Dark Game

Dark Game
498


__ADS_3

Draco jelas sangat


marah dengan perbuatan Hell Memoth. Mereka telah kesekian kalinya menyerang


Akademi Beladiri dengan segala cara. Hari ini ia tidak lagi bisa bersabar


menghadapi semuanya, bersama dengan Albert keduanya akan menahan Hell Memoth.


Draco kemudian


melepaskan energinya yang kuat, terlihat aura yang dimiliki oleh Draco adalah


Aura Sihir Putih 9 Tingkat. Auranya membentuk sebuah pagoda besar dengan 9


tingkat lantai dapat dilihat oleh semua orang.


Para pendekar yang


melihatnya jelas merasakan kagum dengan kekuatan aura tersebut. Mereka tidak


pernah melihat atau menjumpai aura yang agung seperti mlik Draco, itu tidak


terkecuali Halu King dan yang lainnya.


Berbeda dengan yang


lainnya memiliki pandangan kagum, Black Dangger merubah sikapnya menjadi


sedikit gugup. Ia jelas dapat merasakan kekuatan Draco mungkin sebanding atau


lebih kuat darinya.


Belum lagi orang yang


disebelahnya, orang itu bahkan belum mengeluarkan aura miliknya namun Black


Dangger telah merasakan ketajaman sebuah pedang berasal membuatnya merinding


ketakutan.


Disatu sisi ia ingin


kembali, ia tahu jika menghadapi salah satu dari keduanya maka akan sulit


baginya untuk hidup hari ini. Namun disisi lain, ia juga memiliki wajah di


depan Halu King dan pihak sekutu. Jika dirinya melarikan diri maka Halu King


dan pendekar lainnya akan mengatakan jika dirinya pengecut dan takut dengan


kekuatan Akademi Beladiri.


Draco tertawa melihat

__ADS_1


sikap gugup Black Dangger, ia mengibaskan tongkatnya ke langit. Seketika di


langit muncul belasan es batu yang besar dari sebuah portal sihir. Es batu yang


membentuk semacam pedang yang runcing itu menatap lurus kebawah tepat pada


pasukan Hell Memoth dan sekutunya.


Halu King dan pendekar


yang ada disana seketika merasakan hawa dingin yang menusuk sampai ketulang


mereka. Mereka yakin jika belasan es tersebut dijatuhkan maka bukan hanya


mereka tidak akan bisa selamat, namun juga tubuh mereka akan seketika membeku


oleh udara dingin.


“Es Meteorit!” ucap


Draco pelan.


Usai mengatakan itu,


es besar di atas langit mulai berjatuhan ke bawah. Black Dangger menggertakkan


giginya. Ia juga sulit membayangkan sihir Draco yang terlihat mudah sekali


dibuat tapi sudah bisa membuat pasukannya menggigil ketakutan.


Black Dangger. Sebuah pisau hitam kecil dengan corak merah seketika muncul di


dalam genggaman Black Dangger.


Pisau itu kemudian


mengeluarkan aura berwarna hitam dan segera menahan belasan es batu yang akan


menjatuhi para pendekar dibawahnya.


“Heh! Es yang


merepotkan” umpat Black Dangger kesal. Ia awalnya merasa akan butuh sedikit


tenaga untuk menghancurkan belasan es yang berukuran besar itu. Namun nyatanya


ia dapat merasakan perlahan energi pisau iblis yang menahan es mulai terkikis


akibat membeku oleh udara dingin yang ada di sekitar.


Akhirnya Black Dangger


mengerahkan banyak energi yang ia miliki untuk menghancurkan sihir es milik

__ADS_1


Draco. Black Dangger mengelus dahinya yang sedikit berkeringat, ia kini menatap


Draco dengan sedikit ketakutan di matanya.


“Sihir yang terlihat


biasa di buat oleh pendekar misterius itu tapi nyatanya saya harus mengeluarkan


banyak sekali tenaga untuk bisa menghancurkannya! Siapa sebenarnya orang ini,


bagaimana Akademi Beladiri memiliki pendekar sepertinya?” tanya Black Dangger


di hatinya. Mungkin Black Dangger akan pingsan ketika mengetahui Akademi


Beladiri memiliki 10 legenda yang kekuatannya tidak kalah dengan Draco.


Ia merupakan salah


satu pendekar tinggi Hell Memoth yang meremehkan Akademi Beladiri sebelumnya.


Mereka meremehkan Akademi Beladiri karena dikabarkan tidak memiliki pendekar


dewa lapisan 5 yang menjadi pendekar tertinggi disana sedangkan Hell Memoth


memiliki lebih dari 3 pendekar dewa puncak.


Namun kini ia sadar


bahwa selama ini Akademi Beladiri menyimpan sosok pendekar yang sangat kuat. “Untuk


mendapatkan pendekar yang kuat seperti itu, tentu butuh banyak sumber daya yang


dihabiskan oleh Akademi Beladiri! Saya yakin jika mereka hanya memiliki seorang


pendekar sepertinya. Sangat tidak mungkin jika pendekar yang berada disebelah


penyihir itu juga memiliki kekuatan yang setara?!”


Black Dangger melihat


pasukannya yang mulai kehilangan semangat untuk menyerang membuatnya tersenyum


kecut. “Hei kalian tunggu apa lagi? Penyihir yang disana biar saya yang urus,


kalian berdua puluh akan menghadapi Qin Feng dan pendekar pedang itu!”


Mereka kemudian


tersadar, beberapa mereka juga berpikiran sama dengan Black Dangger dan


menganggap penyihir yang menggunakan sihir es nya itu adalah pendekar terkuat


dimiliki oleh Akademi Beladiri. Qin Feng dan seorang yang menggunakan pedang

__ADS_1


tidak mungkin memiliki kekuatan yang mampu mengalahkan mereka berdua puluh.


__ADS_2