Dark Game

Dark Game
270. Serangan Balik 3


__ADS_3

Tetua Gilbert rupanya mengetahui kelemahan Reynal, ia memerintahkan seluruh pasukannya untuk menyerang sementara ia bersama dengan tiga lainnya mengepung Reynal. Mereka berniat untuk menahan Reynal selagi pasukannya dibantai satu persatu.


Reynal mendengus kesal sebelum akhirnya menggerakkan kedua jelmaan Dewa miliknya untuk membantu pasukan Akademi. Reynal berniat untuk menggunakan kekuatan sayap racun miliknya untuk menghadapi keempat musuhnya.


Tetua Gilbert memiliki kekuatan tingkat Semesta lapisan lima setelah mendapatkan peningkatan dari aliran Hell Memoth, sedangkan Tenggu dan dua lainnya memiliki kekuatan tingkat Semesta lapisan tiga. Satu pendekar yang tersisa memiliki kekuatan tidak jauh dibawah tetua Gilbert membuat posisi Reynal tidak diuntungkan.


Reynal dengan kekuatan penuhnya sekalipun tanpa bantuan kertas jimat dan batu kekuatan hanya dapat mengimbangi Pendekar semesta lapisan tiga sedangkan dihadapannya saat ini empat pendekar Semesta yang memiliki kekuatan diatas itu.


Reynal melirih kertas jimat yang tersisa, hanya terdapat tiga kertas jimat tingkat Semesta dikantongnya membuat kemungkinan Reynal menang sangat tipis.


“Jurus Pertama : Pukulan Bintang Penghancur!” Reynal mulai menyerang, ia menggunakan jurus ledakan bintang untuk melumpuhkan Tenggu bersama yang lainnya.


Tenggu tidak dapat menahan serangan Reynal akhirnya terpental belasan meter sambil batuk darah. Ia merasakan beberapa bagian organ dalamnya hancur dalam sekali pukul. Kondisinya kristis sehingga tidak dapat bertarung kembali.


Tetua Gilbert segera memecah dirinya menjadi tiga bagian. Masing- masing bagian memiliki kekuatan tingkat Semesta lapisan empat. Reynal mengumpat keras ketika ia baru saja mengurangi jumlah musuh namun tetua Gilbert malah menambahnya.


Tujuh lawan satu, pertarungan yang tidak berimbang itu tidak menguntungkan Reynal. berbagai serangan tapak beracun ataupun serangga beracun yang dimiliki oleh tetua Gilbert berhasil diredam oleh kekuatan sayap beracun Reynal serta pakaian pelindung yang ia kenakan.

__ADS_1


“Dia memiliki pusaka pertahanan tingkat tinggi, hati- hati!” teriak salah satu bagian tetua Gilbert sebelum akhirnya Reynal memberikan jurus pukulan bintang penghancur padanya.


Kekuatan dari jurus pertama dari ledakan bintang memang mampu membunuh pendekar Semesta lapisan lima sekalipun jika kondisi tubuh pemiliknya prima dan memiliki tenaga yang besar.


Setelah salah satu bayangan Gilbert hancur, mereka kemudian mundur mengambil jarak. Reynal dapat melihat puluhan penjaga utama Akademi Beladiri beserta pasukan Light Hall dibantai dengan racun tingkat tinggi.


“Aku harus cepat melumpuhkan mereka, walau tidak berhasil membunuh namun itu cukup untuk mengulur waktu.” Reynal mengaktifkan tubuh beracun yang ia pelajari menggunakan sayap beracunnya. Jurus ini memang salah satu jurus yang baru ia pelajari berkat bantuan Poison King.


Membuat tubuh dilapisi racun tingkat langit dan dapat berkembang menjadi racun tingkat lebih tinggi lagi sehingga siapapun yang menyentuh seinci tubuh Reynal akan keracunan.


Reynal juga dapat mengeluarkan racun dalam jumlah besar untuk menyerang lawan. Racun yang dikeluarkan tergantung dengan kekuatan saat ini Reynal hanya mampu membuat serangan dari racun tingkat Bumi namun itu sudah cukup baginya.


“Racun?!” Gilbert segera memotong tangannya yang telah membusuk dengan cepat , ia tidak menduga serangannya akan membuatnya terkena racun. Gilbert mengetahui jenis racun yang diberikan oleh Reynal padanya sejenis racun tingkat Bumi.


Dua bayangannya kini telah terbunuh akibat menyerang Reynal dengan gegabah. Seolah tidak memberikan Gilbert bernafas lebih jauh, Reynal kembali menyerangnya dengan jurus ledakan bintang.


“Jurus Pertama : Pukulan Penghancur Bintang”

__ADS_1


“Jurus ketiga :Ledakan Bulan”


“Jurus keempat :Sepuluh Tapak Sinar Bulan”


“Jurus Kelima : Tendangan Bintang Kejora”


Empat jurus dari ledakan bintang ia lepaskan beserta dengan serangan racun kepada Gilbert dan yang lainnya. Mereka semua akhirnya terkapar tidak berdaya setelah menerima serangan penuh Reynal.


Terbunuhnya tetua Gilbert dan petinggi dari guild Seribu Racun mengejutkan para anggota guild mereka. Reynal yakin jika dari awal tetua Gilbert dan yang lainnya menyerang dengan kekuatan penuh maka hasilnya akan berbeda.


Reynal kini menatap para penjaga raja yang sebagian telah teracuni oleh pasukan guild Seribu Racun. Reynal berharap sebuah keajaiban datang dan menarik mundur pasukan musuh lebih jauh, ia tidak lagi memiliki energi yang tersisa setelah mengalahkan tetua Gilbert dan yang lainnya.


“Mundur”


“Mundur”


“Mundur”

__ADS_1


Teriakan itu saling bersahut- sahutan dan akhirnya satu persatu pasukan musuh yang mengepung mulai berkurang. Menyadari situasinya telah membaik membuat Reynal dapat bernafas legah, perlahan pandangannya berubah menjadi lebih gelap lalu disusul kesadarannya yang perlahan mulai menghilang.


~~


__ADS_2