Dark Game

Dark Game
156. Perkenalan


__ADS_3

“Reynal apa kabarmu? Kau terlihat semakin tampan saja setelah beberapa tahun ini” ketua Zion menyapa kepada Reynal. Ia adalah salah satu tetua guild Asasint Bermuda yang ikut dalam acara lelang kota Air Biru dan dapat mengenal Reynal secara langsung.


Secret Ryu yang sejak tadi mengikuti wakil ketua Zion merasa terkejut, ia tidak menyangka dan tidak pernah melihat sebelumnya seorang pendekar kekuatan dewa menyapa terlebih dahulu pada seorang pendekar muda yang kekuatannya jauh dibawah.


“Salam senior, aku juga tidak menyangka dapat bertemu secepat ini setelah beberapa bulan yang lalu. Kekuatanku jika dibandingkan dengan senior maka rasanya tidak pantas” Reynal terkekeh pelan, ia menghormati Zion sebab menurutnya Zion salah satu pendekar yang tidak mengenal yang namanya diskriminasi.


Terlihat dari wajah wakil ketua Zion yang sangat ramah dan tidak dibuat-buat, membuat Reynal semakin menghormatinya.


“Reynal, perkenalkan dia adalah Secret Ryu, seorang petinggi utama guild Secret God saat ini” Zion menyadari Secret Ryu yang mengikutinya kemari, ia kemudian mengenalkan keduanya.


“Oh, ini kejutan yang besar. Salam senior” Reynal memberikan hormatnya pada seorang pemuda yang memiliki paras tampan dengan kulit bersih disebelah Zion.

__ADS_1


“Kau tidak perlu melakukan itu, lagipula umur kita hampir seumuran kok jadi panggil aku senyamanmu saja." Ryu terkekeh pelan ketika Reynal memberikan salam kepadanya, ia sungguh tidak menyukai seorang memberikan salam penghormatan padanya karena melihat kekuatan yang dimiliki oleh Ryu.


Reynal terdiam sejenak, ia masih berusaha mencerna informasi yang masuk kedalam kepalanya. Seorang pemuda dengan umur sekitar dua puluh tahunan dapat menjadi seorang petinggi Utama dari sebuah guild terkuat saat ini. Reynal akhirnya hanya dapat tersenyum canggung sambil menggelengkan kepala pelan, “Dunia ini sungguh luas”


Reynal dan Secret Ryu akhirnya saling bercakap dengan santai sambil sesekali diselingi oleh tawa dari keduanya. Ketua guild Karin juga ikut bergabung dalam pembicaraan setelah dirinya selesai mengatur pasukan guild Mutiara Putih.


Dalam misi kali ini, Guild Mutiara Putih bersama dengan Asasint Bermuda akan menjadi teman kelompok dari Akademi Beladiri yang saat ini dipimpin oleh Reynal. Walau Zion dan Karin mengetahui bahwa Reynal sepertinya memiliki kekuatan yang lebih besar dari mereka namun tetap saja mereka harus memastikan keselamatannya sebab itu mereka telah mengatur pasukan agar Reynal dapat selalu mendapatkan perlindungan dan pengawasan dari mereka berdua.



“Aku meminta perwakilan dan pemimpin setiap pasukan untuk bertemu denganku membicarakan alur dari penyerangan ini. Aku tidak ingin para pasukan bertarung tanpa rencana dan formasi.” tanpa perintah yang kedua, seluruh pendekar dan ksatria yang menjadi pemimpin pada setiap pasukan maju mendekat.

__ADS_1


Ketua guild Mutiara Putih yaitu Karin dan wakil ketua Zion dari Asasint bermuda juga ikut maju setelah melihat Reynal sebagai ketua dari kelompok Akademi Beladiri maju mendekat kearah pangeran Lucas.


“Pemimpin dari Akademi Beladiri dapat berdiri dan mendapatkan perlindungan dari pengeran ini” ucap pengeran Lucas pada Reynal. Jubah dan seragam dari Akademi Beladiri telah terkenal diseluruh penjuru dunia Soun. Bentuknya dan corak dari seragam tersebut sangatlah sederhana namun disisi lain seragam itu terlihat sangat istimewa dan berkesan pada setiap pendekar dan ksatria yang melihatnya.


Reynal memakai salah satu seragam yang menjadi identitas sebagai seorang tetua Agung dan tetua Tinggi dari Akademi Beladiri. Walaupun ukurannya sedikit kebesaran namun seragam tersebut tidak membuat penampilan Reynal semakin buruk malah justru sebaliknya.


Reynal terlihat lebih berwibawa dan berkarisma, kebesaran dirinya juga ikut meningkat, wajahnya yang tampan membuatnya lebih jantan dan terlihat lebih kuat dari sebelumnya.


“Terimakasih pangeran, namun sepertinya saya akan ikut bertarung dalam penyerangan kali ini. Kuharap pangeran Lucas dapat mengerti dan memakluminya” Reynal memberi hormat pada Pangeran Lucas sambil menunduk selama beberapa saat lalu kembali ketempatnya.


“Baiklah kalau begitu, tapi jika Akademi Beladiri membutuhkan sesuatu, bicaralah. Jangan sungkan, aku akan berusaha untuk mengabulkannya.... berikutnya kita akan membahas strategi dan formasi yang akan kita gunakan”

__ADS_1


__ADS_2