Dark Game

Dark Game
28


__ADS_3

Ledakan cukup keras terjadi akibat benturan dari sihir dan


serangan monster ular. Reynal yang melindungi tetua Fengtian terpaksa harus


terlempar belasan meter di udara karena efek dari ledakan yang begitu kuat.


“Dia sangat merepotkan! Kita mungkin hanya bisa bertahan


selama 15 menit lagi. Cepat beritahu Secret Toun untuk mempercepat kecepatan


terbang mereka. Legenda Mo Fan yang memiliki kecepatan tercepat disana segera


mengajukan diri dan langsung terbang menuju Secret Toun.


Sementara itu 7 pendekar yang bertugas menahan monster ular


kembali menyerang monster itu dengan sekuat tenaga. Ledakan demi ledakan


terjadi dan semakin lama suara ledakan semakin keras bahkan kadang mampu


menyebabkan daerah sekitar bergetar.


“Racun Pelangi Kala!” teriak tuan Blue Scorpion yang


kemudian di tangannya muncul sebuah energi yang pelahan membentuk semacam


racun. Racun itu terdiri dari beberapa warna yang seolah tidak dapat menyatu


dan membuatnya mirip dengan Pelangi karena memilii warna yang beragam.


Meski begitu racun masih dipegang oleh Scorpion Blue, namun


jika ada orang yang bahkan hanya menyentuhnya tanpa sengaja maka ia tidak akan


bisa hidup Selama 2 menit.


Adapun bagi pendekar seperti mereka adalah efeknya sama


dengan mendapatkan kutukan hitam yang kuat. Para pendekar yang terkena tidak


akan mati namun juga ia tidak akan bisa hidup sebelum mendapatkan penawarnya.


Reynal juga dapat merasakan racun ini sedikit berbahaya

__ADS_1


bahkan baginya yang seorang ahli racun dan alchemy. Reynal kemudian menoleh kea


rah peri jahat dan bertanya, “Apa jenis racun yang digunakan oleh Tuan Scorpion


Blue? Apakah ini jenis racun yang paling kuat ?”


Reynal bertanya seperti itu sebab dari seluruh racun yang


telah digunakan oleh Scorpion Blue hanya racun ini yang ia rasakan memiliki


perasaan berbahaya. Namun kemudian Peri Jahat menggeleng pelan membuat Reynal


menjadi terkejut.


“Racun Pelangi Kala bukanlah racun terkuat di dalam guild


Seribu Racun sebab ia bahkan tidak setingkat dengan racun Dewa Gunung milik


guild kami. Tapi diantara seluruh jenis racun, dapat dikatakan jika Racun


Pelangi Kala adalah yang tersulit dicari, dibuat dan didapatkan penawarnya. Dikatakan


hanya tuan Scorpion Blue yang mampu membuat penawar dari racun ini!”


berharap jika racun itu dapat melemahkan atau mungkin dapat membunuh monster


ular itu.


Scorpion Blue melemparkan racunnya kearah monster ular yang


sedang menatapnya. Ia menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan racun


Pelangi Kala membuat sang monster ular mengepakkan sayapnya dan terbang


menghindari racun tersebut.


“Sihir Api!” Reynal kemudian menggunakan sihirnya untuk


menghalangi jalan pelarian sang monster. Dibantu dengan pendekar lainnya,


mereka berturut- turut memblokir jalan yang memungkinkan sang monster


menghindari serangan Scorpion Blue.

__ADS_1


Legenda Dinda segera menggunakan energi panah dan


menembakkan 3 panah secara berturut- turut dan membuatnya berhasil melukai


salah satu sayap sang monster.


“HISSST!!” Monster itu menjerit keras merasakan salah satu


sayapnya telah robek karena tempakan panah legenda Dinda. Kecepatan dan arah


terbangnya mulai tidak seimbang yang membuat Legenda Lucy mendapat giliran


untuk melemparkan tombak pusakanya untuk merobek sayap yang tersisa dari


monster ular.


“SSSIIHHH!!” Monster itu sekali menjerit merasakan sayapnya


kembali robek. Ular itu tanpa disangka jatuh karena sayapnya telah robek dan


tidak lagi dapat terbang di udara.


Para pendekar melihat ular itu akan mencoba memasuki tanah


untuk melarikan diri segera kembali menyerangnya. Tuan Scorpion Blue, Peri


Jahat dan Rafflesia menyerang secara bersamaan setelah mendapatkan celah dari


monster ular.


“SHHHIII!” Ular itu mendesis untuk yang terakhir kalinya


sebab setelah menerima serangan dari 3 pendekar racun, tubuhnya mulai membujur


kaku tak bergerak.


“Kita akan menunggunya selama 10 sampai 15 menit lalu


mengambil kembali racun didalam tubuh monster ular ini! Setelah itu kita akan


membagi tubuhnya menjadi 8 bagian membagi rata untuk para pendekar yang telah


berpartisipasi untuk membunuh monster Ular.”

__ADS_1


__ADS_2