Dark Game

Dark Game
497


__ADS_3

“Sampai matipun saya


tidak pernah menghianati Akademi Beladiri! Kau camkan itu!” Qin Feng meludah


tepat di wajah Halu King. Ia tahu akan mati hari ini sebab itu ia berusaha


untuk menghina dan merendahkan musuhnya.


Halu King yang


memiliki ego dan harga diri tinggi tidak terima dengan perlakukan Qin Feng. “Saya


berbicara baik- baik denganmu tapi sepertinya kau sangat keras kepala!” Halu


King melirik 4 pendekar lainnya. “Bunuh dia!”


Halu King memberikan


tendangan pada Qin Feng. Tendangannya tidak keras namun juga tidak lemah


diarahkan tepat di bagian perut Qin Feng membuat tetua utama Akademi itu


memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.


Berbeda dengan Halu


King, 3 tetua guild Black Undied mengendalikan 3 undied mereka pada tingkat


semest. Mereka menyerang Qin Feng melalui perantara undiednya. Tetua Qin Feng


merupakan pendekar dewa sehingga di serang oleh 3 pendekar Semesta tidak akan


cukup memberikan kematian padanya.


Salah satu undied


mengiris- iri wajah Qin Feng menggunakan pisau kecil, sedangkan yang lainnya


menggunakan pedang memotong telapak tangan bagian kiri tetua Qin Feng. Dan


undied yang terakhir memegang paku sedang menusuk- nusuk telapak kaki tetua Qin


Feng.


Ketiga tetua guild


Black Undied menyiksa Qin Feng dengan sangat sadis. Namun tetap saja mereka


semakin kesal sebab Qin Feng dari awal tidak pernah menunjukkan rasa sakit


ataupun sekedar mengerang kesakitan. Ini membuat mereka sangat jengkel dan


terus menyiksa.


Baru saja Gressham


ingin mengayunkan pedangnya namun sebuah sinar berwarna hijau tepat mengenai


dadanya membuat Gressham terpental mundur dan menderita pendarahan hebat di

__ADS_1


dadanya.


Halu King dan tiga


lainnya refleks berbalik kea rah datangnya sinar tersebut. Jelas mereka tidak


akan menduga akan ada serangan dari Akademi. Mereka kemudian melihat seorang


Pria tua dan seorang pria paruh baya melayang menatap mereka dengan tatapan


yang tajam. Halu King segera mengajak mereka untuk segera mundur karena


menyadari ada sesuatu yang berbahaya dengan 2 anggota Akademi tersebut. Sesuatu


yang mengatakan bahwa keduanya sanggup membunuh dirinya dalam sekali serang.


Black Dangger terkejut


ketika merasakan aura dari keduanya. Ia dapat merasakan satu memiliki aura


layaknya seorang penyihir agung sedangkan yang lainnya memiliki aura setajam


pedang.


Adapun Qin Feng kini


menangis Bahagia melihat ada yang datang membantunya tepat waktu. Qin Feng


mengenal keduanya yang tidak lain adalah Draco sang penyihir agung dan Albert


pemilik pedang tuhan. Keduanya adalah legenda yang selama ini disebunyikan oleh


Akademi Beladiri.


mereka semua lalu tatapannya sampai pada Qin Feng yang terbaring lemah tidak


berdaya di tanah. Ia tersenyum kecil lalu dari tongkatnya keluar cahaya hijau


yang terang. Cahaya itu menuju Qin Feng dan tanpa diduga cahaya itu mulai


membungkus Qin Feng.


Tak lama sebelum Qin


Feng keluar dari bungkusan cahaya hijau dengan tubuh yang kembali sehat tanpa


cedera serta dipenuhi dengan energi yang meluap- luap.


Black Dangger dan


sekutu Hell Memoth dibuat kagum melihat kejadian tersebut. Mereka melihat


sendiri sebelumnya jika tetua Qin Feng dalam kondisi yang begitu mengenaskan


kini telah berdiri dengan gagah tanpa satupun bekas luka diwajah dan kakinya.


Bahkan telapak tangan kirinya juga telah kembali.


“Tuan Black Dangger,

__ADS_1


sepertinya pria itu berbahaya!” ucap Gressham sambil memegangi dadanya yang


berdarah.


Black Dangger sendiri


tidak membalas ucapan Gressham, ia masih sibuk mengamati dan berusaha


memastikan kekuatan 2 orang itu tidak lebih kuat darinya.


Tetua Qin Feng segera


berlutut di depan keduanya. “Dua legenda, terimakasih karena telah menolong


saya yang lemah ini!”


Sebenarnya saat ini


Qin Feng sangat malu menatap dua legenda. Pasalnya ia masih hidup sampai detik


ini karena di tolong oleh Legenda Draco. “Saya terlalu lemah dan mengecewakan


legenda sekalian” ucap Qin Feng masih dalam posisi berlutut.


Draco dengan lambaian


tangannya pelan menciptakan angin lembut menyapu tubuh Qin Feng. Angin itu


membuat tubuh Qin Feng berdiri. “Legenda saya merasa tidak pantas untuk menjadi


tetua utama. Setelah ini saya akan mundur dari posisi tetua untuk menebus


kesalahan saya hari ini!”


“Kau tidak perlu malu ataupun


merasa bersalah seperti itu! Saya telah melihat tekad dan pengorbananmu untuk


Akademi Beladiri. Kau layak menjadi tetua utama Akademi Beladiri Qin Feng.”Draco


berkata sambil tersenyum tipis. Wajahnya yang sedikit kriput tidak menghalangi


orang lain melihat wajahnya yang terlihat ramah dan penuh kebajikan.


Qin Feng mendengarnya


menjadi sangat terharu. Ia jelas merasakan legenda Draco sangat menghargainya. “Legenda


saya berjanji akan mengurus masalah ini! Energi saya telah pulih, saya dapat


mengembalikan formasi yang hancur ini! Kedua legenda dapat berdiri dengan


nyaman, saya bisa mengurusnya sendiri!”


“Tidak! Formasi tidak


dibutuhkan untuk saat ini!” Draco kemudian mengalihkan pandangannya pda Black


Dangger lalu tersenyum lebar “Biarkan mereka menyerang! Kebetulan saya ingin

__ADS_1


menguji kekuatan sebenarnya dari Hell Memoth yang suka menindas ini!”


__ADS_2