
Reynal sesekali melirik kebelakang melihat Eliza yang masih
mengikutinya. Ia sudah beberapa kali mencoba untuk meminta maaf namun sayang
bukan mendapat maaf melainkan Reynal mendapat serangan yang ganas dari wanita
itu.
Karena merasa ini akan berlarut- larut semakin lama maka
Reynal memutuskan untuk pasrah dan membiarkan Eliza berbuat sesukanya. Reynal
memasang badannya tegap dan menatap Eliza dengan senyum tipis.
“Eliza maafkan aku! Aku tidak bermaksud seperti itu. Kau
hanya salah paham!”
Eliza mendengus kesal, ia menggunakan separuh dari energi
yang ia miliki lalu kemudian menggunakannya untuk membuat serangan yang kuat
pada Reynal. Pemuda itu jelas dapat merasakan energi yang kuat dari Eliza.
Walau kekuatan Eliza sebatas pendekar dewa lapisan 2 namun
nyatanya ia merupakan salah satu dari 5 perempuan terkuat di Akademi Beladiri
sehingga kekuatannya jauh dari dewa lapisan 2 pada umumnya.
Reynal dengan cepat menggunakan energinya untuk menghalangi
serangan itu untuk melukai tubuhnya lebih dalam. Tapi sekuat apapun Reynal
mencoba, karena pemuda itu tidak memasang pertahanan dan hanya menopang
tubuhnya sendiri membuat Reynal merasakan sakit yang sangat di dalam tubuhnya.
Untunglah Eliza tidak menyerang untuk kali kedua setelah itu
__ADS_1
membuat Reynal sedikit bernafas legah. Pemuda itu berniat mendekati Eliza namun
tidak ia duga wanita itu belum selesai, ia bergerak dengan cepat berpindah
tepat dihadapan Reynal.
Reynal terkejut dan belum siap tapi Eliza tidak menunggu.
Eliza menggunakan kakinya untuk menendang perut Reynal dengan keras, terlihat
kakinya itu dilapisi oleh semacam energi tanah yang dapat membantu Eliza
menambah kekuatan dari tendangannya.
Reynal yang belum siap itu segera menyatukan kedua tangannya
untuk menahan tandangan tersebut. Walau pada akhirnya Reynal kembali terpental
beberapa meter namun tendengan Eliza berhasil di tangkis sempurna olehnya.
Eliza saat itu ingin kembali maju dan menyerang Reynal namun
kemudian puluhan akar menjerat kakinya dan perlahan mengikat tubuhnya. Eliza
Apa yang tidak diketahui oleh wanita itu adalah Reynal
sendiri juga tidak mengetahui siapa yang melakukan sihir itu pada Eliza. Ia
terkejut mendapati Eliza dapat dengan mudah terikat oleh sihir Akar Pengikat.
Reynal menoleh kanan dan kiri berusaha untuk mencari siapa
yang melakukannya namun ia tidak mendapati satupun disana yang menurutnya mampu
berbuat seperti itu. Hanya terdapat belasan anggota Akademi Beladiri Dagang
yang sedang berlalu lalang bersama dengan murid Akademi Beladiri yang
kekuatannya setara dengan pendekar Galaksi dan Semesta.
__ADS_1
Pemuda itu ingin mencari siapa yang mempunyai sihir itu tapi
melihat Eliza yang kini semakin marah karena tubuhnya diikat membuat Reynal
tidak tega membiarkannya seperti itu. Ia mengeluarkan sebuah jarum berukuran 30
milimeter atau 3 centimeter dari dalam sakunya lalu kemudian menusukkannya ke
belakang leher Eliza pelan.
“Tidurlah untuk saat ini!” ucap Reynal yang kemudian
menggendong Eliza yang telah tertidur. Reynal melepaskan jarum kecil itu dari
leher belakang Eliza dan menyimpannya kembali.
“Racun Tidur, saya tidak pernah menduga racun yang sangat
tidak pernah saya gunakan dalam pertempuran kini saya gunakan untuk menenangkan
wanita cantik!” Reynal menggeleng pelan lalu kemudian terbang keluar dari
Akademi Beladiri.
Ia kembali ke guild Raja Nirwana sebagai wakil Yin. Reynal
di perjalanan menggunakan sayapnya untuk terbang karena ia akan mengubah
penampilannya bersama dengan Eliza agar tidak diketahui oleh anggota guild Raja
Nirwana dan Hell Memoth.
Reynal cukup mudah untuk melakukan pekerjaan itu, ia kini
telah berubah menjadi seorang wakil Yin yang dikenal oleh guild Raja Nirwana
sedangkan Eliza ia berhasil mengubah wanita itu menjadi seorang nenek tua.
Awalnya Reynal ingin mengubah sedikit penampilan Eliza namun
__ADS_1
entah mengapa perubahannya menjadi sangat besar dan mengubahnya mirip dengan
seorang nenek tua.