Dark Game

Dark Game
456


__ADS_3

Karena ia berada di dalam faksi Hell Memoth,


ia tidak dapat mengetahui keadaan dalam 2 faksi lainnya. Sebab itu ia paling


penasaran dengan keadaan kekaisaran Humanie, terutama banyak guild besar


seperti Mutiara Putih, Secret God, Asasint Bermuda, White Lotus dan yang


lainnya yang merupakan temannya berada disana.


“Kekuatan kekaisaran Humanie lebih kuat dari


yang kita kira” ucap Ketua Remi, Ia mengambil nafas lalu melanjutkan ucapannya,


“Kaisar Humanie ternyata selama ini memiliki banyak sumber daya di tangannya.


Ia dapat mengubah banyak guild dan perguruan menengah kini menjadi besar dan


kuat bahkan setara dengan guild besar yang telah lama berkembang.


Hal ini terbukti ketika guild Bunga Dewa yang


kini telah berpaling dari Zein Kingdom menuju dibawah panji langsung kaisar. Kekuatan


guild Bunga Dewa sempat jatuh karena menyerang Akademi Beladiri beberapa bulan


yang lalu namun setelah itu dikabarkan mereka menjadi guild dibawah kaisar dan


segera kembali menunjukkan pemulihan kekuatan mereka yang pesat!”


Reynal sedikit heran, ia bertanya “Bagaimana


bisa Kaisar Humanie dapat bangkit seperti itu? Ia memiliki banyak sumber daya


ditangannya dan mampu mengembalikan kejayaan guild Bunga Dewa dalam waktu yang


singkat adalah hal yang sangat besar!”


Ketua Remi mengangguk, “Ini semua berkat


kekaisaran Humanie memiliki buku kuno ditangan mereka. Karena buku kuno inilah


kakaisaran Humanie mampu bertahan dan memiliki kekuatan yang kuat sampai


sekarang.”


Baru sekarang Reynal memahami kekuatan dari


buku kuno, ia tertawa dalam hati karena buku kuno yang ia palsukan kepada

__ADS_1


Jacson akan membuat pria itu jatuh ke dalam harapan palsu.


“Lalu ada hal yang lainnya yang masih harus kau bicarakan dengan kami?” tanya ketua Remi.


Reynal berpikir sebentar lalu mengangguk,


“Kalian semua tahu jika saya sekarang adalah Wakil Yin dalam faksi Hell Memoth.


Saya memegang pusat informasi dan juga diplomasi dalam guild Raja Nirwana. Saya


ingin Akademi Beladiri mengirimkan masing- masing 20 pendekar yang ahli dalam


bidang perdagangan, diplomasi, pengumpulan informasi, obat- obatan, pelatihan,


senjata, serta formasi.


Saya membutuhkan mereka untuk memperkuat


pondasi dan kekuatan saya dalam guild Raja Nirwana sebab saya merasa Halu King


yang pencemburu itu akan membuat masalah  kepada saya dalam waktu dekat” kata Reynal.


Ketua Remi mengerutkan kening, ia berkata


dengan sedikit kesal “Kau selalu datang kemari hanya meminta bantuan kami!


Reynal terkejut, permintaan yang ia ajukan


terasa cukup berat. Bagaimanapun juga mengirimkan masing masing 20 pendekar


yang ahli dalam semua bidang bahkan guild Raja Nirwana tidak memiliki jumlah


sebanyak itu.


Parsi mengetahui keterkejutan Reynal, ia


tertawa “Kau seharusnya tidak membandingkan kami dengan guild Raja Nirwana. Kami


memiliki setidaknya 200 dari mereka dalam segala bidang penting. Lagipula yang


akan kami berikan kapadamu hanyalah pendekar yang kekutannya hanya tingkat


Semesta yang tidak begitu berguna disini.”


“Reynal, jangan berharap kau akan diberikan


pendekar  dewa yang memiliki kemampuan


penting. Sudah baik jika kami mengabulkan permintaanmu itu.” ketua Remi ikut

__ADS_1


menambahkan. Ia kemudian ikut tertawa bersama Parsi.


Ketika Reynal mengerti maksud mereka berdua,


ia segera menjadi lebih kesal. Keduanya mengirimkan pendekar yang ahli dengan


kekuatan Semesta agar Reynal memberikan sumber daya bagi mereka dan membuat


mereka berkembang pesat di dalam guild Raja Nirwana.


Dengan begitu, anggota Akademi Beladiri akan


menjadi lebih kuat dengan bantuannya secara tidak langsung. Tapi meski begitu,


Reynal masih tetap mengiyakan.


Karena hari telah malam, akhirnya Reynal


berniat untuk meninggalkan aula. Reynal memiliki tempat tinggal khusus dalam


Akademi Beladiri. Itu berada di sekitar tempat tinggal para Legenda dengan


suasana yang cukup sepi dan nyaman.


Reynal sungguh merindukan tempat itu sehingga


ia bergegas kembali. Namun ditengah perjalanannya, ia melewati sebuah lorong


yang disebelah kiri terdapat tangga yang menuju ke atas tempat yang menyerupai


balkon.


Tempat itu terlihat seperti tempat untuk


mengamati taman Akademi Beladiri yang indah. Tangga tersebut tidak memiliki


dinding pada bagian sampingnya yang membuat Reynal, orang yang berada dibawah


cukup dapat melihat orang yang sedang berdiri di balkon.


Reynal sedikit terkejut ketika melihat Eliza


berdiri di sana sambil memandangi cahaya bulan yang bersinar terang walau


wujudnya hanya separuh yang terlihat. Reynal cukup penasaran dengan keadaan


gadis itu. Di dalam aula ia hanya bertukar kata sekali dengannya dan Eliza


nampak cukup lebih pendiam dari pertama kali mereka bertemu.

__ADS_1


__ADS_2