
Karena ia berada di dalam faksi Hell Memoth,
ia tidak dapat mengetahui keadaan dalam 2 faksi lainnya. Sebab itu ia paling
penasaran dengan keadaan kekaisaran Humanie, terutama banyak guild besar
seperti Mutiara Putih, Secret God, Asasint Bermuda, White Lotus dan yang
lainnya yang merupakan temannya berada disana.
“Kekuatan kekaisaran Humanie lebih kuat dari
yang kita kira” ucap Ketua Remi, Ia mengambil nafas lalu melanjutkan ucapannya,
“Kaisar Humanie ternyata selama ini memiliki banyak sumber daya di tangannya.
Ia dapat mengubah banyak guild dan perguruan menengah kini menjadi besar dan
kuat bahkan setara dengan guild besar yang telah lama berkembang.
Hal ini terbukti ketika guild Bunga Dewa yang
kini telah berpaling dari Zein Kingdom menuju dibawah panji langsung kaisar. Kekuatan
guild Bunga Dewa sempat jatuh karena menyerang Akademi Beladiri beberapa bulan
yang lalu namun setelah itu dikabarkan mereka menjadi guild dibawah kaisar dan
segera kembali menunjukkan pemulihan kekuatan mereka yang pesat!”
Reynal sedikit heran, ia bertanya “Bagaimana
bisa Kaisar Humanie dapat bangkit seperti itu? Ia memiliki banyak sumber daya
ditangannya dan mampu mengembalikan kejayaan guild Bunga Dewa dalam waktu yang
singkat adalah hal yang sangat besar!”
Ketua Remi mengangguk, “Ini semua berkat
kekaisaran Humanie memiliki buku kuno ditangan mereka. Karena buku kuno inilah
kakaisaran Humanie mampu bertahan dan memiliki kekuatan yang kuat sampai
sekarang.”
Baru sekarang Reynal memahami kekuatan dari
buku kuno, ia tertawa dalam hati karena buku kuno yang ia palsukan kepada
__ADS_1
Jacson akan membuat pria itu jatuh ke dalam harapan palsu.
“Lalu ada hal yang lainnya yang masih harus kau bicarakan dengan kami?” tanya ketua Remi.
Reynal berpikir sebentar lalu mengangguk,
“Kalian semua tahu jika saya sekarang adalah Wakil Yin dalam faksi Hell Memoth.
Saya memegang pusat informasi dan juga diplomasi dalam guild Raja Nirwana. Saya
ingin Akademi Beladiri mengirimkan masing- masing 20 pendekar yang ahli dalam
bidang perdagangan, diplomasi, pengumpulan informasi, obat- obatan, pelatihan,
senjata, serta formasi.
Saya membutuhkan mereka untuk memperkuat
pondasi dan kekuatan saya dalam guild Raja Nirwana sebab saya merasa Halu King
yang pencemburu itu akan membuat masalah kepada saya dalam waktu dekat” kata Reynal.
Ketua Remi mengerutkan kening, ia berkata
dengan sedikit kesal “Kau selalu datang kemari hanya meminta bantuan kami!
Reynal terkejut, permintaan yang ia ajukan
terasa cukup berat. Bagaimanapun juga mengirimkan masing masing 20 pendekar
yang ahli dalam semua bidang bahkan guild Raja Nirwana tidak memiliki jumlah
sebanyak itu.
Parsi mengetahui keterkejutan Reynal, ia
tertawa “Kau seharusnya tidak membandingkan kami dengan guild Raja Nirwana. Kami
memiliki setidaknya 200 dari mereka dalam segala bidang penting. Lagipula yang
akan kami berikan kapadamu hanyalah pendekar yang kekutannya hanya tingkat
Semesta yang tidak begitu berguna disini.”
“Reynal, jangan berharap kau akan diberikan
pendekar dewa yang memiliki kemampuan
penting. Sudah baik jika kami mengabulkan permintaanmu itu.” ketua Remi ikut
__ADS_1
menambahkan. Ia kemudian ikut tertawa bersama Parsi.
Ketika Reynal mengerti maksud mereka berdua,
ia segera menjadi lebih kesal. Keduanya mengirimkan pendekar yang ahli dengan
kekuatan Semesta agar Reynal memberikan sumber daya bagi mereka dan membuat
mereka berkembang pesat di dalam guild Raja Nirwana.
Dengan begitu, anggota Akademi Beladiri akan
menjadi lebih kuat dengan bantuannya secara tidak langsung. Tapi meski begitu,
Reynal masih tetap mengiyakan.
Karena hari telah malam, akhirnya Reynal
berniat untuk meninggalkan aula. Reynal memiliki tempat tinggal khusus dalam
Akademi Beladiri. Itu berada di sekitar tempat tinggal para Legenda dengan
suasana yang cukup sepi dan nyaman.
Reynal sungguh merindukan tempat itu sehingga
ia bergegas kembali. Namun ditengah perjalanannya, ia melewati sebuah lorong
yang disebelah kiri terdapat tangga yang menuju ke atas tempat yang menyerupai
balkon.
Tempat itu terlihat seperti tempat untuk
mengamati taman Akademi Beladiri yang indah. Tangga tersebut tidak memiliki
dinding pada bagian sampingnya yang membuat Reynal, orang yang berada dibawah
cukup dapat melihat orang yang sedang berdiri di balkon.
Reynal sedikit terkejut ketika melihat Eliza
berdiri di sana sambil memandangi cahaya bulan yang bersinar terang walau
wujudnya hanya separuh yang terlihat. Reynal cukup penasaran dengan keadaan
gadis itu. Di dalam aula ia hanya bertukar kata sekali dengannya dan Eliza
nampak cukup lebih pendiam dari pertama kali mereka bertemu.
__ADS_1