
Reynal meninggalkan tempat itu setelah membersihkan mayat mereka lalu kembali menuju medan pertarungan yang telah mengamuk. Beberapa saat sebelumnya ketika 500 pendekar elit itu pergi, pendekar elit yang tersisa segera mengerahkan seluruh undied yang mereka miliki demi menahan 3 ribu pendekar yang menyerang.
Mereka berjuang mati- matian dalam memberikan waktu bagi 500 pendekar. Namun jika saja mereka mengetahui jika usaha mereka sia- sia maka mereka mungkin marah hingga bunuh diri ditempat karena jengkel.
“Kita harus menyelesaikan ini secepatnya! banyak dari kita juga telah tewas ditangan para undied bajingan itu!” Pemimpin kedua berseru pada pemimpin pertama. Ia bermaksud ingin membuat pemimpin pertama mengaktifkan kekuatan khususnya untuk menahan pergerakan pendekar guild Black Undied yang tersisa.
“Kau memerintahku? Hmph! Dunia ini adalah dunia yang kejam. Hanya orang yang kuat mampu bertahan. Lagipula boss besar telah mengatakan pada mereka sebelumnya jika misi ini mungkin akan membuat banyak yang tewas. Jadi bahkan jika mereka tidak bisa melindungi diri mereka sendiri maka jangan harap untuk saya bergerak untuk mereka!”
Namun balasan dari pemimpin pertama begitu dingin. Tapi tidak ada balasan dari pemimpin kedua sebab ia dapat mengatakan jika jawaban dari pemimpin pertama masuk akal.
“Jika kau ingin mengurangi kematian mereka, kau tidak usah melindungi mereka. Gunakan kekuatanmu untuk membunuh para pendekar yang mengendalikan undied lebih banyak dengan begitu mereka pasti tidak akan peduli dengan yang lemah dan memusatkan perhatian mereka untuk membunuhmu!” Pemimpin pertama melanjutkan.
Pemimpin kedua mengangguk, ada senyum tipis diwajahnya. Memang pemimpin pertama tidak ingin menolong mereka namun mereka ia memberikan solusi padanya untuk mengurangi jumlah undied agar jumlah korban dapat di minimalisasi.
__ADS_1
Segera pemimpin kedua membawa 3 pemimpin lainnya untuk bersama- sama membasmi para elit guild Black Undied. Mereka mengincar para pendekar dewa guild Black Undied.
Benar saja, ucapan pemimpin pertama terjadi. Para anggota Black Undied memusatkan perhatian mereka untuk menyerang 4 pemimpin yang ada. Mereka tidak lagi menghiraukan para pendekar lemah. Membuat para prajurit pembunuh yang awalnya kewalahan segera mendapatkan kelonggaran.
Mereka mulai melanjutkan pembantaian mereka pada anggota yang lemah atau setara dengan mereka. Perlahan tapi pasti jumlah pasukan guild Black Undied telah berkurang hingga 3 ribu orang. Hanya tersisa 7 ribu pasukan untuk menahan markas.
Tentu saja mereka tidak mengetahui jika keempat klonning Reynal masih ada disana menyaksikan apa yang terjadi. Reynal yang berada dipusat pengiriman sinyal tersenyum tipis. Ia semakin menyukai sikap dan tindakan dari pemimpin pertama.
Memang ia menyayangkan jika korban dipihaknya juga terdapat yang jatuh namun yang namanya situasi perang, jatuh dan tewasnya pasukan itu tidak dapat dihindarkan.
Beribu- ribu mil jauhnya dari kekaisaran Humanie, Kuasa multak Black Undied bersama dengan lebih dari 20 ribu elit Black Undied sedang berkumpul. Mereka saat ini sedang membahas mengenai pembangunan guild cabang mereka di kekaisaran Elf. Mereka tentunya dibawah pimpinan Black Undied dan Dead Eye, telah mendapatkan izin dari kaisar Elf.
“Saya tidak akan mengira jika kaisar Elf akan dengan cepat mengizinkan kita membangun guild cabang di wilayahnya. Apakah mereka tidak takut jika kami membuat pengaruh buruk di sini?” Salah seorang tetua tinggi bertanya dengan suara pelan pada ketua Dead Eye.
__ADS_1
“Memang itu akan sangat mudah karena pengaruh Hell Memoth telah menyebar pada 6 kekaisaran. Kekuatan sang Utusan bukanlah seorang yang dipandang remeh. Bahkan kaisar Elf harus memberikan wajah padanya. Sebab itu kita sangat beruntung untuk mendapatkan fasilitas seperti ini!” Dead Eye menjawab.
“Hmph! Kita memang satu- satunya yang mendapatkan perawatan seperti ini namun itu tidak akan selamanya.” namun tiba- tiba Kuasa Mutlak Black Undied berkata.
Keduanya segera terkejut dan bertanya alasannya.
“Itu karena sebentar lagi kuasa mutlak yang ketiga akan muncul dari guild Raja Nirwana.” Black Undied mengepalkan tangannya ketika mengatakan jawabannya pada Dead Eye dan tetua tinggi.
“Apakah mungkin Ketua Jacson itu akan menggantikan posisi Black Soul?” Dead Eye terkejut setengah mati.
Black Undied menggeleng sekali, “Bukan”
“Lalu siapa?!”
__ADS_1
Black Undied menggertakkan giginya, ia terlihat sedikit tidak mau. “Itu adalah Wakil Yin! sang utusan tertarik dengan wakil Yin dan ingin menjadikannya sebagai Kuasa Mutlak Black King!”
Dead Eye dan tetua tinggi itu semakin terkejut. Mereka hampir saja terjatuh ketika mendengarnya. Tiba-tiba alarm bahaya berbunyi di kepala Dead Eye dan berkata, “Kita tidak bisa membuat hal ini terjadi! Wakil Yin harus disingkirkan”