
Halu King tidak bergerak sama sekali untuk menghadapi Richard, menurutnya Richard tidak cukup kuat untuk menghadapinya sebab itu ia hanya memerintahkan seluruh prajuritnya untuk menghadapi Richard.
Richard membawa setidaknya lebih dari seratus anggota keluarga Crow yang dapat bertarung dan sisanya ia perintahkan untuk bergegas berkumpul di aula utama keluarga. Walaupun hanya berjumlah seratus orang lebih namun itu adalah kekuatan yang cukup untuk menghadapi pasukan dari Halu King.
Yang menjadi masalah Richard adalah kekuatan dari Halu King yang telah mencapai tingkat Dewa, dimana ia dapat dengan mudah menghancurkan pasukan keluarga Crow dalam sekali jentikan jari namun belum bergerak dari tempatnya sampai saat ini.
Kemungkinan ia masih menunggu sesuatu dan benar saja ketika tetua Dicky telah tiba dan mengabarkan Thomas telah meninggal, Halu King melakukan pergerakan.
“Tujuannya adalah peta itu, aku akan mengurusnya disini!! Sebaiknya kau bawa yang lain untuk meninggalkan kota Mountain House bersama dengan Eliza!” Richard memerintahkan Dicky untuk meninggalkannya.
“Tapi...” Dicky ingin menolak namun setelah melihat Halu King mulai melakukan serangan yang mampu membunuh belasan pendekar keluarga Crow dengan mudah membuatnya mengetahui alasan dari ketua keluarganya itu.
“Aku bersama dengan seratus prajurit keluarga Crow akan menahannya untuk sementara waktu, kau pergilah ! pastikan keluarga Crow tidak tamat hari ini!”
Richard tidak lagi memperdulikan Dicky setelah mendorong Eliza menjauh. Ia berlari kearah puluhan pendekar guild Raja Nirwana dan mulai menyerang menggunakan ratusan prajurit batu yang ia ciptakan dalam sekejap.
__ADS_1
Melihat keputusan pemimpinnya itu membuat Dicky tersentuh, ia tau siafat dari Richard lebih dari siapapun karena sejak Richard kecil, Dicky telah bersamanya. Melihat pertempuran yang tidak lagi dapat dihindarkan Dicky segera menarik Eliza berlari bersamanya.
“Apa yang kau ingin lakukan? Kita harus membantu ayah dan yang lainnya!!” Eliza saat itu ingin membantu namun ia ditarik dengan begitu kuat oleh Dicky. Marah! Itulah yang ia rasakan namun untuk melepaskan diri dari cengkaraman pendekar tua itu adalah suatu hal yang mustahil.
Ditempat lain Reynal dapat melihat Richard Crow sedang berusaha mati- matian mengulur waktu bagi Eliza dan Dicky. Ia tidak henti- hentinya menciptakan ratusan monster batu tingkat Semesta lapisan satu dan dua.
“Jika keluarga Crow hancur hari ini maka akan berdampak buruk pada Eliza, lagipula aku tidak bisa membiarkan peluang untuk membunuh Halu King menguap.”
Reynal dengan kebulatan tekadnya kini mulai melangkah menuju medan pertempuran. Ia merasakan sebuah perasaan yang telah beberapakali ia rasakan ketika berada dalam pertempuran. Sekilas ingatan pertempuran melawan Fairy Hell, melawan para tetua dari guild Pisau Keramat, melawan kelompok penyerang Akademi, melawan tetua dari guild Seribu Racun.
“Walau saya tidak bisa membuat sihir yang besar tapi jangan lupakan bahwa kekuatan yang saya miliki melemah! Saya masih bisa membangkitkan dua puluh pendekar Semesta yang akan terus membantu saya di sekitar.” Reynal mebuat segel tangan sebentar lalu perlahan dua puluh pendekar semesta bangkit di hadapannya.
Reynal hanya mengenali Raja Ren disana, langsung saja kepemimpinan dari pasukan undiednya ia serahkan pada raja Ren.
“Serang!!” Reynal berteriak maju diikuti oleh raja Ren dan dua pendekar lainnya.
__ADS_1
Seperti saat membantai anggota Raja Nirwana ketika di kota, ia juga melakukan pembantaian yang sama namun lebih kejam. Ia membiarkan mereka menderita sakit yang sangat sebelum kehilangan nyawa.
“Jurus pertama : Pukulan Penghancur Bintang”
“Bumm”
Ledakan besar terjadi, belasan pendekar yang berada pada tingkat Semesta awal dalam kondisi skarat.
“Bumm” Ledakan lagi.
“Bumm” Ledakan lagi.
Reynal seakan tidak memperdulikan serangan yang tertuju kearahnya, ia hanya berfokus untuk menyerang dan menghabisi musuh sebanyak banyaknya. Itu karena tidak lain dari ia memakai baju pelindung yang mampu menahan serangan dari pendekar tingkat Dewa sekalipun.
Serangan dari para pendekar Semesta lapisan satu dan dua tidak berefek apa- apa padanya. Namun tanpa Reynal sadari, kekuatannya mulai dirasakan oleh Halu King dan petinggi guild Raja Nirwana lainnya.
__ADS_1
Halu King dengan cepat memerintahkan tiga tetua guild Raja Nirwana yang masing- masing memiliki kekuatan tingkat Semesta lapisan 5 untuk membunuh Reynal.