tidak! sepertinya rumor tentang Akademi
Beladiri memburu kita para pemimpin agung benar, kita harus segera kembali ke
__ADS_1
altar Hell Memoth sebelum pembunuh itu menemukan kita”
“Itu benar, Ling Yao dan lainnya lebih kuat daripada kita
tidak bisa mengatasinya apalagi kita!” Seru ketiganya.
Mereka menjadi panik dan mulai terbang dengan kecepatan
tinggi. Namun apa yang tidak mereka sadari adalah mereka terbang lebih cepat
menuju perangkap yang disiapkan oleh Reynal.
Reynal disisi lain telah mengeluarkan undied Ling Yao
bersama 3 lainnya untuk memancing ketiganya. Sedangkan 10 undied dewa telah
siap dalam posisi penyerangan.
Para pembaca pasti telah mengenal karakter dari tokoh utama,
ia pastinya akan mendapatkan kemenangan dan kembali membunuh 3 pendekar dewa
miliki Hell memoth. Namun sepertinya tokoh utama tidak puas hingga ia
membangkitkan ketiganya dan mulai memburu Dillon.
Malaikat Suci Dillon adalah salah satu mantan dari malaikat
suci sebelumnya yang memiliki kekuatan terlemah. Meski begitu, ia memiliki
julukan sebagai Pendekar Petir 5 Jari.
Julukannya ini di dapatkan berdasarkan dengan jurusnya yang
unik. Ia menggunakan 5 jari tangan kanan untuk membunuh musuhnya, (sama seperti
jurus Raikage dalam serial Manga Naruto Shippuden)
Semakin sedikit jumlah jarinya maka semakin besar pula
serangan yang dihasilkan. Dilon telah banyak membunuh dengan jurusnya yang kejam
ini. Setidaknya belum seorangpun yang ia hadapi dapat menerima serangan 3 jari
__ADS_1
dan berhasil hidup dengan selamat.