Dark Game

Dark Game
484


__ADS_3

Disisi lain, tetua


yang dipesan oleh Eliza telah selesai menyiapkan kamar istirahat yang nyaman


untuk putri Rose. Reynal segera menidurkan Putri Rose disana, ia kemudian


melihat tetua yang membantunya lalu mengucapkan terimakasih.


“Tidak perlu pemimpin,


tugas kami memang untuk melaksanakan semua perintahmu. Jika pemimpin tidak lagi


membutuhkan sesuatu maka saya mohon pamit karena masih terdapat beberapa tugas


Akademi yang belum dikerjakan”


“Oh iya, terimakasih


sekali lagi yah” ucap Reynal.


Setelah tetua itu


pergi, Reynal mendekati putri Rose. Ia memperhatikan wajah putri Rose yang


terlihat cantik ketika tidur. Reynal sampai tidak ingin mengalihkan


pandanyannya pada putri kerajaan Zein itu.


“Aku akan menepati


janji. Walau sekarang kerajaan Zein tidak dapat lepas lagi dari kekaisaran tapi


setidaknya pernikahanmu dengan pangeran mahkota dapat dibatalkan.” Ucap Reynal


sambil membelai pelan rambut Putri Rose yang berwarna seputih salju tersebut.


Usai itu, Reynal


berjalan keluar dan mencari ketua Remi di ruangannya. Namun Reynal tidak


mendapati ketua Remi diruangan kerjanya sehingga ia menitipkan sebuah kertas


yang bertuliskan bahwa ada sesuatu yang penting harus Reynal lakukan dengan


cepat.


~~


Reynal melakukan


perjalanan panjang menuju kota kekaisaran Eternie. Kota tersebut lebih besar 2


kali dari kota- kota lainnya dengan arsituktur dan kegiatan ekonomi yang dapat


dilihat 2 kali lebih Makmur dan besar dibandingkan kota lainnya di Humanie


Empire.

__ADS_1


Reynal tidak memiliki


waktu untuk melihat- lihat, ia menggunakan sihir support transparan untuk


segera menyusup ke daerah istana kekaisaran. Di perjalanan Reynal banyak


terkejut sebab ia dapat melihat penjaga dari kekaisaran bahkan setara dengan


penjaga Utama dan penjaga Raja yang dimiliki oleh Akademi Beladiri.


Beberapa bahkan


merupakan pendekar dewa lapisan awal dan 2 membuat kekuatan kekaisaran


sebenarnya tidak kalah dengan faksi lainnya. Padahal Reynal baru saja memasuki


daerah luar istana.


Ketika memasuki bagian


dalam istana, Reynal dapat melihat semua pendekar yang ada disana adalah


pendekar dewa lapisan 2 minimal. Ia dapat melihat lusinan pendekar dewa lapisan


3 dan 4 yang saling tertawa dan bersenda gurau.


“Astaga saya salah


masuk! Ini kantin dalam istana!” Reynal menepuk jidatnya ketika melihat lusinan


stan makanan di kiri dan kananya berjejer rapi minta dibeli. Jika saja ia tidak


yang terlihat enak disana.


Luas istana kekaisaran


sepenuhnya 3 kali lebih luas dari Akademi Beladiri di kota Air Biru sekalipun.


Ini membuat Reynal membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk mendapatkan


tempat atau kamar dari para pangeran serta petinggi istanah kekaisaran.


Namun juga Reynal


perlu berhati- hati sebab ia dapat merasakan 3 sampai 5 pendekar dewa puncak


dalam istanah. “Untuk menyusup di altar Hell Memoth adalah pekerjaan yang lebih


muda ketimbang menyusup seperti ini di istana kekaisaran” desah Reynal legah


ketika ia hampir saja ditemukan oleh seorang pendekar dewa puncak yang bersama


dengan 5 pendekar dewa lapisan 4 di salah satu Lorong istanah.


Reynal menunggu waktu


malam, ia merasa resiko melarikan diri jika ketahuan di siang hari sangat kecil

__ADS_1


sebab itu ia memilih untuk menunggu sampai waktu malam. Reynal keluar dari


istana karena masih ada sekitar 3 jam lagi sampai hari petang.


Ia memutuskan untuk


menyewa kamar di sebuah penginapan, sebab membutuhkan 2 hari perjalanan dari


Akademi Beladiri ke kota kekaisaran dan Reynal menempuh waktu itu tanpa


beristirahat sama sekali.


Reynal kemudian


menemukan sebuah penginapan yang cukup sepi ditengah kota. Ia memasuki


penginapan tersebut namun belum sampai ia pada pintu masuk sebuah tombak dan 3


pedang menempel di lehernya.


Reynal tersenyum


kecut, “Maafkan saya, saya hanya pengembara ingin menyewa kamar di penginapan


ini! Saya tidak bermaksud jahat!”


Seorang pria tua


berjalan keluar penginapan tersebut. Ia memakai baju militer kerajaan dengan


tanda 3 bintang terpasang di kantor sebelah kirinya. Reynal terkejut melihat


pria itu sebab ia mengetahui jika 3 bintang terpasang pada dada kiri seseorang


di kekaisaran maka orang itu memiliki pangkat Jendral bintang 3 yang mana


merupakan jendral tertinggi kekaisaran.


Reynal juga dapat


merasakan esensi dewa bumi yang cukup tipis pada tubuh pria itu membuat Reynal


sempat berpikir jika kekuatan dari jendral itu adalah pendekar dewa bumi awal


atau setidaknya ia hampir menjadi pendekar dewa bumi.


Yang mana keduanya,


Reynal tidak berani memprovokasi kekuatan seperti itu tanpa sebab. “Maaf, saya


hanya pengembara yang kebetulan ingin menyewa kamar dipenginapan ini pak. Saya tidak


punya maksud jahat” ucap Reynal dengan kata yang lebih sopan.


Jendral itu sedikit


tersenyum membuat Reynal bernafas legah dalam hati. “Ya tuhan jangan biarkan

__ADS_1


jendral yang satu ini adalah jendral yang pemarah!” doa Reynal dalam hatinya.


__ADS_2