
Sementara itu, Lucifer kini sedang melakukan pertarungan
menghadapi 2 pendekar transformasi darah. Kekuatan mereka terlihat sebanding
dan kedua pihak belum ada yang dipojokkan dengan begitu sulit.
Tentu Lucifer menyembunyikan dan menahan terlalu banyak
kekuatannya. Sebab jika kekuatan asli yang ia pakai untuk menghadapi keduanya
maka pertarungan akan sangat cepat selesai. Selain itu, Lucifer juga ingin
membuat keduanya menjadi budak di neraka Darah sebab itu Lucifer sangat merawat
keduanya.
Kedua pendekar transformasi darah itu bernama Li Bau dan Li
Gia, dengan Li Bau adalah yang tertua diantara keduanya.
Li Bau mempunya senjata semacam bola berduri yang diikat
oleh sebuah rantai perak. Bola berduri ini juga berwarna perak. Sedangkan Li
Gia memili senjata berupa 2 bilah pisau yang dikendalikan olehnya menggunakan
kain yang sangat tebal yang diikat pada ganggang pegangan pisau.
Li Bau menyerang menggunakan bola berdurinya, 3 monster
neraka yang terkena bola berduri segera hancur tak bersisa. “Gia, serang gurita
jelek itu menggunakan pisaumu! lalu saya akan menggangunya dan membiarkan
pisaumu memotong tentakelnya.”
Li Gia mengangguk, “Baik!”
Ia kemudian mengarahkan 2 pisau kecilnya pada Lucifer. Dengan
kecepatan penuh, 2 pisau kecil dikendalikan oleh Li Gia menggores dada Lucifer.
“Sangat kuat!” Li Gia meraung, ia merasakan getaran kecil
yang dialami oleh pisaunya ketika menggores monster Gurita.
__ADS_1
“Li Bau, monster ini sangat keras! Saya tidak akan mudah
untuk menebasnya” Li Gia meraung, ia sekali lagi menyerang Lucifer dengan kedua
pisaunya.
Setelah berhasil mengenai tubuhnya, Lucifer telah berhasil
melihat gerakan dari Li Gia. Kali ini ia tidak akan membiarkan pisau tersebut
mengani tubuhnya. “Awas! Jika bukan karena saya menekan kekuatan sangat banyak,
kalian berdua akan mati sejak lama!”
Lucifer membuat raungan yang membunuh, dari dalam mulutnya
keluar cairan hitam yang sangat banyak, seolah membentuk gelombang yang besar
menyapu daerah sekitar.
Li Bau yang ingin mengacaukan segera terseret gelombang
kuat, selain kuat cairan hitam Lucifer juga mengandung sifat lengket yang luar
biasa. Tubuh Li Bau seketika mengeras bagaikan semen yang telah dikeringkan.
menolah energi lengket. Namun semakin ia bersikeras, energi lengketnya juga
semakin kuat. “Tidak! Saya tidak boleh mati hari ini” Li Bau sangat ketakutan.
Ia dapat merasakan energi lengket dalam tubuhnya perlahan
telah mengendalikan jantung dan juga organ dalamnya yang lain. Energi itu akan
membekukan dan menghentikan aktivitas organ vital Li Bau.
“Li Gia, hentikan! Kita harus pergi dari sini. Monster ini
lebih berbahaya dan kuat daripada yang kita kira!” Begitulah yang ingin Li Bau
katakan jika cairan tidak mengenai tubuhnya, tapi ia tidak dapat berteriak
ataupun berbicara lagi sebab mulutnya telah membeku oleh energi lengket cairan
hitam.
__ADS_1
Li Gia belum melihat Li Bau dan mengetahui kondisinya, sebab
itu ia masih fokus dalam menyerang Lucifer.
“Blade Knife!” Semburan aura darah kental keluar dari 2 pisau
kecil Li Gia, itu membuat pisau menjadi sangat tajam. Ia kini yakin dapat
menebas Lucifer dengan kedua pisaunya.
Lucifer mengarahkan 4 tentakelnya menuju Li Gia, ia
sepenuhnya tidak merasakan pisau tersebut akan memotong kulitnya. Walau
kekuatannya telah ditekan namun kekerasan kulitnya masih sama seperti puncak
sehingga ia tidak khawatir.
Dan benar saja, ketika 2 pisau Li Gia yang diselimuti oleh
aura darah menebas 4 tentakel Lucifer, itu tidak meninggalkan luka ataupun
bekas samar sama sekali. Tentakel
Lucifer tidak terluka sedangkan pisau Li Gia patah menjadi 6 bagian.
Li Gia menatap tidak percaya melihat 6 bagian pisaunya, separuh
kekuatannya berasal dari pisau kecil itu. Namun kini ia tidak lagi memilikinya
membuat Li Gia sangat putus asa. Ia berteriak memanggil Li Bau namun tidak
mendapatkan balasan apapun.
Saat itulah Li Gia menyadari bahwa hanya tersisa dirinya
dalam jarak 100 meter dari monster lucifer. Seluruh pendekar dewa guild
Pembunuh Merah bersama dengan Kuangyang telah membeku oleh cairan hitam . Li
Gia juga melihat Li Bau yang kini membeku sama seperti mereka.
Lucifer tertawa, ia kemudian melepaskan 2 tentakel lainnya
untuk mengikat Li Gia yang telah kehilangan 2 pisau berharga miliknya. Li Gia
__ADS_1
tidak lagi memiliki separuh kekutannya telah menjadi seekor semut dimata
Lucifer.