Dark Game

Dark Game
22. Persiapan untuk Melarikan Diri


__ADS_3

Di penginapan Draco, Gara dan Albert sedang berdiskusi mengenai masalah sebelumnya. Draco sepakat untuk mengobati Parsi dan membantunya melawan Witca dan seluruh pasukannya.


Albert akan mengantarkan murid Akademi pulang dan kemudian melakukan persiapan pada desa Air Biru. Berbagai kemungkinan bisa terjadi saat ini.


Keterkaitan Gara dan Parsi akan membuat desa Air Biru dalam bahaya dan mungkin akan menjadi incaran aliran Hell Memoth selanjutnya.


Setelah semuanya setuju, Albert mengantar murid akademi Beladiri kembali kedesa Air Biru. Sedangkan Gara dan Draco bergegas menuju ke toko milik Parsi untuk memberitahukan semua ini.


~~


Parsi sangat terkejut dengan kedatangan Gara dan seorang yang tidak dikenalnya. Ia tidak menduga akan mendapatkan kunjungan malam ini.


Tidak ingin membuang waktu, Gara segera menyuruh Draco menyembuhkannya. Saat ini jika kekuatan Parsi telah optimal dan penyakitnya telah sembuh, mungkin saja ia dapat bertahan dari kejaran aliran Hell Memoth.


Draco mengeluarkan energi yang sangat besar lalu mulai mengalirkannya pada tubuh Parsi. Aliran hangat membuatnya lebih tenang dan bugar selama beberapa saat. Setelah itu Draco memberikannya sebuah pill berwarna merah.


Pill itu memiliki bau obat yang sangat kuat, orang- orang percaya bahwa semakin tinggi dan berkhasiat obatnya maka akan semakin keras baunya tercium. Segera saja Gara menyuruh Parsi meminum obat itu, sensasi pahit yang sangat terasa membuat lidahnya selama beberapa saat mati rasa.


Namun khasiat yang ia terima sungguh luar biasa, badannya kembali sehat serta sebagian tubuhnya mengeluarkan asap putih. Menurut penjelasan Draco, penyakitnya akan sembuh total dalam semalam tanpa diperintah ia menurut sesuai dengan penjelasan Draco.

__ADS_1


Ia hampir tidak percaya dengan yang dialaminya hari ini, pertama ia bertemu dengan orang yang memiliki jenis Aura yang sama dengan miliknya. Lalu kemudian ia mendapatkan pengobatan gratis dari penyakit yang dideritanya selama ini.


Namun informasi mengenai utusan Hell Memoth juga membuatnya khawatir, tentu saja mereka tidak akan mengejarnya hanya karena ketiga pusaka tingkat Galaksi. Sebenarnya harta yang diambil oleh Parsi adalah dua buah batu yaitu batu kekuatan dan batu ilusi.


Kedua benda itu adalah harta pusaka yang memiliki kekuatan semesta akhir, menurut sejarah tidak ada yang dapat menandingi harta tingkat semesta akhir. Namun karena pengejarannya selama sepuluh tahun tanpa henti membuat batu ilusi akhirnya jatuh kembali ditangan aliran itu.


Kini tersisa batu kekuatan dan lima pusaka tingkat Galaksi, tiga telah ia berikan kepada Gara. Tersisa batu kekuatan bersama pusaka Jubah dan kereta kuda. Pusaka kereta kuda akan ia gunakan dan sisanya mungkin akan diberikan kepada Gara sebab telah membantunya kali ini. Ia juga yakin jika Gara lebih dapat menjaganya.


Parsi menyiapkan semuanya, ia mengemas seluruh barang dagangannya. Beberapa tidak dapat lagi ia tampung sehingga Gara dan Draco membelinya.


Menurut mereka berdua, barang yang dijual oleh Parsi sangat berkualitas walau saat ini mereka belum memerlukannya. Contohnya saja ia menjual sebuah buku cara membangun tembok perbatasan dan sebuah pusaka cermin nasib.


Mereka bertiga akhirnya selesai ketika hari telah pagi, sebagai salam terimakasih Parsi memberikan batu kekuatan dan pusaka jubah kepada Gara.


Tongkat sihir saint yang memiliki kekuatan galaksi akhir serta memiliki kemampuan khusus lainnya. Selain itu batu kekuatan juga yang paling istimewa, batu kekuatan Gara gabungkan bersama dengan tongkat sihirnya hingga membuat tongkat sihir memiliki kekuatan diatas semesta.


Gara berterimakasih kepada Parsi, sebagai balas budi ia memberikan seratus kertas jimat kekuatan Galaksi awal dan seratus jimat lainnya kekuatan Matahari warna puncak. Parsi tidak percaya dengan yang ia lihat, Gara memiliki banyak hal yang membuatnya terkejut.


Tidak pernah ada seorang master ilmu tulis sekalipun yang mampu menciptakan seratus kertas jimat tingkat Matahari warna dalam sekali lihat apalagi dengan tingkat Galaksi Awal. Selain ilmu pengobatan, racun dan ilmu tulis Parsi juga mengetahui bahwa Gara memiliki sebuah ilmu unik yang ia kuasai dengan baik.

__ADS_1


Gara memasukkan seluruh pusaka yang ia dapatkan dalam kotak dimensi sebab akan membuat banyak mata tergiur dan tergoda untuk memilikinya. Pagi yang tenang, mereka berangkat menuju perbatasan namun suasana hati Gara memburuk.


Ketika mereka hampir sampai pada perbatasan, ketiganya terkepung oleh selusin pasukan berkekuatan Matahari lapisan 3 yang membawa bendera berlambang istana hitam. Parsi kemudian menyuruh Gara dan Draco untuk pergi menyelamatkan diri.


Tentu ini adalah urusannya sendiri, ia tidak ingin melibatkan banyak orang. Namun seruannya tidak ditanggapi oleh Gara, saat ini ia tengah fokus membuat kertas jimat sebanyak banyaknya. Draco mengaktifkan pertahanan transparan tingkat tinggi pada sekitar.


Tidak akan ada yang mampu menembus pertahanan ini sebab hanya yang berkekuatan semesta lapisan 3 atau diatasnya yang dapat menjebolnya.


Selama Gara membuat kertas jimat, Draco dan Parsi menyerang semua pasukan yang menggangu. Mereka mendapatkan kematian dalan sekali kejapan mata. Jelas kekuatan mereka tidak dapat dibandingkan sedikitpun.


“Duar”


Sebuah serangan energi sihir berhasil menembus pertahanan Draco. Ketiganya berkeringat dingin, mereka tidak menduga akan menghadapi musuh dengan kekuatan semesta lapisan ketiga.




Buat yang minta crazy up, penulis akan mengirimkannya pada minggu ini...

__ADS_1



Tunggu saja, minggu ini penulis akan menggenapkan capter novel menjadi 60


__ADS_2