Dark Game

Dark Game
22. Tetua Cong


__ADS_3

Aura yang kuat dan tidak biasa terpancar keluar dari sang pemuda, yang lebih mengherankan ia memilih karakter yang berbeda. Segera saja mengundang penasaran sang Kaisar beserta para ketua guild lainnya.


Menurut mereka hanya orang kuatlah yang dapat melewati dan kembali keluar dari lembah tak bernama. Bahkan mereka sendiri tidak yakin dapat kembali keluar dari sana hidup-hidup.


“Siapa namamu pemuda? Dan jelaskan apa yang terjadi?” kaisar Xin tidak sanggup menahan rasa penasarannya.


“Namaku Gara, dilihat dari situasinya anda pastinya yang mulia kaisar dari Humanie Empire, kaisar Xin. Salam hormat” Gara memberi hormat kepada kaisar serta beberapa orang yang bersamanya, dilihat dari level mereka saat ini dipastikan mereka minimal adalah tetua guild dan organisasi ternama.


“Seperti yang mulia saksikan, saya baru saja keluar dari dalam lembah tak bernama. Saya keluar dari sana sebab ingin menghindari peperangan yang berlangsung. Sungguh sangat merugikan.” ucap Gara sopan


Bukan hanya dari pihak Humanie Empire yang gempar dan penasaran akan hal tersebut, melainkan pasukan aliansi Elver Empire juga mengalami hal yang sama. Mereka menguping pembicaraan dan sungguh tersinggung dengan perkataan Gara.


“Hei kau sudah berani menyinggung kekaisaran Elver, sebagai gantinya saya akan menghukummu” seorang tetua dari Guild Es mendiang maju mendekati Gara dan melepaskan aura dingin yang sangat besar.

__ADS_1


Para tetua segera melindungi kaisar, walaupun Gara kuat namun mereka tidak ingin mengambil resiko. Jujur mereka juga tersinggung namun mereka menghormati kaisar Xin.


“Kita lihat bagaimana kekuatan pemuda itu, ketika ia dalam bahaya barulah kita menolongnya” ucap ketua Dao yang terlihat penasaran dengan Gara. Ia memerintahkan seluruh pasukan untuk mundur dan beristirahat sambil menikmati pertarungan antara Gara dengan tetua dari Guild Es Mendiang.


Aliansi Elver rupanya melakukan hal yang sama, mereka memandang Gara berbakat dan mereka harus memusnahkannya atau setidaknya memberikan pelajaran baginya.


“Saya menolak pertarungan ini, tidak ada yang menjamin bahwa kau dan semuanya tidak akan bermain curang.” Gara mengetahui situasinya sulit untuk dikendalikan, ia akan berusaha menahannya namun jika sampai ia terdesak terpaksa ia akan memakai kedua kartu keberuntungannya.


“Dasar, kau hanya berani omong kosong dan menghina. Walaupun kau menolak namun saat ini kau harus mati” tetua dari Guild Es mendiang diketahui bernama Cong itu akhirnya mengeluarkan energi es dan menghempaskannya kearah Gara.


“Hm, dibandingkan nafas es milik dewa ini tidak ada apa-apanya.” Gara menerima serangan itu tanpa perlawanan.


“Hehehe, kau sudah putus asa yah? Menerima seranganku begitu saja sama saja bunuh diri” tawa tetua Cong seketika terhenti ketika melihat Gara tersenyum menghina kearahnya

__ADS_1


Semua orang terkejut dengan apa yang mereka lihat, tidak akan ada seorang pemain dibawah level 100 yang mampu bertahan dari serangan itu. Ketua Dao menunjukkan senyum lebarnya, ia tidak sabar ingin merekrut Gara menjadi pasukannya dan menjadi bagian klan Dao.


Tetua Cong kembali memberikan serangan es namun energinya kini berlipat menjadi 3x dari awal. Semua berpikir kali ini Gara akan tewas, namun semuanya salah Gara bahkan tidak bergeming sedikit pun dari tempatnya.


“Saya tidak tahu apakah itu adalah kekuatan normalmu atau sudah menjadi kekuatan penuhmu namun sepertinya walaupun kau menambah kekuatannya menjadi 100x lipat dari awal maka belum bisa membuatku bergeming dari tempat ini” ucap Gara menatap tajam tetua Cong.


Sebenarnya energi es yang dikeluarkan oleh tetua Cong hanyalah 1:10.000.000 kekuatan nafas dewa. Gara mampu bertahan selama sepuluh menit dari nafanya dan membuat serangan tetua Cong hanyalah angin kecil.


“Dasar bocah tidak tau diri, kau akan lihat bagaiman Guild Es Mendiang akan menghancurkanmu” Tetua Cong adalah salah satu dari 3 tetua terkuat dan memiliki pengaruh yang besar dalam Guild.


“Hem? Baiklah sekarang apa aku dapat pergi dari sini? Saya cuman ingin memberikan kalian saran bahwa buang harga diri kalian yang tinggi itu. Belajarlah untuk merendah walaupun kau adalah orang terhebat didaratan ini.” Ucap Gara kembali mengembalikan serangan hawa dingin yang dilepaskan kepadanya oleh Tetua Cong.


Kekuatan yang dilepaskan Gara memiliki 10x lipat dari jumlah semua serangan dan itu sama dengan kekuatan monster tingkat seratus. Tetua Cong terhempas jauh atas serangan yang diberikan oleh Gara. Hal itu kini membuat Tetua Cong murka dan segera menyerang Gara dengan tombak es legendarisnya.

__ADS_1


 


 


__ADS_2