Dark Game

Dark Game
217. Guild Pisau Keramat 6


__ADS_3

“Kau kira bisa lari dari kota ini dengan mudah?” Yubao terlihat memimpin pasukan guild Pisau Keramat. Disebelahnya berdiri tiga pendekar lainnya dengan kekuatan Semesta lapisan empat serta beberapa pendekar semesta lapisan dua dan tiga. Bukan hanya itu, Yubao juga membawa puluhan pendekar tingkat Galaksi yang menjadi kekuatan utama pasukan guild Pisau Keramat


“Yubao... Reynal, hati- hati dengan orang itu! dia memiliki kekuatan pendekar Semesta lapisan Empat yang hampir mencapai lapisan selanjutnya.” Parsi memperingatkan Reynal.


“Tenang saja, selama ia tidak menyerang lebih dari lima kali dengan kekuatan penuhnya maka semuanya aman... Namun walau ia juga melakukan maka energinya akan habis, ia dapat lebih mudah dihabisi jika telah keadaan seperti itu” ucap Reynal yang masih berdiri dengan tenang.


Ia bersama dengan Parsi dan dua Penjaga Suci Akademi saat ini sedang dikepung oleh puluhan pendekar guild Pisau Keramat yang ingin membunuh mereka. Walau begitu, entah mengapa mereka berempat terlihat lebih percaya diri.


Salah satu penjaga Suci yang bernama Jack maju mendekat kearah Yubao. “Perkenalkan, kami dari Akademi Beladiri kota Air Biru. Saya Penjaga Suci, Jack. Kami tidak bermaksud jahat pada guild Pisau Keramat dan memohon maaf atas segala kesalahan pendekar Parsi dimasa lalu.”


“Oh.. ternyata kalian berasal dari Akademi Beladiri yah? Bagus sekali! Aku akan memberikan kalian muka untuk sementara jika kau dapat menjelaskan hubunganmu dengan Parsi, pendekar tua itu!!”


“Terimakasih atas kemurahan hati pendekar... Saat ini Pendekar Parsi adalah salah satu tetua utama dari Akademi Beladiri sehingga kami berkewajiban untuk membantu dan menyelamatkannya” ucap Jack mencari alasan.

__ADS_1


Jelas ia berbohong pada Yubao masalah ini, sebab Parsi belum mengajukan permintaan untuk bergabung bersama Akademi juga belum mengikuti seleksi pemilihan tetua utama Akademi walaupun saat ini Parsi telah mendapatkan rekomendasi dan dukungan penuh dari sang pemimpin Suci sendiri, Reynal.


Yubao beserta beberapa pendekar lainnya tertawa ketika mendengar penjelasan Jack “Sepertinya keberuntungan kita berlipat ganda hari ini. Kalian berasal dari Akademi Beladiri, salah satu musuh kami dimasa depan. jika kami tidak membunuh kalian hari ini mungkin besok kalian akan datang mengetuk pintu rumah kami dan membantai kami dengan kekuatan kalian.”


“Ingatlah kami berasal dari Akademi Beladiri. Kami akan memberitahukan hal ini pada Akademi, saat itu kalian mungkin hanya akan menjadi sejarah.” Penjaga Jack menyela.


“Penjaga Jack, sepertinya mereka tidak ingin menyelesaikannya secara baik- baik. Kita jalankan rencana B” ucap penjaga Luck yang telah bersiap sejak awal untuk melakukan serangan. Ia setidaknya telah mempersiapkan sepuluh kertas jimat tingkat Semesta untuk mengurangi jumlah musuh kali ini.


Penjaga Jack segera mundur kembali ketempatnya. Namun saat itu sebuah serangan yang berasal dari salah satu pendekar tingkat Semesta lapisan Empat itu menuju kearahnya.


Penjaga Jack belum sempat untuk membuat pelindung membuat Serangan itu meledak dan menciptakan asap di sekitarnya. Anggota guild Pisau Keramat yang melihat hal itu menyangka Penjaga Jack tidak akan selamat namun segera saja mereka tercekat ketika melihat penjaga Jack yang tidak terluka sama sekali keluar dari asap ledakan.


“Tidak Mungkin! Bagaimana kau bisa selamat dari seranganku?!” pendekar yang menyerang penjaga Jack berteriak kesal.

__ADS_1


“Tetua Mengtian, kenapa kau menyerangnya dengan serangan yang lemah seperti itu?” kini Yubao memarahi pendekar bernama Mengtian tersebut.


“Maaf ketua, tapi aku pastikan seranganku itu dapat melukai pendekar Semesta lapisan tiga sekalipun.”


“Hahaha, dari awal aku ingin menertawakan kalian yang begitu bodoh. Apa kau tidak pernah merasa curiga pada kami berempat yang begitu percaya diri menghadapi kalian yang memiliki jumlah dan kekuatan yang jauh diatas kami?” ucap Reynal memotong perdebatan antara Mengtian dan Yubao. Reynal mengeluarkan Aura Magic Art miliknya yang telah semakin kuat juga disertai dengan aura energinya membuat para pendekar tingkat Galaksi merinding ketakutan.


“Kau memiliki aura yang sama dengan pendekar tua itu, pantas saja kau ingin menolongnya. Tapi sayang sekali, riwayat kalian berempat akan segera tamat hari ini” Yubao bersiap melakukan serangan, begitupula dengan ketiga pendekar tingkat Semesta lapisan empat lainnya.


“Coba saja kalau kalian bisa” setelah berkata seperti itu Reynal segera mengeluarkan tongkat Sihir saint miliknya bersama dengan batu kekuatan.


“Penjaga Jack, penjaga Luck aktifkan serangan sekarang!!” teriak Reynal memberikan perintah pada keduanya. Segera saja Luck dan Jack masing- masing mengaktifkan sepuluh kertas jimat tingkat Semesta.


Sepuluh sinar berwarna merah panas segera melesat dari kertas Jimat milik penjaga Luck sedangkan kertas Jimat Penjaga Jack menciptakan ratusan pedang dilangit yang segera menghantam pasukan yang berada dibawahnya.

__ADS_1


Serangan kertas jimat keduanya segera membuat pasukan guild Pisau Keramat kocar- kacir, beberapa bahkan tewas seketika setelah terkena salah satu serangan tersebut.


__ADS_2