Dark Game

Dark Game
494


__ADS_3

Black Dangger kemudian


Kembali menyerang menggunakan jari telunjuknya. Kali ini para pendekar dapat


merasakan bahaya dan ancaman dari serangannya yang mana kini setara dengan


kekuatan penuh dari seorang pendekar sekelas Halu King.


Mereka kemudian


menunggu dengan tenang karena yakin Black Dangger akan memenangkan pertempuran


dan mereka dapat membantai anggota Akademi Beladiri. Tetua Qin Feng berdiri


dengan kepala tegak menatap serangan yang akan dilontarkan oleh Black Dangger


kepada formasi pelindung.


Bang!


Ledakan yang lebih


kuat dari sebelumnya terdengar. Kini bukan hanya suara tapi getaran juga dapat


dirasakan dari ledakan tersebut hingga jarak 200 meter. Anggota Akademi


Beladiri yang merasakan dan mendengar suara yang keras tersebut menjadi panik.


Para tetua kemudian


mulai kewalahan mengatur dan menenangkan anggota mereka. Adapun tetua Qin Feng


menatap formasi pelindung yang masih berdiri tegak tanpa lecet oleh serangan


Black Dangger.


“Sihir Formasi-


Balance!”


Sekali lagi Qin Feng


menggunakan sihir formasinya untuk menyeimbangkan formasi pembunuhan agar tidak


terjadi kerusakan di beberapa bagian karena ledakan. Meski begitu ia bergumam


pelan dan menghela nafas kesal, “Ini adalah batasnya! Jika formasi menerima


serangan yang sedikit saja lebih kuat maka formasi akan runtuh!”


Tetua Qin Feng kali


ini jatuh terduduk karena lemas kehabisan energi. Ia menggigit bibirnya ketika

__ADS_1


melihat Black Dangger sekali lagi akan menggunakan serangannya untuk


menghancurkan formasi pembunuh Akademi Beladiri.


Namun sebelum itu,


tetua Qin Feng tiba- tiba melihat sebuah energi membentuk sebuah naga yang


kecil menyatu dengan formasi pembunuh. Lalu dari satu menjadi 2, kemudian 4


lalu berkembang menjadi 8, lalu kemudian belasan.


Belasan seketika


bertambah menjadi puluhan, puluhan menjadi ratusan, lalu terakhir ratusan menjadi


ribuan cahaya yang masing- masing membentuk seekor naga yang kemudian menyatu


dengan formasi pembunuh.


Tetua Qin Feng menatap


hari melihat asal dari ribuan cahaya itu tidak lain adalah ribuan anggota


Akademi Beladiri yang menjadi anggota dari departemen formasi. Mereka rupanya


datang membantu tetua Qin Feng untuk mempertahankan formasi pendukung.


Semangat dari tetua


Qn Feng akhirnya dapat Kembali berdiri setelah dibantu oleh seorang muridnya. Ia


kemudian mengangkat tongkat sihirnya ke atas lalu berteriak dengan semangat.


“Hari ini, kita akan


buktikan jasa dan pengorbanan kita demi Akademi Beladiri, demi Hak dan milik


kita dari tangan seorang pencuri rendahan seperti Hell Memoth dan sekutunya. Hari


ini saya, Qin Feng, sebagai pemimpin dari devisi formasi sekaligus tetua utama


Akademi Beladiri berjanji bahwa tidak akan menurunkan tongkat sihir saya


sebelum para pencuri dihadapan kami mundur!”


Tetua Qin Feng


berteriak mengatakan kalimat penyemangat dan janji berkorban demi Akademi


Beladiri membuat darah anggota mereka mendidih dan ikut terbakar dalam semangat


berkorban.

__ADS_1


“Sihir Formasi –


Eternal Protector!” Tetua Qin Feng mengucapkan mantra sihir formasi terkuat


yang ia miliki. Seketika sinar cahaya hijau dengan beberapa warna merah dan


biru memancar ke dalam formasi pelindung. Cahaya itu terus menerus mengalir


dari tongkat sihir tetua Qin Feng kepada formasi pembunuh.


Eternal Protector atau


pelindung abadi adalah pelindung yang memakai setiap energi peyihir untuk


mempertahankannya. Sihir formasi ini akan menggunakan energi lalu diubah


menjadi bias cahaya yang disalurkan dari tongkat sihir atau telapak tangan


kepada formasi yang ingin dilindungi.


“Eternal Protector!”


ucap ribuan anggota formasi mengikuti tetua Qin Feng. Sontak saja ribuan cahaya


dengan berbagai variasi warna mulai memancar dari tongkat- tongkat sihir menuju


formasi pembunuhan.


Black Dangger sedikit


kesal melihat bantuan yang diberikan untuk memperkuat formasi pembunuhan. Ia


menatap tajam ribuan pendekar Akademi Beladiri yang membentuk barisan dengan


tongkat sihir ditangan mereka diangkat ke atas dan menggunakan energi mereka


untuk mempertahankan formasi.


Adapun Halu King dan


yang lainnya, mereka hanya bisa melongo tidak dapat berkata apa- apa lagi


setelah melihat pemandangan ribuan pilar cahaya di depan mereka. Pemandangan


tersebut selain cantik juga membuat hati mereka bergetar melihat persatuan dan


kekompakan dari Akademi Beladiri.


Seketika barisan


ribuan pilar mulai membentuk formasi pembunuh yang penuh warna dan


menggambarkan aura berat membunuh yang diarahkan keluar pda Halu King dan para

__ADS_1


penyerang lainnya.


__ADS_2