
“Hahaha” wanita itu tidak mengatakan sepatah katapun kepada
Reynal sejak pertama kali melihatnya. Ia malah tertawa riang membuat Reynal
bingung dan terkejut.
“Wanita ini sudah gila? Saya bahkan tidak mengenalnya dan
kenapa ia tertawa begitu senang ketika melihatku?” tentu saja Reynal hanya
berkata seperti itu dalam hatinya, ia tidak memiliki keberanian untuk
menyuarakannya.
“Eh, kau menyebutku gila? Hahaha” wanita tua itu memasang
wajah sederhana namun sekali lagi membuat Reynal terkejut.
Reynal mengatakan dirinya gila, itu benar tapi yang
membuatnya ngeri adalah Reynal mengatakan itu di dalam hatinya. Ia tidak tahu
bahwa wanita dihadapannya ini dapat mendengar suara hati, jika tidak Reynal
tidak akan melakukannya.
Setelah semua, seorang yang mampu mendengar suara hati akan
dapat mengetahui isi pikiran. Dan yang paling penting, orang yang menguasai hal
itu adalah seorang yang kuat. Reynal bahkan berani mengatakan bahwa seorang
pendekar Dewa lapisan 5 yang kuat sekalipun tidak akan mampu melakukannya.
“Maaf tuan, saya tidak mengetahui jika anda dapat
mendengarnya. Saya tidak bermaksud seperti yang anda pikirkan” Reynal buru- buru membungkuk
meminta maaf, ia tidak berani berbuat begitu banyak dihadapannya.
“Tuan?” wanita itu menaikkan alisnya ketika mendengar Reynal
memanggilnya tuan. Lalu kemudian mengangguk pelan.
“Reynal, kita bertemu lagi!” ucap wanita itu sambil
tersenyum.
~~
__ADS_1
Sementara itu di sekitar perbatasan antara Horsox Multie dan
Zein Kingdom telah terjadi kerusuhan. Ribuan pendekar kuat memenuhi tempat
seluar 100 kilom meter tersebut. Sebuah pasukan yang mampu memenuhi tempat
begitu luas tidak diragukan lagi adalah pasukan papan atas dari latar belakang
yang kuat.
Setidaknya orang- orang kecil seperti klan yang berhimpun
dalam wilayah perbatasan tidak ada yang mau menyinggung pasukan tersebut.
Di dalam sisi yang lain, sebuah pasukan yang tengah
berlindung di balik benteng yang tinggi dan kokoh dengan pasukan yang lebih
kecil dibandingkan pasukan lainnya tengah berada dalam posisi siaga.
Mereka mengandalkan benteng yang kokoh sebagai tempat
pertahanan dan juga tempat menyerang yang strategis untuk musuh. Walau
berjumlah sedikit, pasukan tersebut memiliki semangat yang besar. Ini karena
pasukan tersebut adalah pasukan Horsox Multie.
telah menerima serangan dari pasukan yang besar. Serangan ini sangat besar
membuat beberapa kota kecil dan tiga kota besar di sekitarnya bergetar hebat
akibat serangan.
Serangan tersebut mengakibatkan lebih dari 100 pendekar elit
dari pasukan perbatasan Horsox Multie gugur. Tidak ingin berlanjut, pemimpin
dari kelompok penjaga perbatasan disana segera mengirim utusan kepada kerajaan.
Sebelumnya mereka telah mengetahui bahwa pasukan tersebut
tidak lain adalah pasukan dari guild Bunga Dewa, kerajaan Zein. Prajurit ini
adalah pendekar elit dari guild besar sehingga pasukan penjaga tidak memiliki
kekuatan untuk melawannya. Mereka kemudian memilih untuk melakukan serangan
bertahan untuk mencegah mereka menerobos masuk ataupun membunuh lebih banyak
__ADS_1
pasukan.
“Kapten, kondisi berbagai wilayah perbatasan sangat kacau.
Lebih dari 5 titik telah mengalami kekacauan dan hampir ditembus. Kelima wakil
komandan telah turun langsung dalam kelima titik yang kacau sedangkan untuk 10
titik lainnya yang tergolong lebih terkendali hanya mengirimkan lebih banyak
devisi pasukan.”
Seorang pria muda sedang melaporkan kondisi mereka pada
seorang pria tua dengan mata sayup. Pria tua itu bahkan terlihat sangat renta
namun anehnya tubuh tua miliknya dipenuhi dengan vitalitas yang besar.
Pria tua itu setidaknya merupakan pendekar Semeta lapisan 5,
yang merupakan seorang kapten sebuah devisi pasukan. Ia bernama Zhe Ke. Ia
menjadi kapten dengan kekuatan yang merupakan batas minimal memegang jabatan
seperti itu.
Saat ini ia tengah menjabat sebagai kapten devisi 3 yang
bertugas menjaga perbatasan antara dua kerajaan besar yang telah lama
bersahabat sehingga jumlah pasukan dan kekuatan mereka lebih lemah dibandingkan
pertahanan lainnya.
Sebab itulah ketika serangan berlangsung pasukannya yang
lemah telah terbunuh banyak tanpa bisa membunuh ratusan musuh lainnya.
“Lalu, titik pertahanan kita, siapa yang mereka kirimkan?”
Zhe Ke menatap pria muda dihadapannya. Tatapannya sedikit lemah namun pria muda
itu tidak berani mengendur.
“Kapten, sebagai pertahanan terlemah kita hanya memiliki dua
ribu pasukan dengan seratus diantaranya merupakan pendekar Semesta dan sisanya
Galaksi. Karena terlemah, kerajaan hanya mengirimkan seorang utusan dari Akademi
__ADS_1
Beladiri untuk membantu”