Dark Game

Dark Game
239. Pengobatan Selesai


__ADS_3

Butuh waktu semalaman penuh untuk Reynal dapat menggerakkan badannya dan menghilangkan sedikit rasa sakit yang menyerang tubuhnya. Reynal tidak terbiasa terbaring santai di atas tempat tidur sebab itu ia sedikit mulai beraktifitas walau wajahnya masih sedikit pucat.


Secret Mellow sesekali menjumpai Reynal untuk sekedar membawakan makanan dan minuman untuknya serta menanyakan kondisinya. Tak lupa Secret Ryu dan Secret Akio, pasangan guru dan murid terkompak itu juga sering mengunjungi Reynal.


Ia ingat bagaimana pertama kali Secret Ryu menjenguk Reynal malam itu, Ia baru saja ingin menutup matanya namun Reynal dikejutkan dengan suara pintu kamar yang dibuka dengan keras. Dari balik pintu muncullah pasangan murid tersebut dengan Secret Ryu yang membawakan sebuah kalung segel suci.


“Ini saya bawakan Segel Suci agar roh jahat tidak lagi menggangumu” ucapnya.


“Roh Jahat? Dia pikir saya kerasukan?” umpat Reynal dalam hati, jika saja saat itu Secret Akio tidak menemani Secret Ryu disana mungkin Reynal akan mengumpat keras dihadapannya.


Setelah itu berbagai tetua dan para wakil ketua guild juga ikut mengunjungi Reynal, akibatnya selama dua hari selanjutnya Reynal tidak dapat istirahat dengan cukup dan kondisi tubuhnya hanya sedikit membaik karena kurangnya isitirahat. Sampai akhirnya yang belum mengunjungi Reynal hanya Parsi dan kedua penjaga suci Akademi.

__ADS_1


“Mereka mengunjungiku karena khawatir dengan keadaanku, bagaimanapun juga mereka tidak ingin aku dalam bahaya”


Dengan kondisinya seperti itu, Reynal memutuskan untuk kembali mencoba untuk mengunjungi kamar pengobatan untuk Secret Jung dan Secret Seung. Ia harus segera mengobati Secret Seung yang belum dipindahkan kutukannya.


Reynal berjalan dengan langkah lunglainya ia menuju ruang perawatan yang berada tepat disebelah kamarnya. Sesuai dugaan Reynal, dalam ruangan tersebut hanya Secret Jung dan Secret Seung yang masih terbaring tidak sadarkan diri.


“Aku akan memeriksa kondisi Secret Jung lebih dulu”


Warna mukanya juga kembali segar, Reynal menaksirkan jika tidak lama lagi Secret Jung akan siuman jika memakan obat yang tepat. Sebab itu Reynal mulai meracikkan obat untuk Secret Jung menggunakan berbagai bahan herbal berkualitas yang diantaranya sehelai bulu sayap herbal dan tiga tetes darah miliknya.


Semua bahan tersebut kemudian dicampur menjadi satu dan membentuk lima buah pil berwarna jingga. Reynal kemudian menyimpannya pada kotak obat yang berada disamping tempat tidur Secret Jung, tak lupa untuk menuliskan petunjuk penggunaan obat.

__ADS_1


Reynal meminumkan sebutir obat tersebut pada Secret Jung sebelum berpindah untuk melihat kondisi Secret Seung.


Kondisi Secret Seung berbeda dengan Secret Jung. Ia belum mendapatkan penanganan untuk kutukan yang diterimanya sehingga menyebabkan gejala yang lebih parah seperti seluruh tubuh Secret Seung saat ini telah menghitam atau lebih tepatnya gosong.


“Ini sangat parah, aku harus melakukan pemindahan racun segera jika tidak mungkin nyawa dari Secret Seung tidak pernah dapat ditolong”


Reynal mengabaikan rasa sakit yang masih dideritanya, walau tubuhnya masih sangat lemas Reynal mencoba untuk mengabaikan kondisi tubuhnya itu lalu mulai mengkonsumsi obat herbal untuk meningkatkan semangat dan energi.


Reynal mulai membuat segel suci yang lebih besar dari sebelumnya pada bagian tubuhnya, tak lupa ia juga memperkuat segel suci pada pojok ruangan yang sebelumnya dipakai untuk pengobatan Secret Jung.


Setelah hampir satu jam persiapan akhirnya Reynal siap untuk memulai pemindahan kutukan tersebut. “Aku akan mencoba melampaui batasanku hari ini, aku tidak bisa membiarkan Secret Seung meninggal sebab itu akan membuat kesempatanku untuk meminta tanda pengakuan Darah Suci akan sedikit sulit dilakukan” Reynal bertekad agar dirinya mampu menangani kutukan pemakan jiwa yang terdapat pada tubuh Secret Seung.

__ADS_1


__ADS_2