Dark Game

Dark Game
472


__ADS_3

Reynal sungguh tidak


menduga Beatrix akan dengan cepat melarikan diri sementara ia sibuk mengambil


seluruh sumber daya yang ada disana.


Reynal mendecak kesal


setelah ia merubuhkan altar inti Hell Memoth, dihadapannya kini telah terbaring


ratusan mayat anggota dari Hell Memoth yang akan ia bangkitkan. Meski begitu,


tetap saja ia masih khawatir mengenai Beatrix yang lolos dari tangkapannya dan


mungkin akan menggagalkan seluruh rencanya malam ini.


“Huh, kita melanjutkan


untuk menyerang altar Dalam. Disana mungkin Beatrix berlindung.”


Reynal dapat merasakan


musuh yang akan ia hadapi akan semakin kuat ketika menyerang altar dalam. Tapi


jika ia menyerah setelah semua ini mungkin rencana penyerangan Hell Memoth pada


Akademi Beladiri akan menjadi lebih ganas.


Akhirnya Reynal


membawa pasukan undiednya itu menuju altar dalam Hell Memoth. Kini jumlah


undied yang ia miliki telah mencapai batas maksimum yaitu berjumlah 250 undied


dewa yang mana jika ia ingin mengumpulkan lebih banyak kapasitas untuk undied


dewa maka ia harus meningkatkan kekuatannya pada dewa lapisan 4.


Reynal terbang dengan


kecepatan penuh ke arah sebelah utara, tepatnya pada provinsi Mother Dark, yang


menjadi tempat Altar Dalam Hell Memoth yang juga provinsi Mother Dark menjadi


provinsi utama kerajaan Malam dan disana terdapat kota Turtle Magic yang

__ADS_1


menjadi ibu kota kerajaan malam.


Altar Dalam menurut


informasi yang disampaikan Embert sebelumnya, Black Soul menjaga tempat itu


dibantu oleh pasukan kerajaan Malam.


Benteng atau altar


dalam Hell Memoth lebih besar dari 2 altar lainnya, selain karena penjagaan


dari Hell Memoth juga dijaga oleh pihak kerajaan Malam membuat banyaknya


ruangan kamar dan juga penyimpanan harta didalamnya. Reynal berniat untuk


memasuki altar dalam terlebih dahulu baru setelah itu ia akan menyiapkan


rencana penyerangan.


Sebelumnya Reynal


telah menginjakkan kakinya sekali di dalam altar tersebut atau lebih tepatnya


mengenal tempat bagian aula juga halaman dari altar dalam.


Namun entah mengapa


kesialan terjadi ketika ia baru saja memasuki Altar dalam, alarm dan lonceng


peringatan berbunyi dengan keras. Beberapa pintu ruangan yang Reynal lihat terbuka


kini secara serentak tertutup.


Reynal melihat sesuatu


yang salah dengan cepat berlari keluar dari sana. Dan benar saja, ketika ia


berlari keluar, pandangannya sesekali melihat kebelakang.


Ia mendapati dirinya


dikejar oleh seorang wanita tua dengan rambut acak- acakan. Reynal mengenali


wanita itu yang tidak lain adalah Black Soul, salah satu dari 3 kuasa mutlak. Reynal

__ADS_1


menjadi panik, ia segera menggunakan sihir support kecepatan untuk membantunya


mempercepat pergerakan dan menggunakan sihir support Gravitasi dan Slow untuk


memperlambat gerakkan dari Black Soul.


“Gawat! Black Soul


menyadari Gerakan saya yang berarti ia mengetahui penyerangan yang akan saya


lakukan. Tidak ada anggota Hell Memoth yang mengetaui hal ini masih hidup


kecuali Beatrix! Ya, dia pasti telah menceritakan semuanya pada Black Soul”


Reynal sangat kesal


dihatinya. Jika saja Beatrix kebetulan ada disana maka ia tidak akan ragu untuk


membunuh Beatrix di tempat. Namun kini ia sedang dikejar oleh salah satu orang


terkuat Hell Memoth yang memiliki kekuatan pendekar dewa puncak.


Walaupun Reynal kini


sekuat pendekar dewa lapisan 5 namun untuk bersanding dengan seorang pendekar


dewa yang telah mencapai puncak adalah hal yang sangat sulit. Mungkin ia dapat


mengalahkannya namun itupun dengan bantuan batu kekuatan, tongkat sihir saint


dan peralatan lainnya.


Reynal kemudian


berhasil keluar dari altar dalam dan melesat dengan kecepatan penuh menuju


sebuah huan kecil yang tidak jauh dari sana yang juga menjadi tempat dimana 250


undied dewa dan 500 undied semesta bersembunyi.


Rencananya Reynal akan


nekat menghadapi Black Soul disana tentunya dengan bantuan ratusan pasukan


undied yang ia miliki.

__ADS_1


__ADS_2