Dark Game

Dark Game
500 - Season 2 End


__ADS_3

“Pangeran Mahkota


menunggumu, kau bicaralah dengannya!” Benjamin berhenti mengantarkan Reynal


ketika mereka berdua sampai pada sebuah kamar. Sebenarnya setelah mereka


melewati Konjiro dan Kotaro, mereka masih harus melewati beberap ruangan lagi


sebelum sampai di kamar pangeran Mahkota.


“Um!” Reynal


mengangguk pelan lalu segera memasuki kamar yang tertutup rapat itu.


Perlahan Reynal


memasuki kamar yang dikatakan terdapat pangeran Mahkota di sana. Dan benar saja


tepat ketika Reynal membuka pintu, sebuah suara pemuda yang kira- kira berumur


5 tahun lebih tua dari pangeran Alex terdengar di telinga Reynal.


“Apakah kau Reynal?


Orang yang ingin menemuiku?” suara itu terdengar dari dalam kamar yang gelap.


Reynal refleks ingin


menyalakan lampu namun segera ditahan “Biarkan gelap, saya tidak terlalu suka


jika ruangan ini gelap”


Reynal tidak


membantah, ia segera mencari tempat duduk dan kemudian duduk disana. Reynal


segera menjawab pertanyaan yang diberikan sebelumnya, “Saya adalah Reynal, saya


kesini ingin menemuimu dan ingin menjelaskan sesuatu padamu”


“Apa itu?”


Reynal kini dapat


melihat sesosok siluet pria di dalam kegelapan, karena gelap Reynal tidak dapat


melihat wajah dari pangeran Mahkota yang kini sedang menjadi lawan bicaranya.


Reynal gatal sekali ingin menggunakan sihirnya menciptakan sebuah bola cahaya

__ADS_1


super terang yang ia gantung di langit- langit kamar.


“Tentang pernikahanmu dengan


putri Rose. Saya ingin anda tidak menerima pernikahan itu” ucap Reynal. Ia


tidak ingin berbasa basi ataupun sekedar bicara kosong. Waktunya tidak banyak


di kekaisaran sebab ia harus Kembali ke Akademi Beladiri dan guild Raja


Nirwana.


“Oh, memangnya ada apa


sampai saya tidak boleh menerimanya? Hanya pria gila yang tidak ingin menikahi


seorang putri yang cerdas, kuat, cantik dan lembut seperti Putri Rose.” Ucap


Pangeran Mahkota dengan penasaran.


Reynal terdiam, ia


sepenuhnya setuju dengan ucapan pangeran Mahkota. Ia ingin membuat alasan tapi


bagaimana ia harus menjelaskannya pada pangeran Mahkota. Reynal bingung, ia


tidak ingin sampai membuat pangeran Mahkota salah paham dengan penjelasannya.


memiliki alasan?!... Saya tahu kau memiliki alasan tapi takut mengatakannya


karena takut saya salah paham. Putri Rose sebenarnya tidak benar- benar


menerima pernikahan ini karena merasa itu adalah tanggung jawabnya kepada


rakyat! Itukan alasanmu?!” ucap Pangeran Mahkota itu dengan sinis.


Reynal mengangguk


pelan, “Itu benar”


“Hmph! Pernikahan


telah ditentukan, saya tidak memiliki kuasa untuk membatalkannya kecuali jika


kaisar menyetujui pembatalan tersebut. Jika kau benar- benar ingin menolong


putri Rose maka satu- satunya jalan adalah membuat sang Kaisar setuju!” sindirnya.


“Kaisar tidak mungkin

__ADS_1


mengabulkannya” Reynal tersenyum getir, ia menyadari jika masalah ini tidak


sesederhana yang ia kira. Ia mencoba memutar otaknya, mencari cara agar


pernikahan putri Rose dibatalkan.


Hening cukup lama,


Pangeran Mahkota nampaknya tidak ingin terlalu membantu Reynal. Ia tidak


bersuara setelah menyindir Reynal. Disisi lain, Reynal duduk termenung


memikirkan berbagai cara yang harus ia lakukan untuk membuat pernikahan putri


Rose batal.


Tiba- tiba ditengah


pikiran Reynal yang berkecamuk. Terlintas sebuah ide yang menurutnya cukup tak


terduga dan juga memiliki sedikit nilai untuk Pangeran Mahkota jika ia


mengetahuinya.


“Pangeran, kau tidak


harus mengatakan ini pada kaisar. Kau dapat ikut menolak pernikahan ini. Jika


kau melakukan itu maka saya akan memberikanmu sebuah informasi yang pastinya


akan berguna untuk faksi Kekaisaran.


Kesempatanmu untuk


mendapat hati dan perhatian kaisar juga akan datang! Jika ini diketahui oleh


sainganmu, eh maksud saya saudaramu yang lain maka saya bisa pastikan posisi


yang kau dapatkan sebagai pangeran Mahkota beberapa tahun yang lalu harus


dialihkan kepada orang lain”


Reynal tersenyum licik


setelah mengatakan hal itu pada Pangeran Mahkota. Ia kini ingin melihat bagaimana


reaksi dan kecakapan pangeran Mahkota dalam mengambil umpannya. “Saya harap dia


tertarik!” doa Reynal dalam hatinya.

__ADS_1


~~


Segera Season 3!!


__ADS_2