Dark Game

Dark Game
428


__ADS_3

Sementara itu, Lucifer kini sedang melakukan pertarungan


menghadapi 2 pendekar transformasi darah. Kekuatan mereka terlihat sebanding


dan kedua pihak belum ada yang dipojokkan dengan begitu sulit.


Tentu Lucifer menyembunyikan dan menahan terlalu banyak


kekuatannya. Sebab jika kekuatan asli yang ia pakai untuk menghadapi keduanya


maka pertarungan akan sangat cepat selesai. Selain itu, Lucifer juga ingin


membuat keduanya menjadi budak di neraka Darah sebab itu Lucifer sangat merawat


keduanya.


Kedua pendekar transformasi darah itu bernama Li Bau dan Li


Gia, dengan Li Bau adalah yang tertua diantara keduanya.


Li Bau mempunya senjata semacam bola berduri yang diikat


oleh sebuah rantai perak. Bola berduri ini juga berwarna perak. Sedangkan Li


Gia memili senjata berupa 2 bilah pisau yang dikendalikan olehnya menggunakan


kain yang sangat tebal yang diikat pada ganggang pegangan pisau.


Li Bau menyerang menggunakan bola berdurinya, 3 monster


neraka yang terkena bola berduri segera hancur tak bersisa. “Gia, serang gurita


jelek itu menggunakan pisaumu! lalu saya akan menggangunya dan membiarkan


pisaumu memotong tentakelnya.”


Li Gia mengangguk, “Baik!”


Ia kemudian mengarahkan 2 pisau kecilnya pada Lucifer. Dengan


kecepatan penuh, 2 pisau kecil dikendalikan oleh Li Gia menggores  dada Lucifer.


“Sangat kuat!” Li Gia meraung, ia merasakan getaran kecil


yang dialami oleh pisaunya ketika menggores monster Gurita.

__ADS_1


“Li Bau, monster ini sangat keras! Saya tidak akan mudah


untuk menebasnya” Li Gia meraung, ia sekali lagi menyerang Lucifer dengan kedua


pisaunya.


Setelah berhasil mengenai tubuhnya, Lucifer telah berhasil


melihat gerakan dari Li Gia. Kali ini ia tidak akan membiarkan pisau tersebut


mengani tubuhnya. “Awas! Jika bukan karena saya menekan kekuatan sangat banyak,


kalian berdua akan mati sejak lama!”


Lucifer membuat raungan yang membunuh, dari dalam mulutnya


keluar cairan hitam yang sangat banyak, seolah membentuk gelombang yang besar


menyapu daerah sekitar.


Li Bau yang ingin mengacaukan segera terseret gelombang


kuat, selain kuat cairan hitam Lucifer juga mengandung sifat lengket yang luar


biasa. Tubuh Li Bau seketika mengeras bagaikan semen yang telah dikeringkan.


menolah energi lengket. Namun semakin ia bersikeras, energi lengketnya juga


semakin kuat. “Tidak! Saya tidak boleh mati hari ini” Li Bau sangat ketakutan.


Ia dapat merasakan energi lengket dalam tubuhnya perlahan


telah mengendalikan jantung dan juga organ dalamnya yang lain. Energi itu akan


membekukan dan menghentikan aktivitas organ vital Li Bau.


“Li Gia, hentikan! Kita harus pergi dari sini. Monster ini


lebih berbahaya dan kuat daripada yang kita kira!” Begitulah yang ingin Li Bau


katakan jika cairan tidak mengenai tubuhnya, tapi ia tidak dapat berteriak


ataupun berbicara lagi sebab mulutnya telah membeku oleh energi lengket cairan


hitam.

__ADS_1


Li Gia belum melihat Li Bau dan mengetahui kondisinya, sebab


itu ia masih fokus dalam menyerang Lucifer.


“Blade Knife!”  Semburan aura darah kental keluar dari 2 pisau


kecil Li Gia, itu membuat pisau menjadi sangat tajam. Ia kini yakin dapat


menebas Lucifer dengan kedua pisaunya.


Lucifer mengarahkan 4 tentakelnya menuju Li Gia, ia


sepenuhnya tidak merasakan pisau tersebut akan memotong kulitnya. Walau


kekuatannya telah ditekan namun kekerasan kulitnya masih sama seperti puncak


sehingga ia tidak khawatir.


Dan benar saja, ketika 2 pisau Li Gia yang diselimuti oleh


aura darah menebas 4 tentakel Lucifer, itu tidak meninggalkan luka ataupun


bekas samar sama sekali.  Tentakel


Lucifer tidak terluka sedangkan pisau Li Gia patah menjadi 6 bagian.


Li Gia menatap tidak percaya melihat 6 bagian pisaunya, separuh


kekuatannya berasal dari pisau kecil itu. Namun kini ia tidak lagi memilikinya


membuat Li Gia sangat putus asa. Ia berteriak memanggil Li Bau namun tidak


mendapatkan balasan apapun.


Saat itulah Li Gia menyadari bahwa hanya tersisa dirinya


dalam jarak 100 meter dari monster lucifer. Seluruh pendekar dewa guild


Pembunuh Merah bersama dengan Kuangyang telah membeku oleh cairan hitam . Li


Gia juga melihat Li Bau yang kini membeku sama seperti mereka.


Lucifer tertawa, ia kemudian melepaskan 2 tentakel lainnya


untuk mengikat Li Gia yang telah kehilangan 2 pisau berharga miliknya. Li Gia

__ADS_1


tidak lagi memiliki separuh kekutannya telah menjadi seekor semut dimata


Lucifer.


__ADS_2