Dark Game

Dark Game
58


__ADS_3

Jacson dan Dewa Perang mulai menggunakan kekuatan penuh mereka masing- masing. Aura keemasan dari ketua Jacson semakin tebal namun aura pembantaian juga tak kalah agungnya menambahkan kekacauan dalam medan pertarungan. 


Ketua Jacson menggunakan tombak kekaisaran sedangkan dewa perang menggunakan pedang pembantaian. Kedua senjata yang begitu kuat ini beradu dengan begitu ganas dan tajam. Para penonton yang menyaksikan pertarungan keduanya harus menjaga jarak lebih agar tidak terkena serangan nyasar dari keduanya. Sebab bahkan hanya dengan percikannya saja mampu membuat pendekar dewa lapisan 3 terluka karenanya. 


Secret Toun sedang menganalisis pertarungan Jacson tiba- tiba dikejutkan dengan kedatangan seorang berpakaian hitam- hitam dengan penutup wajah mirip dengan masker berwarna hitam. Matanya yang hitam memiliki kegelapan yang dalam. Bahkan Secret Toun saat ini tak sengaja menatap matanya dan mendapati dirinya tiba- tiba berada dalam ruangan yang sangat gelap. Tak ada cahaya disana bahkan ia tak mampu merasakan anggota tubuhnya. 


Baru saat pendekar tersebut mengedipkan matanya, tatapan Secret Toun teralihkan dan ia dapat keluar dari ruangan yang hitam itu. Ia menggeleng pelan sebelum berkata dengan serius pada pendekar tersebut. “Tuan, apakah ada sesuatu yang ingin kau sampaikan?” ucap Secret Toun begitu sopan. 

__ADS_1


Dengan pengalamannya, ia dapat menyimpulkan bahwa kekuatan dari pendekar ini jauh lebih tinggi darinya, Bahkan hanya dengan tatapannya saja pendekar itu mampu membawanya ke dalam ruangan gelap misterius. 


“Kau tak perlu begitu sopan. Bagaimanapun kau adalah pemimpin dari ras Manusia disini, walaupun mungkin saya jauh lebih tua darimu tapi kau bisa memanggilku dengan saudara Mu Fan.” ucapan darinya sangat dalam dan penuh aura misterius membuat Secret Toun begitu penasaran. 


Walau Secret Toun mengetahui asal dari Mu Fan ini adalah perwakilan dari Akademi Beladiri bersama dengan 6 pendekar lainnya. Namun dibandingkan dengan yang lainnya, ia memiliki aura yang lebih misterius dan paling berbeda dengan yang lainnya. Itu membuat Secret Toun sangat penasaran. 


Lagipula baru- baru ini Akademi Beladiri telah diserang oleh Hell Memoth dengan kekuatan yang kuat bahkan pendekar dewa Bumi yang menjadi kekuatan puncak dunia Soun ikut dalam penyerangan Akademi Beladiri, 

__ADS_1


Rumor mengatakan pendekar Dewa Bumi semulanya mampu mengalahkan Akademi Beladiri dan nyaris membunuh salah satu tetua utama Akademi Beladiri, Qin Feng. Namun kemudian tiba- tiba semuanya terbalik dengan kemunculan 3 orang pendekar yang sangat kuat. 


Seorang memakai pedang dengan aura yang begitu tajam, lalu seorang memakai tongkat sihir dengan janggut putih sedada dan seorang perempuan cantik dengan tombak ditangannya. Ketiganya memancarkan aura pendekar dewa puncak yang memiliki peluang besar memasuki pendekar dewa Bumi kapan saja. 


Ketiganya dengan mudah melumpuhkan seluruh pendekar yang ada disana dan bahkan kuasa Mutlak Black Undied dengan ratusan pendekar dewa puncak yang ia miliki tidak mampu bertahan di tangan ketiganya dan melarikan diri setelah mendapat cidera yang cukup parah menggunakan formasi teleportasi.


Berita tersebut segera menyebar dan awalnya para pendekar kekaisaran Humanie dan yang lainnya tidak percaya namun setelah melihat sendiri ratusan kekuatan berbondong- bondong menuju Akademi Beladiri dengan membawa begitu banyak harta di tangan mereka dan pulang dengan tangan kosong tentu membuat mereka berpikir ulang. Bahkan Faksi aliansi Akademi Beladiri dengan guild besar juga tidak begitu percaya pada awalnya. 

__ADS_1


Tapi apa yang membuat Secret Toun bernafas lega adalah kehadiran 5 pendekar Akademi Beladiri yang salah satunya muncul ketika menghadapi pendekar dewa Bumi yaitu Lucy. Awalnya Secret Toun mengira jika hanya Lucy yang memiliki kekuatan yang hebat tapi hari ini sungguh matanya terbuka lebar setelah merasakan kedalaman kekuatan yang ditujukan oleh Mu Fan. 


“Berapa banyak Akademi Beladiri menyembunyikan kekuatan mereka?” gumam Secret Toun dalam hatinya.


__ADS_2