
Reynal memberi Brian lima koin emas sebagai upah juga tak lupa dengan sekantong makanan dan air. Brian terlihat sangat senang dan segera berlari pulang untuk memberikan makanan pada ayahnya dirumah.
Reynal telah mengetahui bahwa ayah Brian adalah seorang pendekar elemen yang di segani di kerajaan Zein pada masanya. Brian menceritakan bahwa ayahnya mendapatkan musuh yang salah ketika melakukan sebuah misi dan akhirnya ia harus diusir dari ibukota Zein Kingdom.
Ayah angkat Brian yaitu Rider Fire akhirnya pensiun dan bekerja sebagai penjaga pada salah satu pedagang terkaya dikota. Dari situlah pertemuan pertama Brian dengan ayah angkatnya Rider Fire sampai pada Rider Fire menyelamatkan Brian dari usaha pembunuhan.
“Ayah aku pulang” Brian berlari masuk kedalam rumahnya, wajahnya terlihat senang. Ia tidak menduga akan mendapatkan makanan hari ini sebab sudah tiga hari ia bersama ayahnya tidak mendapat makanan.
“Brian dari mana saja kamu?” seorang pria paruh baya terbaring lemas diatas tempat tidur. Brian mendekati pria itu lalu menyuapinya dengan makanan yang ia dapat dari Reynal.
__ADS_1
“Ayah, sepertinya penyakitmu semakin parah. Lebih baik kita pergi periksa di balai pengobatan, masalah uang ayah tidak perlu khawatir” Brian menatap pria itu yang ternyata adalah Rider Fire, ayah angkatnya.
“Dari mana kamu dapat uang sebanyak itu, ayah sudah bilang jangan pernah pakai kekuatanmu untuk mencuri” Rider Fire terkejut dengan lima keping emas yang berada di telapak tangan Brian. Nada bicaranya terdapat kemarahan dan juga kesedihan.
“Ayah tenang saja, Brian tidak mencuri.” Brian lalu menjelaskan kejadian yang menimpanya bersama Reynaal. Raut wajah Rider Fire berubah pada kejadian kejadian tertentu, seperti ketika Reynal dengan mudahnya memberikan Brian makanan di jalan dan memberikan lima keping emas sebagai upah penunjuk jalan.
Rider Fire menyadari bahwa Reynal telah mengetahui keadaan keluarganya dan ingin membantu mereka. Rider Fire kemudian menyuruh Brian untuk menemani Rider Fire menemui Reynal untuk mengucapkan terimakasih setelah Brian selesai bercerita.
“Ayah istirahat saja” Brian memberikan selimut pada ayah angkatnya lalu mulai membereskan rumahnya yang terlihat berantakan.
__ADS_1
Disisi lain Reynal tersenyum puas melihat kebahagiaan ayah dan anak pada sebuah rumah gubuk kecil dihadapannya. Ia mengeluarkan dua kotak makanan yang sekiranya cukup untuk makan malam Brian dan Rider Fire.
Setelah meletakkan kotak makanan, Reynal kembali menuju penginapannya. Sesekali ia memberikan uang kepada setiap pengemis yang ia temui ataupun memberikan mereka kotak makanan.
“Dulu ketika ayah belum cerai dengan ibu, kondisi keuangan keluarga sangat buruk. Aku sebagai anak tertua juga turut membantu meringankan kondisi ekonomi keluarga sampai akhirnya usaha ayah dapat kembali sukses besar.”
“Aku masih ingat ketika ibu harus banting tulang membantu ayah menjadi seorang pencuci baju. Aku dan Nino setiap pulang sekolah ikut memulung sampah bersama ibu untuk di timbang.” Reynal tersenyum namun hatinya sangat sedih ketika mengenang masa lalunya yang penuh cobaan.
Itulah sebabnya Reynal ringan tangan untuk membantu pengemis yang ia temui dijalanan. Ia tau mencari uang susah dan bagi mereka sangat susah.
__ADS_1
“Waktu itu Ibu juga kembali tersenyum namun tak lama Ayah berubah menjadi sosok yang tidak ku kenal. Ayah semakin jarang dirumah sampai akhirnya setiap hari mereka bertengkar”
~~