
Reynal sungguh tidak
menduga Beatrix akan dengan cepat melarikan diri sementara ia sibuk mengambil
seluruh sumber daya yang ada disana.
Reynal mendecak kesal
setelah ia merubuhkan altar inti Hell Memoth, dihadapannya kini telah terbaring
ratusan mayat anggota dari Hell Memoth yang akan ia bangkitkan. Meski begitu,
tetap saja ia masih khawatir mengenai Beatrix yang lolos dari tangkapannya dan
mungkin akan menggagalkan seluruh rencanya malam ini.
“Huh, kita melanjutkan
untuk menyerang altar Dalam. Disana mungkin Beatrix berlindung.”
Reynal dapat merasakan
musuh yang akan ia hadapi akan semakin kuat ketika menyerang altar dalam. Tapi
jika ia menyerah setelah semua ini mungkin rencana penyerangan Hell Memoth pada
Akademi Beladiri akan menjadi lebih ganas.
Akhirnya Reynal
membawa pasukan undiednya itu menuju altar dalam Hell Memoth. Kini jumlah
undied yang ia miliki telah mencapai batas maksimum yaitu berjumlah 250 undied
dewa yang mana jika ia ingin mengumpulkan lebih banyak kapasitas untuk undied
dewa maka ia harus meningkatkan kekuatannya pada dewa lapisan 4.
Reynal terbang dengan
kecepatan penuh ke arah sebelah utara, tepatnya pada provinsi Mother Dark, yang
menjadi tempat Altar Dalam Hell Memoth yang juga provinsi Mother Dark menjadi
provinsi utama kerajaan Malam dan disana terdapat kota Turtle Magic yang
__ADS_1
menjadi ibu kota kerajaan malam.
Altar Dalam menurut
informasi yang disampaikan Embert sebelumnya, Black Soul menjaga tempat itu
dibantu oleh pasukan kerajaan Malam.
Benteng atau altar
dalam Hell Memoth lebih besar dari 2 altar lainnya, selain karena penjagaan
dari Hell Memoth juga dijaga oleh pihak kerajaan Malam membuat banyaknya
ruangan kamar dan juga penyimpanan harta didalamnya. Reynal berniat untuk
memasuki altar dalam terlebih dahulu baru setelah itu ia akan menyiapkan
rencana penyerangan.
Sebelumnya Reynal
telah menginjakkan kakinya sekali di dalam altar tersebut atau lebih tepatnya
mengenal tempat bagian aula juga halaman dari altar dalam.
Namun entah mengapa
kesialan terjadi ketika ia baru saja memasuki Altar dalam, alarm dan lonceng
peringatan berbunyi dengan keras. Beberapa pintu ruangan yang Reynal lihat terbuka
kini secara serentak tertutup.
Reynal melihat sesuatu
yang salah dengan cepat berlari keluar dari sana. Dan benar saja, ketika ia
berlari keluar, pandangannya sesekali melihat kebelakang.
Ia mendapati dirinya
dikejar oleh seorang wanita tua dengan rambut acak- acakan. Reynal mengenali
wanita itu yang tidak lain adalah Black Soul, salah satu dari 3 kuasa mutlak. Reynal
__ADS_1
menjadi panik, ia segera menggunakan sihir support kecepatan untuk membantunya
mempercepat pergerakan dan menggunakan sihir support Gravitasi dan Slow untuk
memperlambat gerakkan dari Black Soul.
“Gawat! Black Soul
menyadari Gerakan saya yang berarti ia mengetahui penyerangan yang akan saya
lakukan. Tidak ada anggota Hell Memoth yang mengetaui hal ini masih hidup
kecuali Beatrix! Ya, dia pasti telah menceritakan semuanya pada Black Soul”
Reynal sangat kesal
dihatinya. Jika saja Beatrix kebetulan ada disana maka ia tidak akan ragu untuk
membunuh Beatrix di tempat. Namun kini ia sedang dikejar oleh salah satu orang
terkuat Hell Memoth yang memiliki kekuatan pendekar dewa puncak.
Walaupun Reynal kini
sekuat pendekar dewa lapisan 5 namun untuk bersanding dengan seorang pendekar
dewa yang telah mencapai puncak adalah hal yang sangat sulit. Mungkin ia dapat
mengalahkannya namun itupun dengan bantuan batu kekuatan, tongkat sihir saint
dan peralatan lainnya.
Reynal kemudian
berhasil keluar dari altar dalam dan melesat dengan kecepatan penuh menuju
sebuah huan kecil yang tidak jauh dari sana yang juga menjadi tempat dimana 250
undied dewa dan 500 undied semesta bersembunyi.
Rencananya Reynal akan
nekat menghadapi Black Soul disana tentunya dengan bantuan ratusan pasukan
undied yang ia miliki.
__ADS_1