
Puluhan prajurit berkumpul di lapangan kota dengan membawa sebuah gulungan berisi perintah penangkapan Reynal. Seluruh warga kota dikumpulkan untuk mendengarkan perintah dan amanat walikota.
Reynal melihat hal itu dari jauh, ia merasakan sesuatu direncanakan oleh Walikota. Sebelumnya Reynal telah menyelidiki seluruh kebijakan dan tindakan Walikota mngenai masalah yang dihadapi oleh kota ini.
Reynal menemukan fakta bahwa seluruh kebijakan walikota berujung oleh dukungannya pada pihak pemberontak. Reynal mengetahui bahwa akan ada siasat atau pun rencana yang akan disusun oleh Walikota untuk menyingkirkannya yang telah mengetahui siasat buruknya.
“Kita lihat apa yang dilakukan oleh penghianat itu padaku” Reynal hari ini mengajak Joni dan Jini untuk membantunya menolong orang.
Setelah beberapa hari kehidupan warga kota semakin membaik, Reynal juga telah mendapatkan penghormatan dan penghargaan yang besar dari warga desa.
Selain memberikan mereka uang, Reynal juga memberikan pengobatan gratis dan tidak sedikit para pemuda dan anak anak mendapatkan sedikit bimbingannya dalam beladiri dan ilmu kekuatan.
“Apa maksudmu? Jangan bilang kalau ini ada hubungannya denganmu” ucap Joni tanpa menoleh dan terus memperhatikan kumpulan warag dari jauh sesekali memandang beberapa tempat terpencil di sekitar kota.
__ADS_1
“Apa? Memangnya apa yang telah kau perbuat sebelumnya?” Jini tidak sabar ingin memukul kepala Reynal karena kesal. Bagaimana tidak, baru beberapa hari tinggal disana Reynal telah membuat masalah dengan walikota.
“Pengumuman untuk warga kota” teriak seorang prajurit yang terlihat memiliki badan yang cukup besar, beberapa warga segera menghentikan kegiatan mereka dan mulai memperhatikan pengumuman yang akan dibacakan oleh prajurit
Prajurit itu mengulang teriakannya sekali lagi untuk memastikan bahwa seluruh warga kota mendengar suaranya yang cukup keras.
“Kami ingin menyampaikan beberapa perintah walikota, mohon seluruh warga mendengar dan mematuhinya. Pertama walikota mengucapkan terimakasih dan rasa syukur kepada seluruh warga yang telah bersabar dan berhasil bertahan dalam masa krisis ini” ucapnya sambil memandang satu persatu warga.
“Kedua, Walikota ingin mengingatkan bahwa akhir akhir ini terdapat beberapa utusan pemberonta yang mendatanginya untuk meminta upeti atau pajak selama sebulan terakhir sebab itu walikota berharap warga kota dapat memakluminya dan membantu kami untuk membayar upeti ini”
“Cih.. jelas jelas ini adalah akal akalan walikota sialan itu” ucap Reynal dengan sedikit mengupat
Dua bersaudara segera memandangi Reynal dengan tatapan meminta penjelasan, namun Reynal hanya tersenyum dan mengangkat kedua bahunya lalu kembali fokus pada pengumuman.
__ADS_1
“Ketiga yang paling penting adalah walikota memerintahkan kepada seluruh warga untuk menjauhi, menangkap, ataupun melaporkan seorang pemuda yang bernama Reynal. Saat ini walikota telah menyelidikan identitas pemuda ini”
“Berdasarkan hasil penyelidikan Reynal terbukti menjadi salah satu anggota pemberontak yang menyusup. Ia juga merupakan seorang dukun yang mempunyai ilmu gelap dan tengah mencari tumbal untuk persembahannya pada iblis”
Reynal sedikit tertarik dengan tuduhan palsu yang dilayangkan kepadanya, walau begitu ia tetap terlihat tenang tanpa adanya sedikit rasa takut ataupun khawatir. Dua bersauudara itu kini saling memandang, merasa bingung dengan sikap dan tindakan Reynal.
“Kau tidak merasa takut sedikitpun?”
“Kenapa harus takut, jelas dia telah membongkat aibnya sendiri dihadapanku kali ini. Pengumuman ini bagiku tidak lebih dari sebuah pengakuan darinya.” Ucap Reynal tenang,
~~
Ayo dukung terus penulis dengan cara tekan tombol like dan komentarnya serta favorit pada novel ini sehingga penulis dapat lebih semangat!!!
__ADS_1